Interest

Benarkah Sugesti Otak Bisa Mempengaruhi Kondisi Fisik?

Ridho

Posted on April 11th 2019

Beberapa hari lalu, beredar sebuah video yang memuat tentang pengobatan alternatif untuk pecandu rokok berat. Disini ada satu hal unik, ternyata orang itu nggak mau merokok lagi cuma gara-gara sugesti yang diberikan oleh sang terapis.

Fenomena tersebut sering kita temui, Placebo Effect namanya. Sebuah keadaan di mana sugesti dari otak mampu mempengaruhi kondisi fisik seseorang.

Dikutip dari laman Psychology Today. Hal tersebut terjadi karena sugesti positif seperti “kedamaian” dan “cinta” memperkuat area lobus frontal. Bagian otak yang bertindak sebagai pembangkit listrik kepribadian, emosi, kreativitas, mobilitas, dan memori. Mereka mendorong pusat motivasi otak ke dalam tindakan.

Sebaliknya, sugesti negatif akan mengganggu gen tertentu yang memainkan peranan penting dalam produksi saraf pelindung stres. Sugesti itu membuat lonjakan hormon penghasil stress. Sehingga mengganggu fungsi otak yang berkaitan dengan logika, Bahasa, dan perilaku.

Semakin banyak dan lama sugesti positif yang diberikan pada tubuh. Maka fungsi di lobus parietalis juga akan berubah. Efeknya kita bisa meningkatkan citra diri, akan melakukan hal positif dan terhindar dari stres. Begitupun sebaliknya, banyaknya sugesti negatif membuat perasaan menjadi penuh curiga, ragu, dan mudah stres.

Sugesti dan penyakit memang berbeda. Tapi saat ini orang-orang sering melakukan kesalahan mendasar. Yap, mereka kerap menggunakan ilmu cocokologi dari beberapa kejadian.

Gampangnya gini. Kita sering bilang “nggak kenyang kalo nggak makan nasi” atau “bukan makan namanya kalo nggak ada nasinya”. Hal itu terjadi karena pemahaman atau sugesti dari otak. Ketika mereka merasa lapar lalu mengkonsumsi nasi, maka akan merasa kenyang.

Fakta itu yang mengakar pada pola pikir seseorang. Sehingga ketika lapar, otak akan mengirimkan sugesti bahwa harus memakan nasi agar kenyang. Padahal, hal yang membuat kenyang disini bukan nasi. Ketika kita mengkonsumsi gandum pun akan merasa kenyang juga.

Jadi sekarang tahu kan kalau pikiran dalam otak bisa mempengaruhi kondisi badan? Makanya inget-inget hal positif aja~

Related Articles
Interest
Siapa Tandingan Asus Zenfone Max Pro M1?

Interest
Koleksi Foto: Berkeliling Ibu Kota dengan MRT Jakarta

Interest
Surabaya Yang Makin Ramah Lingkungan

Meet The Creator



Afrieza Zaqi

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI