Sport

Profil Delapan Pemain DBL Yang Diundang ke Jr. NBA Indonesia Camp

Hakiki Hijriawan

Posted on March 30th 2019

Berlokasi di Cilandak Sport Center, Jakarta Selatan, Jr NBA Indonesia Camp akan dilaksanakan pada tanggal 30-31 Maret 2019. Dari seluruh rangkaian untuk untuk menyaring pemain-pemain terbaik usia 10-15 tahun yang akan bersaing untuk menjadi perwakilan Asia Pasifik di Jr NBA Global Championship. Empat pemain kategori U-18 dari Liga DBL dan empat DBL Alumni diundang spesial oleh Jr. NBA untuk berbagi kisah inspiratif dan juga tips seputar basket. Berikut ini adalah profil singkat kedelapan pemain DBL tersebut. (*)

Kelompok Usia 18:

Ferdinand Nursalim

(Gilang/DBL Indonesia)

Pemain berusia 17 tahun ini turut membawa SMA Kolese Gonzaga melaju ke Semi Final DBL DKI Jakarta Series 2018-South Region. Sayang, langkah timnya harus terhenti, usai dikandaskan oleh SMA Al-Izhar Pondok Labu. Namun, siswa kelas XI ini memberikan andil besar bagi timnya. Hal itu turut membawa pemain berposisi forward ini menjadi salah satu perwakilan DKI Jakarta di DBL Camp 2018.

Rayhan Alvaro Ferdinand

(Taufiq/DBL Indonesia)

Siswa kelas X ini merupakan salah satu pemain kunci yang turut membawa SMA AL Izhar Pondok Labu melaju ke hingga babak Semi Final DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Tampil impresif sejak babak Regional, membuat forwarda kelahiran 14 Desember 16 tahun silam tersebut terpilih menjadi First Team DBL DKI Jakarta 2018 lalu. Hal itu turut membawa Alfaro menjadi bagian wakil DKI Jakarta di DBL Camp 2018.

Sophia Rebecca Adventa

(Gilang/DBL Indonesia)

Nama cewek berusia 18 tahun ini pernah terpilih menjadi MVP di Junior DBL Jakarta Series 2015. Melanjutkan sekolah di SMAN 28 Jakarta, karirnya terus menanjak. Pemain berposisi center tersebut berhasil membawa SMAN 28 Jakarta menggondol dua gelar sekaligus. Yaitu di DBL DKI Jakarta 2018 regional Selatan dan Championship Series. Selain itu, dirinya juga berhak menyandang sebagai MVP DBL DKI Jakarta 2018 dan menjadi wakil DKI Jakarta di skuad DBL All Star 2018.

Felichia Huang Alvira

(Gilang/DBL Indonesia)

Kegigihan saat membawa UPH College melaju ke final DBL Banten Series 2018 membuat nama Felichia mencuat. Forwarda yang duduk di bangku kelas X itu juga berhasil membawa srikandi UPH College  mempertahankan gelar juara di DBL Banten Series 2018 usai menundukan SMAN 5 Tangerang Selatan. Cewek berusia 16 tahun itu juga berhasil terpilih menjadi First Team DBL Banten Series 2018. Hal itulah yang turut membawanya melangkah jauh ke Top 50 DBL Camp 2018.

Profesional:

Erlan Perkasa

(Gilang/DBL Indonesia)

Malang melintang di kancah basket 3x3, membuat nama Erlan terus dikenal. Dirinya, pernah berpartisipasi pada kompetisi basket 3x3 level KU 15 di tahun 2013. Beranjak dewasa, pada tahun 2015 bersama SMAN 71 Jakarta, Erlan berhasil merengkuh juara 3x3 Competition National Championship. Setahun kemudian, cowok yang berkuliah di Universitas Esa Unggul ini mampu membawa DKI Jakarta menjadi kampiun di kompetisi 3x3 PON XIX Jawa Barat. Erlan juga tergabung di skuad 3x3 Tim Nasional U-18 pada tahun 2016 yang berlaga di Kazakhstan.

Darryl Sebastian

(Gilang/DBL Indonesia)

Muda dan berbakat, tak heran jika karir Darryl Sebastian terlihat cemerlang. Dirinya sangat mendominasi di DBL DKI Jakarta. Terlebih dirinya turut mengantarkan SMA Bukit Sion menjadi kampiun di DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Selama dua tahun beruntun pula cowok berusia 18 tahun itu terpilih menjadi DBL All Star 2017 dan 2018. Selain itu, Darryl pernah membela Timnas Indonesia 3x3 di FIBA Asia Cup U-18. Brand ambassador DBL Ardiles Pride 2 ini juga merupakan salah satu pemain Tim Nasional Indonesia Warriors yang diproyeksikan untuk berlaga di FIBA World Cup 2023.

Dewa Made Ayu Sriartha

(Taufiq/DBL Indonesia)

Salah satu punggawa Merpati Bali ini sudah menunjukkan kemampuan basketnya sejak SMP. Bakatnya terus berkembang. Hingga Ayu Sriartha berhasil menembus skuad PON Bali di KU-15 dan KU-18. Pada tahun 2015, dirinya tercatat sebagai salah satu skuad DBL All Star, mewakili Provinsi Bali. Pada tahun 2018, alumnus SMAN 1 Gianyar tersebut turut membela Tim Nasional Indonesia berlaga di FIBA Asia Championship U-18 di Thailand. Pemain berusia 19 tahun itu juga membela Tim Nasional 3x3 di ajang Asian Games 2018.

Regita Pramesti

(Taufiq/DBL Indonesia)

Karir pemain putri berusia 22 tahun ini bisa dibilang luar biasa. Dirinya berhasil menembus skuad DBL All star dua tahun beruntun, pada edisi 2013 dan 2014. Kerja kerasnya juga membuatnya turut andil membawa SMAN 1 Denpasar meraih kampiun DBL Bali Series selama dua tahun beruntun. Terlebih pada tahun 2014, Regita mampu menasbihkan diri sebagai MVP DBL Bali Series. Garda andalan Merpati Bali ini juga sudah malang melintang di Tim Nasional Indonesia. Terakhir, Regita turut membawa Timnas 3x3 meraih medali perunggu di ajang Sea Games 2017 lalu.

Related Articles
Sport
NBA Undang Delapan Pemain DBL Berbagi Inspirasi

Sport
Ini Pesan Alumni DBL Untuk Peserta Seleksi Jr. NBA Indonesia Camp

Sport
Karena Slam Dunk, di-Follow Lebih Dari Seribu Akun Dalam Sehari

Meet The Creator



Afrieza Zaqi

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI