Interest

Gadai Data Demi Dana

Pinjem Uang Yang Penuh Resiko

Ridho

Posted on March 28th 2019

Ilustrasi peminjaman online. Getty images

Beli, beli, dan beli jadi kebiasaan para milenial saat ini. Wajar ajasih, saat ini kita berada dizaman konsumtif. Jadi orang-orang punya keinginan tinggi untuk mengkonsumsi sebuah produk agar tak ketinggalan zaman maupun hanya sekedar mengejar prestige.

Apalagi para milenial makin dimudahkan dengan adanya aplikasi peminjaman uang secara online. Pasti diantara kalian nih pernah coba maupun berlangganan dalam menggunakan pinjamanan uang online ini. Tapi kalian sadar nggak sih kalo cara tersebut menyimpan konsekuensi besar dibelakangnya?

Aplikasi pinjaman online ini berkembang pesat di Indonesia. Aplikasi jenis ini memungkinkan penggunanya meminjam uang atau juga membeli barang dengan cara dicicil, tanpa kartu kredit.

Salah satu alasan berkembangnya aplikasi ini karena syarat untuk pengajuannya tak lagi memerlukan syarat yang ribet. Para pengguna hanya perlu mengupload KTP sebagai syarat utama.

Tapi apa cukup itu aja? Ternyata nggak loh. Masih banyak lagi syarat lain yang dibutuhkan sebuah aplikasi peminjaman online ini. Beberapa diantaranya adalah mengakses kontak hp, membaca SMS, membaca log telepon, bahkan hingga membaca status dan identitas telepon yang kalian miliki.

Kalian juga harus perlu hati-hati dalam menggunakan aplikasi ini. Pastikan terlebih dahulu kalian mampu untuk membayar tenor. Dan jika sudah membulatkan tekad, gunakan aplikasi yang resmi. Jika kalian menggunakan aplikasi yang “ilegal” maka bukan tidak mungkin syarat yang ada akan semakin memberatkan.

Sebagai contoh nih pada tahun 2018 lalu. Ali Akbar, tiba-tiba dihubungi oleh pihak Rupiah Plus, salah satu aplikasi pinjaman online. Isi pesan itu meminta Ali agar menyampaikan kepada rekannya untuk melunasi utang yang dipinjam lewat aplikasi tersebut. Bahkan pesan tersebut menyiratkan nada ancaman.

Disini Ali dihubungi oleh pihak Rupiah Plus karena kontaknya didaftarkan menjadi emergency contact yang bisa dihubungi untuk transaksi pinjaman online ini.  Padahal, setelah Ali mengkonfirmasi langsung kepada temannya yang menggunakan aplikasi ini. Namanya tidak pernah dicantumkan sebagai kontak darurat.

Nah, sebelum kalian menggunakan aplikasi pinjaman online ini ada baiknya untuk melakukan perencanaan secara matang. Pastikan kalian punya kemampuan finansial untuk memenuhi hasrat kalian dalam membeli barang.

Jangan sampai demi sebuah gengsi, kalian rela menyulitkan diri sendiri yak. Apalagi untuk membayar utang, kalian rela berutang lagi. Jangan sampai terperosok “lingkaran setan” ini.

Related Articles
Opinion
Kalau Punya 1 Triliun Dollar Bisa Buat Beli Apa?

Interest
Mengapa Kita Percaya Hoax?

Interest
Enaknya Kuliah di Stanford University

Meet The Creator



Mainmain.id

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI