Opinion

PUBG Haram Terus Kita Main Apa?

Surat cinta untuk yang ingin mengambil PUBG dari kami~

Ridho

Posted on March 23rd 2019

Yth. Majelis Ulama Indonesia

Sebelum memutuskan haram atau nggak gim PUBG. Lebih baik kalau Bapak atau Ibu dengerin curhatan kami.

Bapak/Ibu nggak perlu repot-repot buat mikirin PUBG. Kami hanya ingin melepas penat dan bersenang-senang. Tenang, kami nggak berniat bar-bar seperti pelaku penembakan yang lalu. Boro-boro bunuh orang lain, dimarahi Ibuk aja kami takut.

Di sekolah pun, kami juga dapet pelajaran kalau harus mencintai sesama. Kami paham kalau Indonesia terdiri dari banyak suku dan berbeda beda. Toleransi jadi nilai yang harus kami junjung tinggi. Karena semboyan kita sudah jelas. Bhineka Tunggal Ika. Dan banyak yang bilang juga kalau hidup harus bermanfaat bagi orang lain.

Kami percaya walaupun nggak main PUBG, kalau emang pemahamannya negatif ya pasti jadi buruk hasilnya. Tapi Bapak/Ibu juga harus tau kalau PUBG punya sisi baiknya.

Bapak/Ibu nggak tahu kan kalo semua elemen masyarakat bisa bersatu lewat PUBG? Liat aja di warung kopi terdekat di rumah Bapak/Ibu. Dari anak kecil, mas-mas, om-om, sampai Bapak-bapak bisa ngumpul dan kerja sama bareng. Semua berkat PUBG.

Bapak/Ibu juga gatau kan kalau PUBG ini bagian dari emansipasi wanita? Dengan menunjukkan skill mereka, cewek juga bisa jadi jagoan di PUBG.

Kalau misalkan PUBG, menurut Bapak/Ibu jadi pemicu pembunuhan. Berarti penjual pisau juga haram dong. Karena memfasilitasi seseorang untuk membunuh. 

Teruntuk mereka yang akan mengharamkan PUBG.

Salam hangat dari kami pemuda Indonesia.

Related Articles
Opinion
Senjata-Senjata Ini Bisa Bikin Kamu Auto Chicken Dinner di PUBG Mobile

Entertainment
Tim Esport Indonesia 'Bigetron RA' Puncaki Perolehan Poin PMPL Hari Pertama

Sport
Dua Tim Thailand Wakili Asia Tenggara di PMCO Fall Split Global 2019