Sport

Selebrasi Aubameyang dan Topeng Black Panther di Liga Eropa

Hakiki Hijriawan

Posted on March 15th 2019

Wakanda Forever! by Aubameyang. (Via: Mirror.co.uk)

Arsenal sukses mengunci satu tiket ke babak 8 besar Europe League usai mengandaskan wakil Perancis, Rennes. Kalah di leg pertama pekan lalu, The Gunners berhasil epic comeback. Anak asuhan Unai Emery berhasil mencukur Rennes dengan skor 3-0. Hasil itu membawa mereka unggul agregrat 4-3 dan berhak melaju ke babak selanjutnya.

Tentu kemenangan Arsenal itu sendiri nggak terlepas dari sang pahlawan malam itu. Striker asal Gabon Pierre Emerick Aubameyang mencetak dua gol dan membuahkan satu assist bagi tim London Utara. Selain mendapatkan nilai 8,5, Aubameyang juga melakukan selebrasi yang unik. Bak di Wakanda, Aubameyang berubah mejadi Black Panther.

Hal itu dilakukan Aubameyang saat mencetak gol keduanya atau gol ketiga untuk The Gunners pada menit ke 71. Sontak dirinya mengambil topeng Black Panther yang udah ditaruh sisi lapangan. Auba juga langsung mengajak Kolasinac dan Aaron Ramsey serta para pemain Arsenal lainnya untuk merayakan gol ketiga The Gunners.  

I needed a mask which represents me. It’s the Black Panther and in Africa in Gabon, we call the national team The Black Panthers of Gabon... it represents me,” kata striker berusia 29 tahun tersebut. Fyi, tim nasional Gabon sendiri memang memiliki julukan ‘Black Panthers’ atau si macan tutul.

Aubameyang dan Kolasinac. (Via: Fox Sport)

Nggak heran kan kalau Aubameyang emang ingin menunjukkan dari mana dia berasal. Hal itu juga membuktikan bahwa pemain asal Gabon patut diperhitungkan. Selebrasi unik itu bukanlah pertama kali dia lakukan. Semasa dirinya bermain untuk Borussia Dortmund, Auba juga pernah melakukan selebrasi serupa. Namun, bukan Black Panther tapi dirinya mengenakan topeng Spiderman. Kala itu, Dortmund berhasil mengalahkan Bayern Munchen di DFL Super Cup 2014.

Sayang aksi unik Aubameyang saat menjamu Rennes membuat dirinya diganjar kartu kuning. Sebab, FIFA memang melarang selebrasi yang masuk dalam kategori unsporting behaviour. “Jika seorang pemain menutupi wajahnya dengan topeng atau perlengkapan sejenis saat merayakan gol, itu adalah bentuk perayaan yang tidak perlu dan berlebihan,” tulis FIFA di peraturan resminya. (*)

Related Articles
Sport
Banjir Gol, Liverpool dan Barcelona lolos ke Perempat Final Liga Champions

Entertainment
[REVIEW] Thanos Jadi Idola, Ada Apa dengan Avengers?

Sport
Karena Slam Dunk, di-Follow Lebih Dari Seribu Akun Dalam Sehari

Meet The Creator



DBL Indonesia

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI