Junior DBL

Aksi si Kembar Bikin SMPN 1 Blitar Berkibar

Naskah Best Writer Junior DBL East Java Series 2018-2019

DBL Indonesia

Posted on March 9th 2019

 

Aksi Tata, sapaan akrab Erlita Christiana, bukan saja menorehkan gelar MVP (pemain terbaik), tapi bersama kakaknya, Nana, panggilan Erlina Christiana, membawa ONE, sebutan SMPN 1 Blitar berkibar di antara sekolah-sekolah asal Surabaya. Keduanya juga sama-sama terpilih sebagai first team Junior DBL East Java Series 2018-2019.SURABAYA - Kurang apalagi. Cantik, murah senyum, dan piawai mengolah si kulit bundar berwarna cokelat. Itulah pesona si kembar, Erlina Christiana dan Erlita Christiana selama ajang Junior DBL East Java Series 2018-2019.

Tim putri SMPN 1 Blitar mereguk gelar manis, champion Junior DBL East Java Series 2018-2019. "Kami sudah berikan yang terbaik di sepanjang pertandingan, dan hasilnya, ternyata tidak mengecewakan. Tentu saja, kami gembira," ujar Tata.

Tata merupakan kapten tim SMPN 1 Blitar yang pada musim 2018, bersama Nana berhasil membuat sekolahnya menjuarai Junior DBL Malang Series 2018. Setahun sebelumnya, Tata terpilih sebagai Jr NBA Indonesia All Stars 2017.

Ketika itu, Tata masih tergolong pemain pemula tapi terpilih menjadi first team Junior DBL Malang Series 2018 dan menjadi MVP dengan semua usahanya. Keduanya, Tata dan Nana akhirnya masuk tim inti Provinsi di tahun 2018.

Permainan gemilang si kembar terlihat sekali saat meladeni champion putri JRBL musim lalu, SMP NSA (Nation Star Academy), pada saat perebutan tiket menuju Final Party, Senin (25/2/2019).  Nana mencetak 14 poin, delapan rebounds, dua assists, satu block, dan dua steals. Sebaliknya, Tata mengantongi 14 poin, 12 rebounds, tiga assists, dan dua steals.

Posisi Tata dan Nana yang berbeda seolah melengkapi sekaligus ruh dan motor tim. Tata sangat gesit dalam menyerang dan mengatur strategi meski sebagai guard. Nana sebagai center, yang tidak kalah penting dalam tim, dia harus selalu sigap dalam menghadapi dan menyerang lawan di bawah ring.

Meski kembar, secara fisik tidaklah sama. Tinggi badan dan bentuk muka berbeda. Nana lebih tinggi dibandingkan Tata dan bentuk muka Tata lebih tembem dibandingkan Nana. Tapi, kembar kelahiran 24 Februari 2004 ini mengaku tidak pernah bertengkar maupun bermusuhan selama berada dalam satu tim yang sama.

Hubungan batin mereka tidak hanya dalam keseharian tapi juga dalam permainan. Pernah dalam sebuah laga, Tata tak bisa bergerak, bola mati. Dia bingung dan asal melempar saja. "Eh bola itu mengarah ke aku, padahal dia nggak tahu lemparnya ke mana," cerita Nana.

Bahkan, mereka memupuk persaudaraan mereka melalui basket. Keduanya menggeluti olahraga ini sejak 2010. Inspirasi dari kakanya, Dani Christian, yang pernah memegang gelar champion Honda DBL East Java Series 2016, dan kini tengah menempuh pendidikan kepolisian di Porong.

Dari situ, sejak sembilan tahun yang lalu, mereka dengan tekad yang kuat ingin menggeluti basket. Keduanya juga sering berlatih bersama dengan kakanya. Giat berlatih membuat mereka berdua, sekarang ini, mendapatkan hasil yang memuaskan dan membanggakan.

"Intinya harus rajin dan semangat latihan, jaga pola makan juga dan harus istirahat yang cukup, dan yang paling penting jangan lupa berdoa," Ucap Tata yang disetujui oleh Nana. (*)

 

 

Related Articles
Junior DBL
Bawa Lima Bis dari Mojokerto untuk Dukung Sekolah Kebanggaan

Junior DBL
Valette Setiawan: Aku Suka Basket Karena Mainnya Seru!

Junior DBL
Ernest Koswara: Melatih Siswa SMP Jauh Lebih Asik!