Sport

Menelisik Rekor Tangan Dingin Ole Gunnar Solskjaer Caretaker Manchester United

Hakiki Hijriawan

Posted on March 9th 2019

Keberhasilan Manchester United (MU) menumbangkan Paris Saint Germain (PSG) di babak 16 besar Liga Champions membawa dirinya terus mendapati sorotan. Wajar sih, semenjak ‘opa’ Sir Alex Ferguson nggak melatih red devils, MU seperti kehilangan tajinya. Puncaknya saat Jose Mourinho harus didepak dari kursi kepelatihan MU setelah terus mendapatkan torehan negatif.

Meski masih berstatus caretaker, Ole nampaknya muncul jadi satu-satunya pelatih yang bikin manajemen MU kesemsem. Torehan 14 kemenangan 2 kalah seri dan hanya satu kalah jadi modal utama si The Baby Faced Assasin ini mendatkan kontrak permanen. Selain itu, penampilan impresif anak-anak setan merah juga kerap membuat MU mengantongi rekor baru.

Misalnya, saat mengalahkan PSG lalu. MU tercatat menorehkan rekor sebagai klub pertama yang mampu comeback dari ketertinggalan selisih dua gol kandang di fase knock out 16 besar. Kemenangan tersebut tambah manis kala MU nggak diperkuat empat pilar utama mereka. Paul Pogba terkena skorsing, Juan Mata, Nemanja Matic dan Jesse Lingard absen karena cedera.

Atau catatan 14 kemenangan yang 8 diantaranya tercipta secara beruntun. Atau satu lagi, semenjak Red Devils di tangani si The Baby Faced Assasin, MU belum pernah menelan kekalahan di Premier League ataupun FA Cup. Padahal, tiga di antara lawannya ada klub kuat asal London macam Tottenham, Arsenal, dan Chelsea. Semua dilibas!

Atau kalau ditarik mundur saat pertama kali dirinya mulai menukangi MU sebagai caretaker pada 23 Desember lalu. Ole memenangkan 6 kali pertandingan secara beruntun Dirinya melampaui torehan Sir Matt Busby legenda besar klub yang bermarkas di Old Trafford itu.

Rekor sang legenda yang membukukan 5 kali kemenangan beruntun pada tahun 1946 saat menjadi pelatih terpatahkan oleh pelatih berkebangsaan Norwegia tersebut. Namun, meski berhasil menorehkan awal yang manis, Ole masih punya beban berat.

Sebab, jika dibandingkan dengan pendahulunya, Jose Mourinho dirinya masih punya pekerjaan rumah banyak. Pasalnya, The Special One mampu memberikan 3 trofi mayor sekaligus saat pertama kali menukangi MU. Community Shield (2016), Piala Liga (2017) dan Europa League (2017).

Tentu mengejar rekor Mou bukanlah hal yang fana. MU masih eksis di FA Cup dan Liga Champions, meski gelar Premier League terasa jauh. Harapan untuk menambah koleksi Piala Super Eropa di tahun depan juga bukanlah hal yang nggak mungkin. Hanya satu alasan optimisme itu terbangun. Yap, karena para pecinta MU nggak ingin sang jagoan hampa tanpa trofi di tiap tahunnya.

Good luck Ole! (*)

Related Articles
Sport
Ini yang Bakal Dilakukan The Special One, Jose Mourinho di Tottenham Hotspur

Sport
MU dan Liverpool Menang, Arsenal dan Man City Tersungkur

Sport
Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Duo Manchester Tertahan, Chelsea Tumbang