Entertainment

Lo-fi Beats, Musik Tepat Teman Belajar

Mainmain.id

Posted on March 13th 2019

Kalian pernah nggak pulang sekolah, capek, belum lagi tugas yang numpuk, ditambah permasalahan hidup yang nggak ada habisnya? Hmm..

Biasanya salah satu cara mengatasi keruwetan hati adalah dengan mendengar musik. Namun sekarang musik tak hanya itu-itu saja. Ada satu alternatif baru mendengarkan musik untuk menenangkan pikiran, yaitu Lo-fi beats (Low Fidelity). Lo-fi beats sendiri dipopulerkan oleh DJ William Berger pada 1986. Dengan alunan nada rendah, ketukan drum minimalis, melodi synth repetitive dan terkadang sampling dari dialog di film-film atau kegiatan sehari-hari jadi ciri khas musik lo-fi.

Musik lo-fi kembali populer sejak tahun 2018, selain digunakan sebagai alternatif dalam mendengarkan musik, tak jarang musik lo-fi digunakan sebagai backsound untuk video blog.

Sebenarnya apa sih yang membuat musik lo-fi ramah ditelinga bahkan menenangkan pendengarnya?

Menurut psikolog Dr. Joseph Paulo dari Amerika Serikat, musik sejenis lo-fi berada di frekuensi 396Hz. Dalam ilmu psikologi ada frekuensi yang disebut sebagai Solfeggio Frequencies. Solfeggio Frequencies sendiri memiliki enam jenis frekuensi, dan frekuensi 396Hz berada diurutan pertama yang sifatnya mengeluarkan pikiran negatif (liberating guilt and fear). Alhasil saat kita mendengarkan musik pada frekuensi ini seperti musik lo-fi, musiknya akan menembus pikiran dan hati dalam campuran harmonis dan membuat kita lebih mudah untuk berpikir jernih.

Diurutan kedua Solfeggio Frequencies ada frekuensi 417Hz yang tujuannya memperbaiki situasi dan mendorong perubahan. Selanjutnya musik berfrekuensi 528Hz, merupakan musik yang bisa mentransformasikan pendengarnya serta memberi keajaiban. Lalu yang keempat musik dalam frekuensi 639Hz membuat pendengar membangun hubungan baik dengan orang lain, kelima musik frekuensi 741Hz membuat pendengarnya menentukan solusi. Dan yang terakhir di frekuensi 852Hz memudahkan pendengarnya memahami apa yang dirasakan.

Enam frekuensi tersebut merupakan notasi lagu yang kerap digunakan oleh Vatikan sejak abad ke-lima.

Selain fungsinya sebagai hiburan, lo-fi ternyata juga baik untuk kesehatan. Musik lo-fi pun tak jarang digunakan untuk meditasi karena sifatnya yang dapat menenangkan pikiran dan menghilangkan kecemasan. Tahun 2019 ini diperkirakan musik lo-fi akan kembali berjaya menggantikan musik EDM yang sempat hits di 2016 hingga 2018.

Kalian bisa mendengarkan musik lo-fi dengan mudah di Youtube, dengan kanal Chilledcow jadi salah satu yang paling oke.

 

Related Articles
Entertainment
Musik Koplo Yang Kembali Bikin Goyang

Entertainment
Apasih Indie Itu?

Entertainment
Pendengar Oasis seluruh dunia, bersatulah!

Meet The Creator



Mainmain.id

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI