Junior DBL

Jaya Setyadi: Aku Bisa Buktikan Kalau Aku Bisa!

Sempat Down, Kini Jaya Bawa AC 1 Berjaya

Mainmain.id

Posted on March 5th 2019

Nama Jaya Setyadi, guard SMP Angelus Custos 1 Surabaya terus dielu-elukan teman-temannya setelah timnya memastikan diri membawa pulang gelar champion musim ini.

Penampilannya yang gemilang juga menjadi sorotan. Di sepanjang musim ini, Jaya berhasil mengoleksi 78 poin, 18 total rebounds, 18 assists, dan 10 steals.

Pemain bernomor punggung 11 ini juga meraih gelar perseorangan paling bergengsi di Junior DBL East Java Series 2018-2019. Most Valuable Player atau MVP.

Dibalik keberhasilannya sekarang. Rentetan kegagalan juga pernah ia alami. Bahkan, ia pernah di cap sebagai pemain yang tidak bisa apa-apa. Tidak hanya dari pemain. Bahkan dari pelatih sekolahnya sendiri.

“Aku nge-down. Banyak orang bilang aku nggak bisa champion. Nggak bisa ini. Nggak bisa itu. Tapi untungnya ada coach yang bikin aku bangkit lagi,” ujarnya

Ya, salah satu pelatih dari klubnya Sahabat Surabaya terus memberinya masukan.

Pertajam shooting, perkuat teamwork, sampai hal-hal sepele seperti menjaga attitude di lapangan ia pelajari bersama coach-nya.

Inilah yang membuat Jaya betah berlatih di Sahabat. Bahkan hingga empat jam perhari.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, grafik permainannya menigkat. Ia pun berhasil membuktikan bahwa tiap tetes keringatnya membuahkan hasil yang positif.

Yang dulunya masih malu-malu berduel di lapangan, kini Jaya menjadi Sangat percaya diri. Dan lebih berani untuk menantang lawannya berduel di lapangan.

“Sekarang aku sadar. Semua yang diucap pelatihku bukan bermaksud untuk menjatuhkan. Tapi, lebih membuat aku terpancing untuk melebihi batasku yang sekarang,” ujar pemain yang sudah belajar basket sejak kelas 1 SD tersebut.

Ketika ditanya tentang cita-cita, Jaya pun menuturkan bahwa basket profesional bukan sebagai prioritasnya. Ia pun berujar bahwa menjadi wirausaha yang sukses adalah cita-citanya.

“Tapi kalau rejekinya di basket ya gapapa hehe. Soalnya, selama main basket, aku jadi paham artinya kedisiplinan, motivasi, dan kekeluargaan,” tutupnya.

Related Articles
Junior DBL
Erlina-Erlita: Kita Suka Basket Karena Koko!

Junior DBL
Bawa Lima Bis dari Mojokerto untuk Dukung Sekolah Kebanggaan

Junior DBL
Valette Setiawan: Aku Suka Basket Karena Mainnya Seru!