DBL All-Star

Tim Putra Honda DBL All-Star Belajar Banyak di Amerika Serikat

Liputan Honda DBL Indonesia All-Star 2018 di Los Angeles, Amerika Serikat

Mainmain.id

Posted on February 24th 2019

Hari ini jadi hari pertama berlangsungnya turnamen nasional Dtermine Your Destiny. Berlangsung di Get It Done Sports Arena di Corona, California, tim putra dan putri Honda DBL Indonesia All-Star sama-sama meraih satu kemenangan dan satu kekalahan. Turnamen masih akan berlangsung sampai hari ini (24/2) waktu California.

Tim putri Honda DBL All-Star yang menjalani pertandingan terlebih dahulu harus berusaha lebih keras. Sebab, perbedaan regulasi yang diterapkan dalam pertandingan membuat serangan mereka nggak efektif. Sejumlah bad call dari wasit harus diterima, yang jika menurut peraturan FIBA yang biasa digunakan, seharusnya call tersebut tidak perlu terjadi.

Apa yang terjadi pada tim putri cepat ditanggapi oleh pelatih tim putra, Jap Ricky Lesmana dan Docta Ignoran Pambudi. Keduanya dengan cepat menginstruksikan anak asuh mereka untuk memulai pemanasan lebih cepat. Juga briefing mendalam tentang regulasi yang berlaku dalam turnamen tersebut.

“Saya nggak mau kecolongan. Yang terjadi di pertandingan pertama tim cewek saya pelajari. Saya minta penjelasan lebih lanjut ke petugas pertandingan. Lalu saya jelaskan ke anak-anak,” ungkap Jap Ricky.

Alhasil, pertandingan pertama tim putra Honda DBL Indonesia All-Star melawan tim Just Play relatif berjalan sesuai skenario. Barisan garda tim All-Star mampu membuat tim lawan frustasi dengan drive tajam serta passing cepat meraka.

Begitu juga dengan para Big Man. Bola rebound berhasil mereka amankan. Sebagian di antaranya dikonversi menjadi angka. Hasilnya, tim yang dipimpin oleh Andreas Marcellino Bonfilio (SMAN St. Louis 1 Surabaya) menang besar. Skor akhir 62-23 mereka bawa pulang.

Di pertandingan berikutnya, mereka juga tampil mengesankan. Melawan Team DTermined yang kemampuannya setara, daya gedor mereka tidak melemah. Mereka mampu untuk terus menjaga keunggulan dari lawan.

Namun, petaka datang 3 menit sebelum pertandingan berakhir. Banyak eksekusi yang dilakukan terburu-buru. Alhasil, momentum justru berbalik memihak tim lawan. Skor 50-48 segera berubah. Rentetan timbakan 3 angka yang dilakukan lawan membuat konsentrasi All-Star buyar. Buzzer akhir pertandingan berbunyi saat papan skor menunjukkan angka 50-59. Andreas Marcellino dkk kalah.

Meski demikian, kans tim putra dan putri untuk menjuarai turnamen masih terbuka. Hari ini mereka masih akan bertanding. Tim putri akan menghadapi  R2H. Sementara tim putra bertanding dua kali. Yakni melawan tim Long Beach Gold dan Norco Stampede. Jika mereka memenangkan pertandingan tersebut, partai final akan dilakukan pada sore harinya. 

Related Articles
DBL All-Star
Masih Beradaptasi, Skuat Putri Honda DBL All-Star Harus Berbagi Kemenangan

DBL All-Star
5 Hal Yang Bisa Kamu Dapetin Dengan Jadi DBL All-Star!

DBL All-Star
Latihan Dari Jordan Lawley Menutup Pelatihan Honda DBL All-Star di Amerika