DBL All-Star

Ais dan Mario Bawa Tim All-Star Honda DBL Menang Laga Uji Coba

Training Camp Honda DBL Indonesia All-Star 2018

Mainmain.id

Posted on February 17th 2019

 

SURABAYA - Hari kedua pelaksanaan training camp Honda DBL Indonesia All-Star 2018 ditutup dengan dua laga uji coba. Masing-masing untuk tim putra dan tim putri. Pertandingan berlangsung di DBL Academy Pakuwon, Surabaya, pada Minggu (17/2). The good news is, kedua laga tersebut berhasil dimenangkan oleh tim All-Star Honda DBL.

Laga uji coba dibuka dengan pertandingan di sektor putri antara Honda DBL Indonesia All-Star melawan Wonder Whatsapp Surabaya. Laga ini dimenangkan oleh tim All-Star dengan skor meyakinkan: 68-39.

Btw, ini adalah pertemuan kedua mereka. Sebelumnya mereka pernah berseteru dalam training camp pertama pada bulan Januari lalu. Saat itu tim putri All-Star juga menang banyak: 43-33.

Permainan cantik diperagakan oleh tim All-Star sejak tip-off. Gempuran tim asuhan head coach IGN Teguh Putra Negara (SMA Soverdi Tuba, Bali) dan assistant coach Yunita Sugianto (SMA Frateran Surabaya) tak mampu dibendung lawan. Jelang akhir kuarter pertama, tim putri Honda DBL Indonesia All-Star 2018 udah unggul jauh nih dari lawan. Skor akhir 23-8 menutup kuarter pertama untuk keunggulan tim putri All-Star.

Keadaan tak banyak berubah di kuarter selanjutnya. Bahkan hingga buzzer kuarter terakhir berbunyi. Faizzatus Shoimah (SMAN 8 Malang) -kapten tim putri all-star Honda DBL- terus memimpin kawan-kawannya untuk menyerang jantung pertahanan Whatsapp. Secara gradual, defense tim All-Star terus membaik di setiap kuarternya.

Total, 18 kali steal berhasil mereka bukukan. Tim lawan juga dipaksa melakukan turnover hingga 21 kali. Ais -panggilan akrab Faizzatus- menjadi pencetak skor tertinggi dengan torehan 15 angka, disusul Leandra Pelealu (Manado Independen School) dengan 11 angka.

Leandra Angeline Pelealu, garda tim putri Honda DBL Indonesia All-Star 2018 dari Manado Independen School, yang turut menjadi motor serangan bagi timnya dalam laga uji coba kemarin (17/2).

Teguh berpendapat bahwa kunci kemenangan tim asuhannya ada di komunikasi yang semakin membaik. 

“Dalam dua kali training camp, chemistry mereka terus membaik. Makanya komunikasi mereka bisa berjalan di lapangan. Kesalahan-kesalahan kecil di kuarter pertama bisa diminimalisir di kuarter-kuarter berikutnya,” jelasnya.

Di sektor putra, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim saling menunjukkan determinasinya. Di kuarter pertama, tim All-Star hanya mampu unggul tipis 15-13 dari tim Porprov Surabaya, lawan uji coba mereka malam itu.

Marcelino Bonfilio Andreas -kapten tim putra All-Star- harus bersusah payah mematahkan game plan lawan. Serangan mereka kerap menemui jalan buntu karena rapatnya pertahanan tim rival. Namun demikian, mereka tetap mampu menjaga keunggulan hingga kuarter ketiga dengan skor 54-45.

Meski di atas kertas mereka lebih diunggulkan, namun tim besutan Jap Ricky Lesmana dan Docta Ignoran Pambudi itu memiliki masalah pada kedisiplinan dalam bertahan. Kekhawatiran para pelatih pun terbukti di kuarter terakhir. 

Dua menit sebelum buzzer kuarter keempat berbunyi, tim Porprov Surabaya berhasil mengungguli perolehan poin tim All-Star 67-68. Padahal, di kuarter sebelumnya, mereka sempat tertinggal 17 angka dari Marcelino dkk.

 “Defense anak-anak berantakan di kuarter terakhir. Fokusnya hilang. Padahal di tiga kuarter sebelumnya mereka disiplin banget. Meski akhirnya menang, mereka harus belajar keras memperbaiki itu,” jelas head coach Ricky.

Beruntung tim All-Star mampu menjaga motor serangan tetap bekerja di menit akhir pertandingan. Terutama man of the match malam itu, Mario Davidson. Aksi drive-nya ke jantung pertahanan Porprov di 30 detik terakhir kembali membuat All-Star unggul lagi 72-71. Hasil tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Di tim lawan, Andre Kristiano menjadi pencetak skor terbanyak dengan torehan 28 angka. Sementara di tim All-Star, Mario Davidson mencetak double-double dengan raihan 17 poin dan 10 rebound.

Pagi sebelumnya, tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 terlebih dahulu menjalani sesi latihan fundamental. Latihan berdurasi 2,5 jam itu dimanfaatkan baik-baik oleh para pemain. Sebab mereka nggak memiliki banyak waktu nih untuk melaksanakan beberapa drill. Begitu pun dengan hari ini (18/2).

Hari ini, tim Honda DBL All-Star akan mengikuti pelatihan pembangungan karakter pada pagi hari sebelum kembali melakoni laga uji coba kedua pada malam harinya. Mereka akan menghadapi tim Universitas Airlangga, salah satu tim elit level universitas di wilayah Jawa Timur.

Setelah itu, latihan hari terakhir adalah cooling down session. Sebab keesokan paginya tim para bintang ini harus menempuh 24 jam perjalanan udara menuju Ontario International Airport, California, Amerika Serikat. Mereka akan berada di Amerika Serikat hingga 26 Februari 2019. (*)

 

 

Related Articles
DBL All-Star
Pemusatan Latihan Kedua Dimulai, Tim All-Star DBL Siapkan Diri Hadapi Lawan

DBL All-Star
Kata Tim Whatsapp untuk Srikandi All-Star: Mereka Banyak Kemajuan!

DBL All-Star
Jelang Keberangkatan Ke Amerika Serikat, Tim All-Star Honda DBL Jalani TC Lagi