Sport

Tribute to Liliyana, Legenda Bulu Tangkis Indonesia

Mainmain.id

Posted on January 28th 2019

 

Siapa yang tahu, mengenal bulu tangkis sejak usia 9 tahun ternyata dapat melambungkan nama Liliyana Natsir hingga menjadi salah satu legenda bulu tangkis Indonesia. Liliyana remaja melanjutkan kegemarannya di PB Tangkas Jakarta tiga tahun kemudian. Lima tahun berselang dirinya mulai masuk Pelatnas PBSI (Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia), dan dipasangkan dengan Nova Widianto pada tahun 2004. Tak perlu waktu lama, Butet sapaan akrab Liliyana langsung mendulang juara di Singapore Open bersama Nova.

Selang satu tahun giliran emas Indonesia Open dan Sea Games 2005 di Filipina disabet oleh Butet dan Nova. Butet juga sempat menyicipi bermain bersama Vita Marissa untuk ganda putri. Kemolekannya mengolah shuttlecock semakin mengerikan. Bersama Vita Marissa, dirinya mempersembahkan emas di Sea Games 2007 dan menjadi juara di Indonesia Open 2008.

Usai dipasangkan dengan Nova untuk ganda campuran, giliran Tontowi Ahmad yang menjadi pasangannya tepat pada 9 tahun silam. Pasangan ini pun semakin kompak dan berhasil mendulang banyak gelar. Mulai dari Malaysia Open GP Gold 2011, Juara Sunrise India Open Super Series 2011, Juara Swiss Open 2012, Runner-Up Yonex Denmark Open 2012 dan masih banyak lainnya. Yang teristimewa pasangan ini juga berhasil Juara Dunia di Guangzhou, Cina dan meraih emas di Olimpiade Brazil 2016 lalu.

Tak mudah mencari pengganti Butet. Meski kekalahan dari pasangan Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong di Indonesia Masters 2019 menjadi tanda di laga terakhirnya, pasangan Tantowi Ahmad itu tetap semringah di pertandingan terakhirnya. Sempat sedikit nervous sebelum bertanding, Butet tetap menampilkan performa yang luar biasa. “Sangat puas kami bisa menyulitkan mereka. Bahkan di akhir karir saya,” ujar peraih medali Sea Games 2011 tersebut diiringi senyum tipis darinya.

Riuh memorable moment menjadi tanda perpisahan bagi sang legenda. Tepat satu jam sebelum laga final di mulai, acara farewell with Liliyana dibuat PBSI untuk rasa terima kasih bagi sang legenda. Butet memang bukan lagi seorang pemain saat ini. Namun, kegigihannya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Hal itu pun menjadikan dirinya legenda bulu tangkis yang dimiliki Indonesia.

“Saya sudah persiapkan nggak boleh nangis pokonya sampai Istora. Tapi air mata nggak dapat ditahan lagi. Sekali lagi, terimakasih sekali untuk para penggemar setia bulu tangkis Indonesia,” ungkap perempuan asli berdarah Manado. Diikuti standing applause dari para penonton seisi Istora Senayan. Butet sendiri mengungkapkan akan membuat Youtube channel dan juga fokus untuk berbisnis. “Sehabis ini saya ingin quality time dulu dengan keluarga. Ya sama buat Youtube channel sih hehe,” ujarnya.

Perpisahan Liliyana menyisakan kesedihan yang mendalam membuat salah satu pendukung setia mereka harus merelakannya. “Sedih banget itu pasti ya, tapi aku bangga sama ci Butet, meskipun kalah kami tetap kasih support buat dia,” pungkas Vivi salah satu pendukungnya. Vivi merupakan salah satu pendukung setia Butet dari 14 tahun lalu. “Aku udah dukung ci Butet dari sekitar tahun 2005 pas pertama dia duet sama Nova. Bangga bisa dukung dia sampe akhir karirnya,” lanjut cewek berusia 25 tahun itu.

Perpisahan Butet dengan Tontowi juga menyisakan kesedihan bagi Owi sendiri. Hampir 9 tahun keduanya bermain bersama untuk Indonesia. Bagi Owi, Butet merupakan mentor terbaik yang pernah ada di karirnya. “Terima kasih untuk ci Butet, sedih rasanya berpisah dengannya. Saya juga salut banget sampai pertandingan terakhirnya dia tetap bertarung habis-habisan. Sampai pertandingan di final dia tetap memberikan motivasi buat saya,” ujar Owi usai pertandingan kemarin.

Olly Maramis ibunda dari Butet juga haru dalam kesedihan. Tapi dirinya tetap mendukung apapun keputusan anaknya. “Ya memang usia tidak lagi muda, saya mendukung apapun keputusannya salah satunya mengurus bisnis. Apapun yang dilakukan saya dukung,” ujarnya.

Butet memberi pelajaran besar bagi kita semua. Kerja kerasnya membuat dirinya bisa menjadi salah satu legenda bulu tangkis di Indonesia. Terimakasih Butet jasamu akan kami kenang selalu. (*)

#ThankYouButet

#WeLoveYouButet

Artikel Terkait
Sport
The Minions Berikan Kemenangan di Indonesia Masters 2019

Sport
BWF Menahbiskan Liliyana Natsir Sebagai Pebulu Tangkis Putri Terbaik Dekade Ini

Sport
Gallery Foto Indonesia Masters 2019