Interest

Perjalanan @tempatbercakap Hingga Menjadi Bahan Percakapan

Putri Indy Shafarina

Posted on January 8th 2019

Pada akhir tahun 2018, instagram dimeriahkan oleh salah satu akun yang menyuguhkan karya audio visual yang sukses mengambil hati masyarakat Indonesia. Pastinya kalian tahu akun Instagram @tempatbercakap, kan?

Perintis Tempat Bercakap, Andrey Banyudoyo, harus melewati perjalanan panjang demi memperkenalkan karya-karyanya tersebut kepada masyarakat. Dibantu oleh beberapa orang temannya yaitu Dika dan Ajip.

 

Awalnya, Andrey mempublikasikan karyanya melalui akun pribadi @donwlfr sebelum memutuskan untuk membuat akun Tempat Bercakap. Karya yang dimuat di akun tersebut berupa visual yang menyorot berbagai lokasi di Jakarta, dilengkapi dengan audio percakapan tentang suatu tempat layaknya podcast. 

Menurut Andrey, dirinya terinspirasi oleh sebuah lagu berjudul Get some rest sleep well dari quickly, quickly. Intro lagu tersebut dimulai dengan sebuah percakapan sebelum memasuki lagu sebenarnya. “Dia bisa membawa jiwa seseorang dalam sebuah lagu hanya dari audio,” tutur Andrey saat ditanyai oleh Mainmain pada Rabu (02/01). 

Selain itu, sebuah akun youtube dengan nama Majestic Casual juga berkontribusi dalam memberi inspirasi konsep untuk Tempat Bercakap. Kesuksesan Tempat Bercakap juga tak lepas dari bantuan @dagelan yang turut serta mempromosikan karya Andrey hingga sebesar sekarang.

Numbers itu menurut saya cuma bonus, jumlah followers itu cuma bonus. Yang penting, yang saya senang adalah karya saya didengar orang. Dan orang-orang bisa bersuara di karya saya,” ungkap Andrey. 

Demi keinginan untuk fokus merintis Tempat Bercakap terlebih dahulu, Andrey memilih untuk cuti sementara dari kuliahnya mengejar gelar master di jurusan Kesejahtaraan Sosial.

“Pernah dengar peribahasa nyawa di bayar nyawa? Menurut saya, karya itu dibayar nyawa. Saya mempertaruhkan semuanya untuk karya ini. Makanya, kenapa di karya saya, saya nggak pingin ada suatu hal yang sangat sensitif,” jelas Andrey.

 

Sampai saat ini, Tempat Bercakap masih menjadi suatu akun non-profit yang di dasarkan pada keinginan berkarya—termasuk dari modal yang harus dikeluarkan dalam proses produksi, Andrey berusaha untuk memenuhi sendirinya.

“Ketika kita berkarya, kalau indikator kita itu uang, menurut saya jadi beda maknanya. Karya itu harusnya idealis dari otak sendiri. Meskipun idealis itu kemudian harus disesuaikan dengan kebutuhan ekonomi, itu saya setuju. Cuma, akan kurang bijak saja menurut saya membuat sesuatu untuk uang, uang, uang, dan uang,” katanya.

Melewati karyanya, Andrey ingin menyampaikan pesan kepada temanbercakap (sapaan penikmat Tempat Bercakap) bahwa jangan lupa untuk merasa, karena setiap orang itu punya rasa. Hanya saja, keangkuhan seseorang itu yang menutupi dirinya untuk mengekspresikan perasaan.

“Nggak lucu aja kalau dia ngungkapinnya sendirian, galau segala macem. Ungkapin aja bareng-bareng. Ketika orang-orang menonton video saya, jika kisahnya sama dengan mereka, ya pasti mereka merasa, ‘oh ada yang mewakili’,” ujarnya. 

Sehingga Andrey menilai bahwa Tempat Bercakap bukan untuk sedih bareng-bareng, bukan untuk senang bareng-bareng, tapi untuk merasakan.

Sebagai salah seorang influencer di 2018, karyanya yang unik berhasil menjadi trend-setter di Instagram beberapa waktu belakangan ini. Banyak akun-akun serupa Tempat Bercakap satu persatu bermunculan. Sehingga, tak jarang juga oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab mencuri karya Andrey.

“Kalau nggak bisa dibilangin baik-baik (soal plagiarisme), ya, silakan menerima sanksi sosial saja,” tutur Andrey.

 Founder Tempat Bercakap tersebut juga memiliki rencana untuk membuat sebuah aplikasi. Di dalam aplikasi tersebut orang-orang dapat bercakap satu sama lain, terutama bagi mereka yang memiliki perasaan serupa. “Cuma intinya, saya berharap aplikasi ini dapat membantu masrakat untuk bersosiaslisi sebagaiman mestinya.”

 

Selain aplikasi, Andrey berencana untuk membentuk sebuah komunitas, “Komunitas ini buat yaa, bercakap saja. Misalnya Tempat Bercakap Jakarta, Aceh, Medan. Seperti meet up, cuma di dalam meet up itu gue pingin ngajar di kelas. Lebih ke sosiologi dan psikologi, ya.”

Tentunya masih banyak inovasi-inovasi lainnya dari Andrey dan tim seputar Tempat Bercakap. Kamu nggak sabar menunggu aplikasi dan komunitasnya? Mainmainn juga sama nggak sabarnya, mari kita tunggu bareng-bareng! 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by

Related Articles
Interest
Solusi Untuk Sistem Pendidikan Yang Harus Dicoba

Interest
Lihat Batu, Tetap Eksis, Sambil Belajar

Interest
Resolusi Tahunan Yang Berakhir Jadi Guyonan

Meet The Creator



Cinthya Paramita

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI