DBL Camp

3 Filosofi Bertahan Shane Froling

Honda DBL Camp 2018

Hakiki Hijriawan

Posted on November 29th 2018

Setelah seru-seruan dengan aquatic training, para pelatih langsung melahap materi selanjutnya. Pelatih World Basketball Academy (WBA), Shane Froling langsung menyampaikan materi kepada 53 pelatih di Honda DBL Camp. Bukan hanya itu, Shane juga langsung mempraktikan teori kepada para pelatih di main court DBL Academy.

Salah satu materi yang diberikan Shane adalah tentang cara bertahan yang baik. Shane Froling sendiri  merupakan mantan seorang defender, baginya defense merupakan kunci keberhasilan guna meraih kemenangan. Dirinya,  juga memberikan filosofi bertahan yang biasa dia gunakan saat melatih anak asuhnya. Pelatih yang juga melatih di DBL Academy itu memiliki 3 filosofi dalam bertahan.

Poin pertama adalah Contain, kedua Contest, dan terakhir Agressive. Pada poin contain, Shane menekankan hal ini bertujuan untuk meredam kesempatan lawan mencetak poin. "Kemungkinan mencetak poin melalui layup bisa mencapai 70-80 persen. Sementara melalui shoot hanya 35-50 persen. Jadi cegah lawan untuk bisa drive mendekati ring," ujar Shane.

Selain itu, rahasia lainnya dari Shane adalah mengarahkan pemain untuk agresif ketika bertahan. Shane  menjelaskan bagaimana dirinya bisa membuat lawan jadi merasa terintimidasi. "Teriak saat menjaga ketat, itu membuat pemain lawan shock therapy, sehingga penguasaan bola lepas darinya," ucap Shane.

Usai memaparkan materi, 53 pelatih juga mengikuti Pre Test. Para pelatih diuji untuk mereview apa saja materi yang diberikan oleh Shane. Terdapat 5 bulir pertanyaan yang harus dijawab para pelatih. Hasil dari tes ini berpengaruh pada penilaian untuk menentukan siapa pelatih yang masuk Honda DBL Indonesia All-Star. (*)

Related Articles
DBL Camp
Steven Orlando, Cerita Jadi Camper Pertama Kali dan Hobi Kulinerannya

DBL Camp
Campers Jakarta Terbanyak Lolos ke TOP 50

DBL Camp
DKI Jakarta Harus Banyak Belajar!