DBL Camp

Perkuat Daya Tahan Tubuh dengan Aquatic Training

Hakiki Hijriawan

Posted on November 29th 2018

Tak hanya para pemain, para pelatih yang ada Honda DBL Camp 2018 juga mendapat berbagai pelajaran baru untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang basket. Kali ini 53 pelatih dari Aceh hingga Papua menjalani Aquatic Training bersama Team Flash. Bertempat di area kolam renang Anderson Apartement Pakuwon, para pelatih terlihat sangat semangat dan antusias dengan materi yang diberikan. Dalam aquatic training, dibagi menjadi tiga bagian. Di bagian pertama ada exercise yang bertujuan untuk melatih daya tahan tubuh pemain. Bagian ini terkonsentrasi untuk lebih menekankan beban fisik pada bagian kaki dengan melakukan 3 variasi gerakan yaitu lari, long jump, dan squat jump di dalam air.Lalu, berlanjut ke bagian kedua yang berisi tentang treatment recovery training di dalam air. Di bagian ini Nicko Biondi, salah satu pelatih dari Team Flash memberikan beberapa contoh dalam melakukan recovery. Salah satunya dengan metode jogging ringan dan jumping jack. Metode tersebut akan membuat tubuh tidak terlalu berat dalam exercise namun juga bagus untuk melatih tubuh.

pelatihan agar metode aquatic training dijadikan sebagai salah satu materi untuk merecovery pemain dari cedera. Meskipun tekanan dalam air berat, metode aquatic training ini lebih ringan untuk para pemain yang cedera. “Berlatih di air bisa lebih cepat memacu pemulihan pemain dari cederanya mereka hal ini dikarenakan aquatic training ini lebih ringan untuk para pemain yang cedera ,” ujarnya.

Dan di bagian terakhir, 53 pelatih yang hadir diberikan beberapa treatment latihan khusus guna  membentuk penguatan otot bagian paha sampai ke pangkal kaki. Hal ini dikarenakan, bagian tersebut sangat menunjang performa pemain saat berada di latihan.

Salah satu pelatih dari SMA SMA Frateran Surabaya, Yunita Sugianto menuturkan sangat beruntung bisa mendapatakan materi aquatic training di Honda DBL Camp 2018 ini. “Saya melihat ini merupakan cara yang menyenangkan dan juga efektif buat pemain, tentu hal ini akan saya terapkan pada anak-anak di nanti,” ujar Yunita.

Aquatic training berpengaruh untuk membentuk penguatan otot bagian paha sampai ke pangkal kaki," ungkap Nicko Biondi salah satu pelatih dari Team Flash usai latihan. Nicko memberikan beban Training Aquatic sendiri menjadi 3 bagian.

Bagian pertama adalah pelatihan exercise yang bertujuan untuk melatih daya tahan tubuh pemain. Bagian ini terkonsentrasi untuk lebih menekankan beban fisik pada bagian kaki. Dengan melakukan 3 variasi gerakan yaitu Lari, loncat, dan Squat Jump.

Menurutnya, latihan ini sangat efektfif dan cocok untuk olahraga basket "Exercise di air itu lebih bisa menjaga resistensi suhu tubuh. Saat suhu tubuh panas dengan variasi gerakan, suhu air akan meredamnya,” pungkasnya.

Lanjut pada bagian kedua, para pelatih mendapatkan treatment untuk recovery pemain. Di bagian ini Nicko memberikan pelatihan agar metode aquatic training dijadikan sebagai salah satu materi untuk merecovery pemain dari cedera. Meskipun tekanan dalam air berat, metode aquatic training ini lebih ringan untuk para pemain yang cedera. “Berlatih di air bisa lebih cepat memacu pemulihan pemain dari cederanya mereka,” ujarnya.

Dan di bagian terakhir, para 53 pelatih juga mendapatkan bagaimana aquatic training ini dipilih sebagai salah satu variasi latihan dalam basket yang bisa menyenangkan untuk semua pemain. Salah satu pelatih dari SMA Frateran Surabaya, Yunita Sugianto menuturkan sangat beruntung bisa mendapatakan materi aquatic training di Honda DBL Camp 2018 ini. “Senang sekali bisa mendapat pelatihan khusus tentang aquatic training. Ini merupakan cara yang menyenangkan dan juga efektif buat pemain, tentu hal ini akan saya terapkan secara intens pada anak-anak nanti,” ujarnya. 

Artikel Terkait
DBL Camp
Postur Kecil Tak Jadi Halangan Bagi Aldy Untuk Menembus Top 50

DBL Camp
Tips Melatih Ala Coach Shane Froling

DBL Camp
Made Adhipatyadma, Siap Rebut Wildcard Untuk Bayar Kesalahannya