Sport

Mengejutkan! Ferrari Tawar Mercedes Rp 643 Miliar Untuk Bajak Lewis Hamilton

Affan Fauzan

Posted on May 25th 2023

LH (Foto: Fox Sport)

Kabar mengejutkan datang dari tim yang bermarkasi di Maranello, Scuderia Ferrari. Mereka hendak menawar 40 Juta EUR (setara Rp 643 Miliar) kepada Mercedes untuk mendapatkan tandatangan pembalap utamanya, Lewis Hamilton.

Perekrutan juara dunia tujuh kali itu tidak hanya diinginkan oleh tim kuda jingkrak saja, melainkan juga dari Presiden Ferrari sendiri, John Elkann. Apalagi Hamilton dan Elkann mempunyai hubungan yang cukup erat dan sempat beberapa kali kepergok berbincang bersama.

Rumor ini jelas mematahkan mitos bahwa pembalap asal Britania Raya itu akan mengakhiri karirnya di akhir musim ini. Sebelumnya, ia masih ogah-ogahan memperpanjang kontrak dengan the silver arrows. Meski belum menemui titik terang, Mercedes tetap pede bisa perpanjang kontrak pembalap kesayangannya.

Namun dengan beberapa sumber yang muncul, baik dari Britania Raya dan Italia mengonfirmasi kalau pihak petinggi Ferrari serius ingin menggaet Hamilton dengan mempertimbangkan dua skenario.

Pertama, dan paling disukai adalah menjadi rekan setim dari pembalap utama Ferrari saat ini, Charles Leclerc untuk musim depan. Dan skenario itu jelas akan menendang kompatriot Leclerc, yakni Carlos Sainz ke tim lain.

Opsi kedua adalah mengorbankan Leclerc untuk merekrut Hamilton. Pilihan menukar pembalap juga cukup realistis. Dalam skenario ini Hamilton akan menjadi rekan setim dari Sainz, sedangkan Leclerc akan dipasangkan dengan George Russell di Mercedes.

Meski Ferrari maupun Mercedes bisa saja menggoda Hamilton dengan gaji besar, namun dapat dipahami bahwa pembalap 38 tahun itu tidak tertarik dengan besarnya pendapatan di suatu tim.

Disamping itu keluarga besar Hamilton sudah memendam keinginannya untuk melihat Hamilton bisa mengendarai Ferrari suatu saat nanti. Ayahnya, Anthony, menceritakan hal yang sama ketika dia masih menjadi manajer putranya, tdak lama pasca Hamilton muda menunjukkan kesan luar biasa pada debutnya tahun 2007 silam.

Apabila Hamilton hijrah ke tim kuda jingkrak, banyak pihak yang tidak kaget dengan keputusan tersebut. Pasalnya, Hamilton selalu mengidolakan pembalap legenda, Aryton Senna yang akan membalap Ferrari tahun 1995. Sayangnya, pembalap Brazil itu meninggal di Imola setahun sebelumnya.

Dengan umur yang saat ini menginjak kepala tiga, Hamilton nampaknya perlu memikirkan lagi masa depannya. Kalau dia ingin memecahkan rekor Michael Schumacher sebagai pembalap juara dunia terbanyak sepanjang masa, maka dia harus mengendarai mobil yang kompetitif di musim mendatang.

Artikel Terkait
Sport
Bos Mercedes Toto Wolff Sebut GP Azerbaijan Membosankan!

Sport
5 Pemenang dan 5 Pecundang di Balapan F1 GP Miami 2023

Sport
GP Prancis - Formula 1: Mercedes Kembali Jadi Unggulan di Sirkuit Permanen