Youthcon

UBS Youth-con 2018: Gunakan Tulang Ikan Untuk Bahan Dasar Perhiasan

80 Tim UBS Jewelry Display Siap Tampilkan Karya Terbaiknya di Venue

DBL Indonesia

Posted on October 31st 2018

SURABAYA – Persiapan demi persiapan juga dilakukan 80 tim yang berkompetisi d UBS Jewelry Display. Dengan berbagai konsep yang out of the box, mereka siap menampilkan karya perhiasan terbaiknya di venue UBS Youth­Con 2018 mendatang. Salah satunya adalah tim A UBS Jewelry Design dari Man Surabaya. Bernama Dream Team Surya, mereka menyiapkan sebuah perhiasan berbahan dasar tulang ikan.

Sebelum bisa menjadi sebuah prototype, tim yang digawangi oleh Juan Alessandro, Dimas Ahmad Faisal, dan Diva Natasya Putri ini harus  berulang kali pergi ke pasar untuk membeli tulang ikan yang cocok untuk bahan perhiasan mereka. Tak berhenti di situ, mereka juga harus mencari racikan pengawet yang optimal agar tulang bisa tahan lama tanpa merusak struktur dan bentuknya. Setelah hampir satu bulan lamanya melakukan trial and error, mereka bertiga akhirnya menemukan perpaduan antara air kapur dan lem yang bisa membuat tulang ikan menjadi kuat dan awet. “Supaya tidak  melukai kulit penggunanya, duri dari tulang ikan kami patahkan dan di haluskan. Sehingga tidak melukai kulit ketika dipakai” ujar Juan Alessandro, ketua Dream Team Surya.

Untuk menunjukkan kesan artsy, mereka sengaja mencari beberapa tulang dan sirip ikan tertentu dari beberapa jenis ikan yang memang memiliki warna dan struktur unik. Salah satunya seperti ikan mujair dengan sirip berwarna coklat serta garis hitam melintang seperti zebra. Untuk tulang belakang yang digunakan, Dream Team Surya menggunakan ikan tongkol karena ukurannya yang besar serta memiliki detail tulang yang bagus.

 “Sebenarnya, bahan ini aku temuin secara nggak sengaja karena ada tulang ikan di  rumah yang mengering. Akhirnya aku dan Faisal terus bereksperimen untuk menemukan perpaduan pengawet dan jenis tulang atau sirip yang bagus agar perhiasan kita makin kece,” tambah Juan.

Selain Dream Team Surya, tim B SMA Petra 1 Surabaya juga sudah mempersiapkan perhiasan mereka dengan matang loh. Terinspirasi dari gerakan dirijen orkestra yang sangat atraktif, mereka membuat sebuah perhiasan yang terlihat mewah namun tidak menanggalkan kesan youthful di dalamnya. “Gerakan yang atraktif dari dirijen ini menggambarkan bagaimana anak muda ingin terus  bergerak untuk membuat karya dan melakukan hal positif,” ujar Janice Jeannet.

Agar makin classy, tim yang beranggotakan Sharen Angelina, Janice Jeannet, dan Jenisse Quinn ini menambahkan detail ornamen berupa rantai kalung yang dihiasi permata. Balutan warna emas, hitam, dan putih yang mereka gunakan juga memperkuat unsur elegan di perhiasan ini. Tak ayal, jewelry tersebut sangat memungkinkan diaplikasikan di berbagai momen. “ Agar tampil youthful, kami gunakan bentuk notasi yang dirangkai menjadi sebuah perhiasan,”tutup Janice.(riz)

Related Articles
Youthcon
Buat Perhiasan yang Out of the Box

Youthcon
Alpha Boys 2018: Tampil ala Hypebeast Berkat Outfit On Market Go+

Youthcon
UBS Youth-con 2018: Bentuk Fisik yang Bagus Lewat Bootcamp