Interest

Gurabites, Inovasi Camilan untuk Penderita Diabet Gagasan Mahasiswa Unair

Dwiwa

Posted on January 25th 2023

Lima mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) menggagas camilan sehat untuk penderita diabetes melitus. Inovasi yang diberi nama Gurabites ini merupakan camilan berbentuk snack bar untuk masyarakat Indonesia.

Dilansir dari Unair News, inovasi ini dibuat karena keprihatinan mereka terhadap kasus diabetes melitus tipe 2 yang terus mengalami peningkatan. Para mahasiswa ini pun mencoba membuat solusi lewat inovasi produk pangan alternatif yang dapat mengenyangkan, dan paling penting rendah gula.

“Alasan kami, yaitu untuk berinovasi dan ikut berperan dalam mewujudkan poin ketiga SDGs 2030 yang memang berkaitan dengan jurusan kami bidang kesehatan. Motivasi kami khususnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2 yang memang menjadi problem nasional,” ujar M. Rofiqi Azmi, salah satu anggota tim. Selain Rofiqi, tim tersebut juga terdapat Fany Zumrotul Faizah, Aisyah Hartiningrum, Evan Gabriel Nababan, dan Shavira Priyantika Putri.  

Gurabites sendiri hadir dengan kandungan gula yang rendah dan kaya antioksidan. Zat tersebut dapat meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas dan dapat menyehatkan tubuh. 

Untuk membuat Gurabites, mereka memanfaatkan bahan pangan yang selama ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Bahan-bahan seperti sagu dan umbi porang serta tambahan rambut jagung dan gula trembesi kemudian diolah menjadi produk yang bernilai jual lebih tinggi. Rofiqi berharap lewat inovasi produk tersebut pola konsumsi yang sehat pada masyarakat kian berkembang. 

“Berharap dapat membentuk pola konsumsi masyarakat menjadi lebih sehat. Sehingga dapat menurunkan jumlah penderita diabetes mellitus. Selain itu, dapat mengontrol kadar gula darah penderita diabetes mellitus pada aspek makanan,” jelasnya. 

Inovasi tersebut juga dapat menjadi upaya meningkatkan kebiasaan hidup sehat masyarakat. Karena itu, inovasi itu dapat menjadi solusi bagi permasalahan tingginya jumlah penderita diabetes melitus tipe 2 di dunia saat ini. 

Rofiqi berharap inovasi tersebut mampu berkembang lebih lanjut untuk mendukung pembentukan sumber daya manusia yang sehat dalam tercapainya poin ketiga SDGs, yaitu good health and well-being. Sehingga hidup sehat dan kesejahteraan masyarakat kian terjamin dari segala rentang usia melalui peningkatan keragaman pangan fungsional. 

“Harapannya inovasi produk ini dapat berkembang lebih lanjut pada skala produksi lebih besar dengan bekerja sama mulai UMKM hingga pabrik pengelola makanan,” harapnya. 

Berkat inovasi yang dibuat, mereka berhasil mendapatkan prestasi di kompetisi esai internasional. Tim tersebut meraih medali emas dalam kreasi Inovasi dan Ketahanan Pangan pada ajang International Agriculture Technology Essay Competition (INTEGRATION) di Universitas Brawijaya.

Foto: Unair News

Artikel Terkait
Interest
Bahas Potensi Dongeng Tradisional, Tiga Mahasiswa UNAIR Raih Juara 2 PILAR IX

Interest
Inovatif! 3 Mahasiswa Unair Ciptakan Bahan Bakar Alternatif Dari Sekam

Interest
Tingkatkan Awareness UKM Bawa Mahasiswa UNAIR Raih Juara 1 AMIC 2021