Esports

Siapa Saja Tim yang Lolos ke Valorant Challengers Indonesia? Berikut Profilnya!

Kiko Amalia Putri

Posted on January 21st 2023

Tim Lolos Kualifikasi Valorant Challengers Indonesia Split 1 - Final Qualifier

Valorant Challengers Indonesia Split 1 telah sampai di babak Final Qualifier. Tercatat empat tim berhasil lolos dari tahap Quafier 2 diantaranya ARF Team, Hike Digital, Team Dominatus, dan HeroZero Anubis. Adapun empat tim lainnya mendapat undangan langsung dari pihak penyelenggara. Adalah Dewa United Esports, Bigetron Arctic, Alter Ego, dan Boom Esports.

Rencananya Valorant Challengers Indonesia Split 1 – Final Qualifier berlangsung selama tujuh pekan yang bakal dimulai sejak 20 Januari hingga 7 Maret 2023. Babak ini akan menggunakan sistem Round Robbin dengan format Best of Three di mana masing-masing peserta berkesempatan untuk bersanding dengan seluruh tim yang berpartisipasi.

Namun, sebelum Valorant Challengers Indonesia Split 1 – Final Qualifier resmi bergulir mari kita intip terlebih dahulu yuk profil dari keempat tim dari Open Qualifier 1 yang berhasil melangkah hingga sejauh ini:

1. ARF Team

ARF Team menjadi salah satu tim unggulan pada Valorant Challengers Indonesia Split 1 – Final Qualifier. Pasalnya di babak penyisihan beberapa waktu silam, tim yang beranggotakan “Nay”, “mika”, “no1syboy”, “vascalizz”, dan “Lilo” itu tidak menyentuh kekalahan satu pun. Sejauh ini ARF Team telah mengantongi lima kemenangan beruntun sejak tahap Open Qualifier 1.

“Lilo” dan “mika” adalah pemain terakhir yang bergabung dengan ARF Team menggantikan “Spyko” dan “Maskon” pada akhir tahun 2022 silam. Keduanya merupakan mantan dari pemain Hike Digital Esports.

Tepat pada 2 November 2022, Michael “mika” Setiawan resmi memperkuad ARF Team. Di skuadnya saat ini ia merupakan pemain initiator atau controller. Dalam sembilan laga terakhir, “mika” paling sering menggunakan agen Brimstone dan menyumbangkan total 64 kill serta 40 assist bagi timnya.

Ryan “Lilo” Betrand adalah pemain Duelist dari ARF Team yang kerap memakai Jett dan Neon sebagai agent andalannya. Musim ini, “Lilo” berhasil dinobatkan sebagai The Most Outstanding Player pada Valorant Challengers Indonesia Split 1 Qualifiers dengan menduduki peringkat pertama pada Average Combat Score, Average Damage per Round, serta Kills Per Round.

Nico Alvanius pemilik nickname “Nay” itu merupakan mantan pemain Bigetron Arctic dan Morph Impact. Dirinya mulai bergabung dengan ARF Team sejak Mei 2022 dan gemar menggunakan KillJoy karena memiliki kemampuan set plant yang baik. Dalam 146 round terakhir, “Nay” telah mengantongi 138 kill dan 28 assist.

Pemilik nama asli Rey Sebastian Pardede atau yang lebih dikenal dengan “vascalizz” merupakan sang initiator utama dari ARF Team. Mantan pemain Bigetron Arctic itu seringkali menggunakan agent Fade, bahkan sampai 146 round dalam 9 game terakhir.

Sergio “no1syboy” Rahardja merupakan sentinel yang juga initiator dari ARF Team. Selama Valorant Challengers Indonesia, ia kerap menggunakan agent Breach hingga 95 round dan KAY/O selama 51 round. Sejauh ini “no1syboy” telah mengantongi 121 kill dan 84 assist.

2. Hike Digital Esports

Hike Digital Esports merupakan salah satu tim esports yang berisikan para pemain veteran asal BEAST. Sejak Maret 2022 tepat setelah Valorant Champions Tour berakhir, tim BEAST resmi dibububarkan. Alhasil lima roster utama mereka beralih ke Hike Digital Esports.

Pada beberapa waktu silam, beberapa pemain mereka terlihat berpisah dari Hike Digital Esports dan bergabung dengan tim lain. Kini hanya tersisa “k1ngkappa”, “Peekaboo”, “zharwow”, “Kylee”, dan “Madelyn” yang memperkuat skuad Hike Digital Esports.

Selama Valorant Challengers Indonesia Split 1 hingga tahap Qualifier 2, “k1ngkappa” dan rekan-rekannya ini termasuk ke dalam tim unggulan yang belum pernah menelan kekalahan sekalipun. Permainan rapi dari Hike Digital Esports sukses menuntun mereka melesat ke babak Final Qualifier dan berkesempatan untuk berlaga dengan tim tier satu.

“k1ngkappa” adalah sang duelist andalan milik Hike Digital Esports. Ia gemar memainkan agent Jett utamanya pada Valorant Challengers Indonesia Split 1. Dalam 10 laga terakhirnya, ia menggunakan Jett sebanyak delapan kali dan terus berbuah kemenangan. Tak mengecewakan, “k1ngkappa” juga sukses menembus hingga 179 kill di kompetisi tersebut.

Selanjutnya, Bryant “Peekaboo” merupakan inisiator Hike Digital Esports yang kerap menggunakan Sova dan Breach. Inisiasi yang cukup baik berhasil membawa tim kebanggaannya meraih kemenangan beruntun dan menduduki peringkat dua pada Valorant Challengers Indonesia Split 1 – Qualifier 2 usai menumbangkan HeroZero ANUBIS.

Pemilik role smoker atau controller dari Hike Digital Esports adalah sosok Rayhan Filardhi Azhar atau yang lebih akrab disapa “zharwow”. Aksi cemerlang darinya seringkali terjadi saat ia memainkan KAY/O. Selama menggunakan agent tersebut, Rayhan “zharwow” Filardhi itu menorehkan total Average Combat Score yang mencapai angka 239,8.

Muhammad “Kylee” Syafrizal adalah sosok sentinel Hike Digital Esports yang benar-benar mengandalkan KillJoy di setiap round-nya. Bahkan tercatat mantan pemain Lords of Heist itu menggunakan agent tersebut hingga 186 round. Penampilannya juga tak kalah mengagumkan. Sejauh ini “Kylee” sudah menyumbangkan 170 kill dan 35 assist.

Pemain terakhir Hike Digital Esports datang dari Raven “Madelyn” William yang justru gemar memainkan berbagai agent di Valorant Challengers Indonesia hingga tahap Qualifier 2. Terekam jejaknya selama 10 laga terakhir, ia sudah menggunakan lima agent. Adalah Omen, Brimstone, Breach, Viper, dan Astra.

3. Team Dominatus

Team Dominatus merupakan salah satu delegasi yang berhasil melaju ke tahap Valorant Challengers Indonesia Split 1 – Final Qualifier. Meski sempat diturunkan ke Lower Bracket oleh ARF Team di fase Qualifier 2 silam, beruntung mereka sukses meraih keunggulan 2-0 saat bertanding melawan PWYH dan skor 2-1 atas Le Crapaud.

Tim yang beranggotakan “ValdyN”, “r0serade”, “OWMEN”, “RiseN”, dan “ray4c” akhirnya berkesempatan untuk melesat ke Final Qualifier yang berlangsung sejak 20 Januari – 7 Maret 2023 mendatang. Dalam Team Dominatus sendiri, “ValdyN” memiliki peran besar sebagai In Game Leader (IGL).

Dalam tujuh pekan ke depan, mereka bakal bersanding dengan tujuh tim unggulan lainnya untuk dapat mengamankan enam peringkat klasemen teratas agar bisa melaju ke fase Main Event. Meski tanpa kehadiran sosok pelatih, namun Team Dominatus tak rendah diri.

Sebelum menyaksikan lebih dalam terkait perkembangan dari Valorant Challengers Indonesia Split 1 – Final Qualifier, mari kita simak terlebih dahulu yuk sekilas profil dari para pemain Team Dominatus.

“ValdyN” adalah sentinel sekaligus initiator milik Dominatus. Sejauh ini, ia terlihat sudah memainkan tiga agent. Adalah Cypher, Reyna, dan KAY/O. Cypher merupakan agent yang paling sering “ValdyN” pakai. Bahkan penggunaannya mencapai di angka 181 round.

Selanjutnya “r0serade” merupakan initiator utama dari skuad kebangaannya. Selama pagelaran Valorant Challengers Indonesia Split 1 – Qualifiers, dirinya telah menciptakan total 110 assist dari 286 round dengan agent Sova, Breach, dan Fade.

Pemain berikutnya datang dari “OWMEN”. Sesuai dengan namanya, smoker atau controller Team Dominatus itu seringkali mengandalkan Omen di setiap laganya. Tercatat persentase peggunaannya mencapai 43 persen.

“RiseN” adalah duelist Team Dominatus yang kerap menggunakan Reyna dan Cypher dalam pertandinngannya. Meski sering tertangkap oleh musuh, namun ia juga berperan besar bagi timnya. Dalam 13 laga terakhirnya, “RiseN” telah menyumbangkan 233 kill dan 78 assist bagi Dominatus.

Spesialis agent Raze dari Team Dominatus jatuh ditangan “ray4c”. Dari 14 pertandingan, ia selalu mengandalkan agent tersebut di setiap laganya. Tak tanggung-tanggung, salah satu duelist milik Dominatus ini merupakan penyokong kill terbanyak musim ini dengan torehan 272 kill dalam 286 round.

4. HeroZero ANUBIS

Delegasi terakhir datang dari sang debutan. HeroZero ANUBIS merupakan tim yang baru saja menginjakkan kakinya pada kompetisi Valorant Challengers Indonesia. Meski baru memasuki tahun pertama, namun mereka berhasil meslesat hingga ke tahap Final Qualifier dan bertemu dengan tim Valorant tier satu yang ada di Indonesia.

Sejauh ini, seluruh para pemain HeroZero ANUBIS adalah mantan dari roster utama Fear Eater Esports. Mengingat tim tersebut baru saja terbentuk, maka HeroZero ANUBIS masih belum memiliki sosok pelatih. Alhasil “Kafka” memiliki peran sebagai In Game Leader (IGL).

Selain memiliki tugas utama sebagai IGL, “Kafka” juga merupakan initiator dari HeroZero ANUBIS. Ia gemar menggunakan Astra dan Viper selama gelaran kompetisi. Terdapat statistik manis selaras dengan aksinya yang gemilang. Dalam 293 round, ia mampu menyumbangkan 220 kill dan 128 assist bagi tim kebanggaannya.

“AmerNone” adalah sentinel utama dari HeroZero ANUBIS. Dalam 258 round terakhir, ia selalu menggunakan KillJoy sebagai agent andalannya. Tak heran jika dia kerap diandalkan oleh timnya. Meski torehan death-nya mencapai angka 180, namun ia juga berhasil mengukuhkan 162 kill untuk HeroZero ANUBIS dan menuntunnya hingga ke titik saat ini.

Tak hanya “Kafka” yang menjadi initiator dari HeroZero ANUBIS, “Nythan” pun demikian. Pemain yang gemar memakai KAY/O itu rupanya juga kerap menggunakan Sage selama gelaran Valorant Challengers Indonesia. Dalam 273 round, “Nythan” telah mengandalkan KAY/O sebanyak 130 kali pertandingan.

Sentinel berikutnya dari HeroZero ANUBIS jatuh ditangan “da1zzie”. Dalam 13 game terakhirnya, ia sukses memainkan Raze hingga 258 round atau setara dengan 92 persen. “da1zzie” berhasil menjadi penyumbang kill terbanyak kedua dari skuad HeroZero ANUBIS setelah “Kafka” dengan total 219 kill.

Last but not least, kilas profil pemain HeroZero ANUBIS terakhir datang dari “Saivon” sang initiator. Dengan agent Sova andalannya, ia kerap membantu timnya dalam melakukan inisiasi. Berkaca dari statistiknya, “Saivon” belum pernah menggunakan agent selain Sova pada helatan Valorant Challengers Indonesia Split 1 hingga babak Qualifier 2.

Nah, itu tadi sekilas penjelasan terkait profil dari masing-masing tim yang berhasil lolos kualifikasi ke babak Final Qualifier dan semakin dekat dengan peluang menuju Valorant Challengers Ascension. Dari keempat tim diatas, yang mana nih jagoanmu? (*)

Foto: Instagram Valorant Esports Indonesia

Artikel Terkait
Esports
Hasil dan Klasemen Valorant Challengers Indonesia Split 1 Final Qualifier Week 1

Esports
Kalahkan Bren Esports, BOOM Esports Melaju ke Semifinal Valoran SEA Masters

Esports
Riot Games Rilis Agen Baru Bertajuk KAY/O Valorant