DBL

Semarak Final Party Akhiri Laga Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018

Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018

Febi Pramesti Dewi

Posted on October 22nd 2018

YOGYAKARTA – Gelaran Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 sukses diakhiri dengan kemeriahan Final Party pada Sabtu (20/10). Laga akhir ini mempertandingkan empat tim yang cukup kuat, yaitu SMA Stella Duce 1 Yogyakarta melawan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta dan SMA Bopkri Satu Yogyakarta melawan SMA Budi Mulia Dua Yogyakarta.

Riuh penonton yang hadir membuktikan antusiasme dari penantian keempat tim yang akan bertanding, mulai dari teriakan para suporter sekolah hingga penonton umum yang  membeludak. Diawali dengan nyanyian Indonesia Raya dan disusul dengan tontonan video dari setiap tim, konsep DBL ini berhasil membuat kagum para penontonnya.

Pertandingan tim putri antara Stece dan Stero berlangsung panas dengan imbuhan dukungan kompak dari suporter kedua tim. Setelah penantian delapan tahun, kedua tim Stella Duce beradu perebutkan Girls Champion  di gelaran Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018.

Keduanya mempertunjukkan permainan yang apik, namun kemenangan kali ini berpihak pada Stella Duce Satu. Dengan koordinasi tim yang baik, Stece berhasil ungguli Stero dengan skor akhir 56-25. Keunggulan ini mengantarkan Stece pada gelar Champion di tahun ini.

“Latihannya berat juga, kitanya semangat champion makanya kita tetap rajin latihannya,” ujar Amel, kapten tim basket Stece saat press conference. Amel dan sang pelatih mengungkapkan kebahagiaan atas pencapaian sekolahnya di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018. Coach Agus, pelatih tim basket Stece juga sempat mengisahkan perjuangan anak asuhnya mencapai juara DBL tahun ini.

Selain menyabet gelar Girls Champion, Athalia Wynne, salah seorang pemain tim basket Stece berhasil mendapat gelar Rookie di gelaran DBL tahun ini. “Di pencapaian ini yang berperan penting itu aku dan timku saat di lapangan,” ujar Wynne. Meskipun sukses dengan gelar juaranya, Wynne mengaku permainannya belum maksimal dan masih perlu perbaikan terutama pada kepercayaan diri.

Tidak kalah dengan tim putri, pertandingan tim putra antara Bopkri Satu dan Budi Mulia Dua berlangsung sengit. BMD menampilkan performa baik yang ditambah dengan kehadiran MVP putra tahun ini, yaitu Viknes Waren. Namun, permainan BMD belum dapat mengalahkan Bosa yang bermain dengan gesit dan tangkas.

Bopkri Satu berhasil unggul dengan skor akhir 69-58 dan mengantarkannya pada gelar Boys Champion. Tim Bosa sukses pertahankan gelarnya di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series ini dan Liem Alan, salah seorang pemainnya berhasil menyandang gelar Rookie Of The Year.

Di samping Viknes Waren yang menyandang predikat MVP putra, Audrey Gunajaya berhasil mendapat gelar MVP putri di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018. “Puji Tuhan bersyukur karena memang dari awal nggak mengira akan dapat MVP,” tutur Audrey. Ia mengungkapkan bahwa hasilnya ini berkat Tuhan Yesus, keluarga, pelatih, guru, tim, dan teman-teman yang telah mendukungnya.

Pesta di laga terakhir DBL ini sukses membawa para pelajar SMA rasakan euforia di akhir pekannya. I Nyoman Sukadana, perwakilan Astra Honda Motor mengungkapkan harapannya di gelaran Honda DBL ini. “Kami berharap akan muncul beberapa talentbaru di bidang basket yang akan mengharumkan nama Jogja dan Indonesia,” ungkapnya saat press conference.

 
Tim putra Bopkri Satu kembali menyabet gelar Champion di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 pada Sabtu (20/10).

YOGYAKARTA – Gelaran Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 sukses diakhiri dengan kemeriahan Final Party pada Sabtu (20/10). Laga akhir ini mempertandingkan empat tim yang cukup kuat, yaitu SMA Stella Duce 1 Yogyakarta melawan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta dan SMA Bopkri Satu Yogyakarta melawan SMA Budi Mulia Dua Yogyakarta.

Riuh penonton yang hadir membuktikan antusiasme dari penantian keempat tim yang akan bertanding, mulai dari teriakan para suporter sekolah hingga penonton umum yang  membeludak. Diawali dengan nyanyian Indonesia Raya dan disusul dengan tontonan video dari setiap tim, konsep DBL ini berhasil membuat kagum para penontonnya.

Pertandingan tim putri antara Stece dan Stero berlangsung panas dengan imbuhan dukungan kompak dari suporter kedua tim. Setelah penantian delapan tahun, kedua tim Stella Duce beradu perebutkan Girls Champion  di gelaran Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018.

Keduanya mempertunjukkan permainan yang apik, namun kemenangan kali ini berpihak pada Stella Duce Satu. Dengan koordinasi tim yang baik, Stece berhasil ungguli Stero dengan skor akhir 56-25. Keunggulan ini mengantarkan Stece pada gelar Champion di tahun ini.

“Latihannya berat juga, kitanya semangat champion makanya kita tetap rajin latihannya,” ujar Amel, kapten tim basket Stece saat press conference. Amel dan sang pelatih mengungkapkan kebahagiaan atas pencapaian sekolahnya di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018. Coach Agus, pelatih tim basket Stece juga sempat mengisahkan perjuangan anak asuhnya mencapai juara DBL tahun ini.

Selain menyabet gelar Girls Champion, Athalia Wynne, salah seorang pemain tim basket Stece berhasil mendapat gelar Rookie di gelaran DBL tahun ini. “Di pencapaian ini yang berperan penting itu aku dan timku saat di lapangan,” ujar Wynne. Meskipun sukses dengan gelar juaranya, Wynne mengaku permainannya belum maksimal dan masih perlu perbaikan terutama pada kepercayaan diri.

Tidak kalah dengan tim putri, pertandingan tim putra antara Bopkri Satu dan Budi Mulia Dua berlangsung sengit. BMD menampilkan performa baik yang ditambah dengan kehadiran MVP putra tahun ini, yaitu Viknes Waren. Namun, permainan BMD belum dapat mengalahkan Bosa yang bermain dengan gesit dan tangkas.

Bopkri Satu berhasil unggul dengan skor akhir 69-58 dan mengantarkannya pada gelar Boys Champion. Tim Bosa sukses pertahankan gelarnya di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series ini dan Liem Alan, salah seorang pemainnya berhasil menyandang gelar Rookie Of The Year.

Di samping Viknes Waren yang menyandang predikat MVP putra, Audrey Gunajaya berhasil mendapat gelar MVP putri di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018. “Puji Tuhan bersyukur karena memang dari awal nggak mengira akan dapat MVP,” tutur Audrey. Ia mengungkapkan bahwa hasilnya ini berkat Tuhan Yesus, keluarga, pelatih, guru, tim, dan teman-teman yang telah mendukungnya.

Pesta di laga terakhir DBL ini sukses membawa para pelajar SMA rasakan euforia di akhir pekannya. I Nyoman Sukadana, perwakilan Astra Honda Motor mengungkapkan harapannya di gelaran Honda DBL ini. “Kami berharap akan muncul beberapa talentbaru di bidang basket yang akan mengharumkan nama Jogja dan Indonesia,” ungkapnya saat press conference.

Related Articles
DBL
Patbhe Kontra Bosa, Dendam Yang Belum Terbayarkan

DBL
Solidaritas Nomer Satu, Suporter Muhi Totalitas

DBL
Stece dan Stero Siap Bertemu di Final