Current Issues

Selain Polsek Astanaanyar, 5 Kantor Polisi Ini Juga Pernah Diserang

Dwiwa

Posted on December 7th 2022

Sebuah ledakan bom bunuh diri terjadi di kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada Rabu, 7 Desember 2022, pagi. Dalam peristiwa ini, ada 11 orang yang menjadi korban, seorang di antaranya adalah anggota kepolisian yang meninggal dunia.

Dilansir RRI, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana mengungkapkan jika korban terdiri dari 10 anggota polisi dan satu warga sipil. Sembilan korban masih dalam kategori luka yang diakibatkan pecahan serpihan dari ledakan dan satu warga sipil mengalami luka ringan.

Ledakan sendiri terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Kejadian itu berlangsung ketika anggota Polsek Astanaanyar tengah menggelar apel. Pelaku yang merupakan seorang laki-laki tiba-tiba saja menerobos apel dan sempat mengacungkan senjata tajam sebelum akhirnya bom meledak.

Ledakan bom tersebut langsung menewaskan pelaku di lokasi. Sebuah bom lain ditemukan tidak meledak dan telah diledakkan atau di “disposal” oleh petugas.

Ledakan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar menambah panjang daftar aksi teror yang terjadi di kantor polisi. Sebelumnya, sejumlah kantor polisi di berbagai daerah, termasuk Mabes Polri juga pernah mendapatkan serangan. Berikut 5 teror yang pernah terjadi di kantor polisi di sejumlah daerah di Indonesia.

1. Serangan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara

Polrestabes Medan juga pernah mendapat serangan bom bunuh diri pada 13 November 2019 pagi. Sebuah ledakan tiba-tiba terjadi di halaman kantor operasional Markas Polrestabes Medan.

Pelaku berhasil lolos dari pemeriksaan petugas di pintu masuk Markas Polrestabes Medan sebelum melakukan bom bunuh diri. Ada enam korban yang mengalami luka-luka, sementara satu-satunya yang tewas adalah pelaku.

2. Serangan ke Markas Polda Riau

Markas Polda Riau mendapatkan serangan pada 16 Mei 2018 pada pukul 09.00 WIB. Peristiwa berawal dari kedatangan sebuah mobil Avanza putih yang menerobos masuk pintu gerbang Mapolda Riau. Mobil menabrak polisi yang menghadang pintu masuk pemeriksaan.

Sebanyak 4 orang turun dari mobil lalu menyerang petugas. Dalam peristiwa itu 4 orang korban mengalami luka-luka dan satu polisi meninggal dunia. Keempat pelaku berhasil dilumpuhkan dan tewas. Satu pelaku yang sempat melarikan diri juga berhasil diamankan.

3. Serangan di Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya juga pernah menjadi sasaran serangan teror pada 14 Mei 2018. Penyerangan bom bunuh diri itu dilakukan oleh satu keluarga beranggotakan lima orang.

Rekaman CCTV memperlihatkan jika dua sepeda motor mencoba menyalip sebuah minibus yang sedang diperiksa ketika akan memasuki gerbang penjagaan Mapolrestabes Surabaya. Saat itulah pelaku yang membonceng seorang perempuan meledakkan diri.

Dalam peristiwa itu, empat polisi dan enam warga yang ada di sekitar lokasi ledakan mengalami luka-luka. Sementara korban tewas sebanyak 4 orang yang merupakan pelaku penyerangan. Sedangkan seorang anak kecil yang dibonceng di tengah di salah satu sepeda motor pelaku berhasil selamat.

4. Serangan bom bunuh diri di Mapolresta Solo

Polrestabes Surakarta juga pernah mendapat serangan bom bunuh diri pada 5 Juli 2016 lalu. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.40, jelang serah terima anggota jaga piket. Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku menerobos Mapolresta Solo.

Pelaku sempat ditegur dan diberhentikan oleh anggota sebelum meledakkan diri. Dalam peristiwa ini, pelaku tewas di tempat sementara satu anggota polisi mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

5. Serangan ke Mabes Polri

Markas Besar (Mabes) Polri juga tidak luput dari serangan teror. Pada Rabu, 31 Maret 2021, seorang pelaku berinisial ZA datang ke Mabes Polri melalui pintu belakang. Perempuan berusia 25 tahun itu datang melalui pintu belakang Mabes Polri sekitar pukul 16.30 WIB.

ZA sempat menanyakan keberadaan kantor pos pelayanan dan diarahkan lokasi yang dituju. Pelaku kemudian berjalan menuju kantor pos tetapi tiba-tiba kembali dan menyerang penjaga. Petugas pun langsung merespon dengan tindakan tegas terhadap pelaku. (*)

 

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Current Issues
Kenapa sih Rindu Itu Berat?

Current Issues
Presiden Joe Biden Minta Intelijen AS Selidiki Asal Usul Pandemi Covid-19

Current Issues
India Minta Media Sosial Hapus Konten Covid-19 yang Pakai Nama “Varian India”