Sport

Ada Aura Indonesia Dalam Perayaan Timnas Maroko

Louise Dewanggaa

Posted on December 7th 2022

Timnas Maroko tampil menjanjikan pada gelaran Piala Dunia 2022 Qatar. Berada dalam grup F bersama Kroasia, Belgia, dan Kanada. Secara mengejutkan Maroko justru bisa keluar sebagai juara grup dengan hasil 2 kemenangan dan 1 imbang. Maroko bahkan berhasil memulangkan Belgia dengan skuad yang “katanya” berada dalam masa emas.

Pada laga 16 besar Maroko bahkan berhasil memulangkan Spanyol dalam babak adu penalti. Salah satu kontestan yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing berat dalam perburuan gelar Piala Dunia 2022 Qatar. Kepastian ini sekaligus membuat skuad asuhan Walid Regragui mengukir sejarah baru bagi negaranya.

Apa yang dituai timnas Maroko tak hanya dibangun hanya satu malam saja. Salah satu fasilitas sepak bola di Maroko menjadi kelas wahid di kawasan benua Afrika. Para pemainnya juga tersebar di beberapa liga-liga kompetitif benua Eropa. Sepak bola mereka meningkat secara drastis selama beberapa dekade terakhir.

Tim liga lokal Maroko juga merajai perebutan piala Afrika. Sejarah mereka semakin komplit karena arsitek tim juga berasal dari Maroko, Walid Regragui. Menjadi bukti bahwa anak bangsa bisa membawa bendera Maroko terbang tinggi di Piala Dunia 2022 Qatar.

Satu hal yang membuat penggemar sepak bola Indonesia begitu dekat dengan timnas Maroko. Yap, selebrasi khas timnas Maroko selepas laga. Setelah berhasil memulangkan Spanyol, timnas Maroko langsung sujud syukur sebagai bentuk ucapan syukur karena langkahnya dalam gelaran Piala Dunia 2022 Qatar dipermudah oleh Sang Pencipta.

Melihat momen tersebut ingatan kita langsung tertuju pada Timnas Indonesia. Benar, timnas kita kerap kali melakukan hal serupa di pojok lapangan ketika berhasil mencetak gol. Seketika momen haru tersebut juga terasa bagi penggemar sepak bola tanah air. Perayaan tersebut memang begitu sakral bagi pelaku sepak bola.

Mengucap syukur atas berkat yang diberikan Sang Pencipta dengan cara sujud syukur masih berada pada puncak klasmen ketimbang berlari mengitari stadion dan berswafoto bersama yang lain.

Tidak selesai sampai sana, tambahan spirit skuad Maroko di atas lapangan juga berkat kehadiran orang tua para pemain di stadion. Kehadiran tersebut seolah menjadi senjata rahasia performa Maroko dalam ajang kali ini. Alih-alih mendatangkan keluarga inti yaitu para istrinya, penggawa Maroko justru menginginkan orang tua mereka yang hadir di atas tribun.

Merayakan kemenangan selepas laga memang banyak cara yang dilakukan oleh komponen tim. Timnas Maroko dengan sujud syukur menjadi bukti bahwa religiusitas pelaku sepak bola. Momen tersebut sangat sakral dan mendekatkan beberapa negara lainnya dengan timnas Maroko. Contohnya Indonesia.(*)

Foto: Aljazeera

Artikel Terkait
Sport
Tuah Kroasia Dalam Urusan Adu Penalti

Sport
Brasil dan Momok Fase Delapan Besar Piala Dunia

Sport
Kroasia vs Brasil: Kutukan Tim Samba Belum Berakhir di Qatar