Sport

Memaknai Lagu Dreamers Jungkook ala Penggawa Timnas Korsel

Louise Dewanggaa

Posted on December 4th 2022

Korea Selatan menjadi salah satu tim yang berhasil melaju ke fase 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. Padahal di atas kertas, langkah mereka terbilang berat. Tergabung dalam grup H bersama Uruguay, Ghana, dan Portugal. Tidak menjadi juru kunci saja sudah menjadi prestasi yang apik. Pada dua edisi sebelumnya yakni di Piala Dunia 2018 Korsel, berhasil duduk di peringkat 3.

Pada laga minggu pertama, Korsel berhasil menahan imbang Uruguay dengan skor 0-0. Memasuki minggu kedua Son Heung-min dan kolega harus berhadapan dengan timnas Ghana. Mereka takluk dengan skor 3-2 atas Ghana. Peluang Korsel untuk melaju masih ada. Namun syaratnya, Korsel harus bisa menang atas Portugal di laga pamungkas dan Uruguay harus menaklukkan Ghana.

Portugal bukanlah tim sembarangan. Juara Euro 2016 itu berhasil unggul terlebih dahulu pada menit kelima melalui tendangan Ricardo Horta. Kim Young Gwon menyamakan kedudukan pada menit ke 27. Skor 1-1 bertahan hingga hampir 90 menit penuh. Pada laga lain, Uruguay sedang unggul atas Ghana.

Yap, otomatis yang akan lolos dari grup ini adalah Portugal dan Uruguay. Tambahan waktu laga Portugal melawan Korsel adalah 6 menit. Tak berlangsung lama melalui serangan balik cepat. Hwang Hee-chan berhasil memanfaatkan umpan ciamik Son Heung-min. skor 2-1 menjadi penutup laga ini. Sekaligus membuat kemenangan Uruguay terasa hambar dan sia-sia.

Benar, Hwang Hee-Chan adalah pemain asal Korsel yang pernah ditaklukkan oleh timnas Indonesia angkatan Evan Dimas di bawah guyuran hujan Stadion Utama Gelora Bung Karno 9 tahun silam. Tahun ini di bawah sorot lampu megah Education City Stadium ia menjadi penyebab bulu kuduk merinding para penggemar timnas Korsel.

Paulo Bento pelatih Korsel asal Portugal pernah bermain melawan Korsel pada Piala Dunia 2002. Hasilnya saat itu Portugal kalah atas Korsel. Kini, Paulo Bento melatih Korsel dan membawa hasil yang sama, kemenangan. Sempat tertinggal, menyamakan skor. Dan membalikkan keadaan di menit 90+1. Sudah cukup untuk memulangkan tim yang menajdi juara pada Piala Dunia gelaran pertama 1930, Uruguay.

Sebelum laga, di atas kertas Portugal akan ungguli Korsel. Dan Uruguay akan menang banyak atas Ghana. Bagi Korsel tidak ada salahnya bermimpi untuk mengulang prestasi 2010 silam. Benar, lagu Dreamers dari Jungkook begitu pas sebagai gambaran laga Korsel melawan Cristiano Ronaldo dan kolega.

Potongan lirik “Look who we are, we are the dreamers. We make it happen, cause we believe it” benar-benar mengajak masyarakat luas menyaksikan kesatria Taeguk berjuang di atas rumput. Son Heung-min dan kolega menjadi bukti bahwa selama wasit belum meniup peluit kotornya, selama itu pula kesempatan untuk mewujudkan impian terbuka lebar.(*)

 

Foto: Reuters, BRFootball

Artikel Terkait
Sport
Kejutan di Piala Dunia 2022 itu Bernama Maroko

Sport
Sejarah Baru Tercipta, Laga Piala Dunia Qatar 2022 Dipimpin Wasit Perempuan

Sport
5 Pemain Sepak Bola Ini Harganya Bakal Naik Selepas Piala Dunia