Tech

Apakah Itu Modus Soceng Mobile Banking

Marvin Ciputra

Posted on December 3rd 2022

Dengan seluruh kecanggihan teknologi saat ini. Gak heran jika sudah kian banyak modus penipuan dan juga pembobolan rekening bank seseorang.

Nah salah satu dari sekian banyak istilah modus yang ada, salah satunya adalah modus Soceng Mobile Banking. Lalu, apa dan bagaimana modus ini? Yuk langsung saja kamu simak seluruh pembahasannya berikut ini.

Soceng Mobile Banking

Dilansir Tempo Bisnis, Soceng Mobile Banking adalah modus pembobolan rekening bank dengan “teknik” social engineering. Ya Soceng adalah singkatan dari kata social dan engineering yang kemudian dipadupadankan.

Cara pembobol yang menerapkan teknik ini adalah dengan menggunakan Soceng yang menyamar sebagai salah satu pejabat banknya. Nah setelahnya, ia akan menggiring korbannnya untuk memberikan kode One Time Password (OTP).

Kode ini tentunya diminta agar transaksi tipu-tipunya ini bisa berjalan lancar. Nah ketika korban mengirimkan atau memberitahukan OTP-nya, maka si penipu pun bisa langsung membobol rekening korban.

Modus Terbarunya

Nah lebih gokilnya nih guys. Modus Soceng Mobile Banking ini memiliki modus alternatif terbarunya. Jadi menurut Pakar Keamanan Siber dan Forensik Digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, kini penipu yang menjadi soceng-nya, tidak selalu yang berhubungan dengan layanan bank atau finansial yang diincar.

Maksudnya, pilihan soceng yang digunakan kini bisa memalsukan diri sebagai aplikasi pelacak paket kurir. Nah nantinya, soceng jenis ini akan mengelabui korbannya dengan mengatakan kalau ia mendapatkan sebuah kiriman paket.

Lalu ia mengatakan ke korbannya untuk membuka sebuah aplikasi yang dikirim. Ia nantinya mengatakan kalau aplikasi ini merupakan aplikasi pelacak paketnya. Nah apabila korban membuka aplikasi pelacaknya, aplikasinya akan langsung mencuri SMS OTP korban.

Mengapa Pencurian SMS OTP Berbahaya?

Lalu apa yang terjadi jika aplikasinya sampai bisa mencuri SMS OTP korbannya? Menurut Alfons bahayanya adalah saldo mobile banking yang masih bisa diambil alih.

Jadi terlepas si korban sudah sangat waspada untuk tidak memberikan kode SMS OTP-nya. Namun karena si korban tadinya sudah membuka aplikasi pelacaknya, alhasil kode OTP yang dikirimkan melalui SMS itu, secara otomatis langsung dikirimkan ke pelaku/penipu.

Nah ketika ini sudah terjadi, si pelaku pun otomatis memiliki akses untuk menguras dana si korban.

Sudah Ada Korbannya

Nah ternyata guys. Sudah ada loh korban dari modus Soceng Mobile Banking ini di Indonesia. Dan sosok korbannya adalah wanita berusia 47 tahun asal Tuban, Jawa Timur, Laidia Maryati.

Laidia berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementrian Agama di Tuban. Laidia mengaku menjadi korban modus ini beberapa waktu yang lalu. Yang mana gara-gara modusnya ini, membuat saldonya yang tadinya sebesar Rp. 10 juta langsung habis tersisa menjadi Rp. 80.294.

Iapun lantas memberitahukan seluruh modus penipuan Soceng Mobile Banking-nya melalui unggahan video TikTok berikut ini.

Data-Data Langsung Bocor Walau Sang Nasabah Tidak Memberikan Apapun

Seperti yang kamu lihat dan dengar sendiri. Laidia yang merupakan nasabah Bank BRI, mengaku sangat kaget karena seluruh isi tabungan BRI-nya berhasil dibobol.

Padahal ia sendiri tidak menyerahkan data-data apapun Kejadian bermula ketika ia meng-klik sebuah link (tautan) yang berpura-pura sebagai aplikasi pengiriman paket, JNE. Iapun meng-klik link-nya, lalu ya akhirnya dana miliknya pun berhasil dibobol.

Setelah mengalami hal ini, iapun lantas mengutarakan kekecewaannya yang amat sangat terhadap pelayanan dan penangan dari pihak BRI terhadp seluruh kejadian ini. Wah semoga saja kita tidak mengalami aksi pengurasan dan tipu-tipu ini ya guys! (*)

 

Gambar:Diginews.id

 

Artikel Terkait
Tech
Ilmuwan Temukan Bukti Bahwa Antartika Pernah Dihuni oleh Katak

Tech
Spesifikasi Oppo Find X5 Pro Bocor, Apa Saja Fiturnya?

Tech
Apple Berjanji Membuat AirTag Lebih Aman untuk Pengguna