Current Issues

Hindari Stigma, WHO Ganti Nama Cacar Monyet Alias Monkeypox Jadi Mpox

Dwiwa

Posted on November 29th 2022

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin, 28 November 2002 mengumumkan akan mulai menggunakan istilah baru untuk Monkepox atau cacar monyet. Mereka memutuskan menggantinya dengan istilah "mpox" yang lebih netral dibandingkan dengan nama sebelumnya.

Keputusan WHO untuk mengubah penyebutan Monkeypox menjadi mpox ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, mereka telah menerima banyak keluhan bahwa nama penyakit saat ini adalah rasis dan menstigmatisasi.

"Kedua nama tersebut akan digunakan secara bersamaan selama satu tahun sementara 'cacar monyet' dihapuskan," kata WHO dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters.

Pada awal tahun ini, WHO meluncurkan proses konsultasi publik untuk menemukan nama baru untuk penyakit tersebut dan menerima lebih dari 200 proposal. Amerika Serikat, yang merupakan salah satu negara dan badan yang mendukung perubahan nama tersebut, menyambut baik pengumuman itu.

Dalam sebuah cuitan di Twitter, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) Rochelle Walensky mengatakan pihaknya juga akan mulai menggunakan istilah "mpox".

"Kami menyambut baik dan mendukung penggantian nama menjadi mpox untuk mengurangi stigma dan hambatan dalam merawat mereka yang paling terkena dampak," tambah Walensky.

Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS Xavier Becerra mengatakan bahwa mengurangi stigma yang terkait dengan penyakit adalah salah satu langkah penting dalam upaya mengakhiri mpox yang telah menyebar ke berbagai belahan dunia.

Salah satu saran publik yang lebih populer adalah "mpox" atau "Mpox", yang antara lain diajukan oleh organisasi kesehatan pria RÉZO. Direkturnya mengatakan pada saat itu bahwa penghapusan gambar monyet membantu orang menangani keadaan darurat kesehatan dengan serius.

WHO mengatakan para ahli global menetapkan "mpox" setelah mempertimbangkan kesesuaian ilmiah, tingkat penggunaan saat ini, serta kemampuan pengucapan di antara faktor-faktor lainnya.

Sebagai informasi, mpox ditemukan pada tahun 1958 dan dinamai berdasarkan hewan pertama yang menunjukkan gejala. Penyakit ini sebagian besar menyebar di sekelompok negara di Afrika barat dan tengah hingga tahun ini.

Tetapi belum lama ini, sekitar 100 negara di mana mpox tidak endemik telah melaporkan adanya wabah penyakit virus tersebut.

Sebagai badan internasional, WHO memiliki mandat untuk menetapkan nama baru untuk penyakit yang ada di bawah Klasifikasi Penyakit Internasional. Secara umum, ini dimaksudkan untuk menghindari menghubungkan penyakit atau virus apa pun dengan negara, wilayah, hewan, atau kelompok etnis. (*)

 

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Current Issues
Lebih dari 1.000 Kasus Cacar Monyet Dilaporkan ke WHO

Current Issues
WHO Tetapkan Monkeypox Sebagai Darurat Kesehatan Global

Current Issues
Pejabat WHO: Sudah Lebih 550 Kasus Cacar Monyet Dilaporkan di 30 Negara