Lifestyle

Duck Syndrome, Kondisi Tetap Terlihat Tenang Walaupun Sebenarnya Tertekan

Alda Alviani

Posted on November 27th 2022

Setiap orang pasti mengalami yang namanya pasang-surut kehidupan, tapi kamu pernah gak sih melihat atau menjumpai orang yang kelihatannya tenang dan selalu baik-baik aja yang kemudian membuat kamu berpikir ‘kok dia hidupnya mulus banget ya?

Eiittss, jangan cepat iri hati. Mungkin saja dia sebenarnya juga punya tekanan hidup atau masalah yang tidak kalah banyak tapi dia memilih untuk menyembunyikannya dan terlihat tenang seolah hidupnya baik-baik saja. Kondisi ini disebut duck syndrome atau sindrom bebek dalam istilah psikologi.

Seseorang yang mengalami sindrom ini biasanya takut dengan apa yang dipikirkan orang lain jika mengetahui bahwa hidupnya tidak terlihat sempurna. Selain itu, ia juga merasa bahwa tidak ada yang bisa memahami posisi atau masalah yang sedang ia alami.

Sama seperti namanya, istilah duck syndrome awalnya terinspirasi dari seekor bebek yang terlihat tenang di permukaan air padahal sebenarnya kaki bebek tersebut berusaha untuk terus bergerak agar ia tetap terapung di permukaan.

Melansir dari laman Psychcentral, istilah duck syndrome diusulkan pertama kali di Universitas Stanford untuk menggambarkan masalah yang dialami oleh para mahasiswa. Namun, nyatanya, sindrom ini bisa dialami siapa saja tidak hanya kalangan mahasiswa.

Orang yang mengalami duck syndrome biasanya memiliki beberapa tanda dan gejala sebagai berikut:

1. Sering membandingkan diri dengan orang lain

2. Merasa seolah-olah gagal memenuhi tuntutan hidup dan takut menerima kritikan

3. Merasa seperti orang lain sedang memanipulasi situasi untuk menguji kemampuannya

Duck syndrome juga bisa muncul dalam diri seseorang karena latar belakang keluarga yang sangat menekankan pencapaian atau dibesarkan dengan pengasuh yang terlalu protektif.

Jika kamu merasa orang di sekitarmu mengalami duck syndrome, kamu bisa lho membantunya mengatasi duck syndrome dengan melakukan 3 tindakan ini, yaitu:

1. Berdiskusi atau bantu dia mencari bantuan profesional untuk mengatasi kecemasannya

2. Sering temani dia dan jangan biarkan dia merasa kesepian

3. Dukung dia untuk melakukan hobi atau hal kesukaannya

4. Dukung dan bantu dia jika dia merasa kesulitan dalam hal akademiknya

Nah, itu dia penjelasan mengenai duck syndrome serta gejala dan solusi yang bisa kamu lakukan untuk membantu orang di sekitarmu yang mungkin mengalami sindrom ini. (*)

Sumber Foto: Freepik

Artikel Terkait
Entertainment
Dituduh Ray Fisher dan Gal Gadot Tak Sopan, Joss Whedon Akhirnya Buka Suara

Entertainment
Terjadi Lonjakan Penonton ‘Squid Game’, Netflix Digugat Perusahaan Korea Selatan

Lifestyle
Biar Gak Jadi "Remaja Jompo", Lakukan 3 Tips Ini Biar Tetap Bugar