Lifestyle

5 Trik Agar Tidak Masuk Friendzone Dengan Gebetan

Marvin Ciputra

Posted on November 24th 2022

Melansir Cambride Dictionary, Friendzone memiliki makna sebagai berikut: Kondisi di mana kita menjadi teman dari sosok yang justru kita inginkan untuk memiliki hubungan romantis dengannya. Dengan kata lain kita ngegebet banget untuk menjadi pacarnya, tapi dia malah menganggap kita sebagai teman atau sahabat saja.

Nah, hal ini gak memungkiri gak enak banget rasanya. Bayangkan saja guys, sudah sekian lama melakukan PDKT mati-matian dengannya, eh ia malah masih gak sadar atau gak mau untuk memberikan kesempatan menjadi pacarnya. Rasanya tuh sakit banget.

Keliru Dalam Melakukan PDKT

Tapi kalau kita sadari. Sebenarnya kegagalan ini gak selalu karena dia yang gak mau lebih dengan kita. Seringkali kegagalan ini justru disebabkan oleh kita sendiri. Alias, kita dalam melakukan PDKT-nya keliru banget. Gara-gara kekeliruan tersebut, ya alhasil, si dia masih menganggap kedekatan kita dengannya layaknya dua sahabat saja. Dan kalau kita telat menyadarinya, ya rasa sesal sudahlah tiada guna lagi.

Makanya nih, supaya kalian gak masuk Friendzone lagi dengannya, langsung deh kamu simak dan terapkan 5 trik berikut ini.

1. Pelajari Dulu Standar Atau Tipenya

Nah sebenarnya ini dulu yang harus kamu lakukan baik sebelum atau ketika melakukan PDKT dengannya. Cari tahu dan pelajari dulu standar atau tipe pasangan yang ia suka atau idamkan. Hal ini bisa kamu tanyakan langsung kepadanya atau kalau merasa malu/gak ingin ketahuan kalau kita sedang menggebetnya, tanyakan ke teman atau sahabat terdekatnya.

Kalau dari penjelasannya atau temannya, sebagian besar atau seluruh kriterianya ada di dalam diri kita, langsung deh gas untuk lanjut PDKT. Tapi kalau kita merasa gak memenuhi kriterianya, maka dengan berat hati, kita harus menjadi temannya saja.

2. Jangan Selalu Ada Untuknya

Ini dia nih yang MainMain perhatikan, masih suka terjadi di kasus-kasus PDKT yang keliru. Benar banget bahwa salah satu aspek yang membuat gebetan menjadi tertarik dengan kita adalah kesediaan dan juga ketersediaan kita terhadapnya.

Pokoknya apabila ia sedang kesulitan, kita akan membantunya. Kalau ia sedang butuh teman curhat, kita dengan senang hati akan mendengarnya. Sekali lagi kedua aspek ini memang harus kita lakukan dalam PDKT. TAPI jangan setiap saat juga kali guys. Ingat loh kamu lagi ingin menjadikannya sebagai pacar. Beda cerita kalau kamu memang hanya ingin sahabatan dengannya.

Jadi cobalah sesekali kamu “menghilang” atau mengatakan kalau kamu memang sedang sibuk banget sehingga kamu gak bisa membantunya atau ngobrol dengannya. Nantinya dari trik sederhanan ini, akan ketahuan banget apakah ia memang memiliki perasan lebih juga ke kita atau tidak sama sekali.

3. Jadilah Yang Dikejar dan Bukan Yang Mengejar

Hingga detik ini masih banyak juga kasus PDKT dimana yang menggebet ya menjadi sosok yang selalu mengejar-ngejar gebetannya. Ya gak salah sih memang. Cuma coba deh sesekali kita merubah peran disini. Jadi ciptakan situasi dimana kita menggebet tapi dia juga menggebet kita. Bagaimana caranya? Simpel sih. Coba kamu menjadi sosok yang misterius dan gak mudah untuk ditebak.

Beberapa caranya seperti: Tidak telalu mengumbar seluruh kehidupanmu (even itu yang sifatnya pekerjaan) dan sesekali memberikan kejutan yang tidak ia duga. Spesifiknya mungkin tiba-tiba membelikan baju atau makanan kesukannya padahal, ia gak minta sama sekali. Dengan menerapkan langkah ini, dijamin sekali lagi, adalah ia yang nantinya akan mengejar-ngejar kamu.

4. Bersikap Cool

Bersikap cool disini bukan berarti sok cuek. Melainkan bisa mempertahankan rasa greget dan emosi kita ketika sedang PDKT dengannya.

Maksudnya lagi, ketika sedang berduaan dengannya jangan terlalu perlihatkan gerakan atau gelagat untuk berbuat lebih dengannya. Contoh seperti ingin mengusap rambut, memgang pundak, merangkul, pegangan tangan, dan sebagainya.

MainMain tahu memang susah banget untuk menahan godaan tersebut. Tapi usahkan banget deh guys. Karena kalau kamu dalam PDKT-nya sudah melakukan gerakan-gerakan simpel itu, ya dia akan tahu kalau kamu ingin jadi pacarnya. Kalau ia diam-diam juga memiliki perasaan yang sama, masih oke. Tapi kalau ia gak memiliki perasaan yang sama? Yang ada nantinya mau menjadi teman saja, ia juga akan malas.

5. Buruan Tembak Atau Langsung Menanyakan Status

Apabila kamu memang tipe yang gak sabaran atau tegas, maka langkah puncak ini bisa kamu terapkan. TAPI INGAT. Jangan melakukannya di usia PDKT yang baru 1-2 minggu atau baru melakukannya setelah 3 bulan lewat. Ya di pertengaha periode-periode itu deh.

Jadi apabila kamu memang merasa sudah banyak kecocokan dan kelihatan sudah saling asyik dan sayang, langsung saja deh kamu tembak. Andaikata ia menolak, tak masalah guys. Yang penting kamu sudah lega bukan?

Atau kalau masih malu-malu untuk menembaknya, kamu bisa menanyakan langsung to the poin terkait status kejelasan hubungan berdua. Contoh, “eh sebenarnya hubungan kita apa sih nih sekarang?” Kalau dia membalas dengan jawaban yang jelas seperti: “Kita sahabatan saja atau kita sudah lebih bukan?” Maka kamu sudah bisa lega. Tinggal kamu saja memikirkan langkah selanjutnya.

Tapi kalau ia berlaku seperti karakter Summer Finn-nya Zooey Deschanel di film 500 Days of Summer (2009) dengan berkata, “aku juga gak tau nih, tapi aku senang aja kalau berduaan sama kamu.” Maka bersikaplah tegas terhadapnya. Berikan tempo waktu sekitar 3 hari atau maksimal 1 minggu kepadanya untuk memberikan jawaban pastinya.

Hal ini dimaksudkan agar kamu mendapatkan kejelasan dalam hubungannya dan juga bisa terhindar dari status friendzone yang gak kamu sadari. Semoga seluruh trik ini bermanfaat ya guys!

Gambar: Fashion Quarterly

Artikel Terkait
Lifestyle
Suka Nge-Snooze Alarm Pas Bunyi? Ada Kabar Buruk Nih

Lifestyle
3 Jenis Gaya Kelekatan Pasangan, Harus Paham biar Nggak Salah Kasih Perlakuan

Lifestyle
3 Tips Simpel Mengendalikan Kecemasan, Biar Pikiran Lebih Tenang