Tech

Yuk Kenalan Dengan Hive Social, Alternatif Twitter Yang Sedang Hit

Marvin Ciputra

Posted on November 23rd 2022

Mungkin banyak dari kamu yang akhir-akhir ini mendengar atau melihat hype dari yang namanya Hive Social.  Hype terhadap aplikasi (apps) sosial ini mulai bergaung kencang selama beberapa munggu belakangan. Spesifiknya lagi, semenjak drama sana-sini yang terjadi di Twitter.

Nah karena melihat seluruh drama/kontroversi yang ada tersebut. Banyak pengguna Twitter (termasuk yang “veteran”) yang mulai meninggalkan media sosial yang kini dimiliki oleh Elon Musk ini.

Mereka lantas mulai beralih ke situs atau aplikasi yang konsep dan fungsinya hampir 11-12 dengan Twitter. Nah Hive Social adalah salah satu alternatif yang dimaksud. Lalu apa dan bagaimana Hive Social ini? Langsung saja kamu simak penjelasannya berikut ini.

Hive Social

Melansir ScreenRant. Hive Social pertama kali debut melalui App Store milik Apple pada tahun 2019. Yang membuat aplikasi ini adalah sosok yang bernama Kassandra Pop.

Motivasi Pop untuk membuat aplikasi ini adalah untuk menyuguhkan sebuah aplikasi yang bisa digunakan baik oleh mereka yang merupakan seorang mikro-influenser, maupun juga mereka yang pengguna non-algoritma. Nah karena konsepnya tersebut, maka gak heran semenjak peluncurannya, HiveSocial langsung ngetop banget. Bahkan pada tahun 2021, aplikasinya menduduki posisi chart teratas loh!

Salah satu faktor yang membuatnya menjadi demikian adalah ketika aplikasi ini sekali waktu, sukses menggaet 200.000 pengguna baru dalam waktu beberapa hari saja. GOKIL!

Konsep Hive Social

Nah melihat fakta tersebut, lantas kitapun jadi ingin lebih tahu lagi dengan aplikasi yang sedang hype ini. Oke akan MainMain jelaskan lebih jauh lagi.

Jadi pada dasarnya konsep dari Hive Social kalau kita analogikan bagaikan “anak” dari pernikahan antara MySpace dengan Facebook jadul. Nah di tengah-tengahnya, seperti yang terlansir dari CNET, aplikasi ini memiliki tampilan dan rasa layaknya seperti Twitter.

Dikatakan demikian karena di Hive Social, kita bisa saling follow satu sama lain, memberikan like yang berbentuk hati, dan juga kamu bisa melakukan repost postingan pengguna lain. Atau yang kalau di Twitter dibilangnya retweet.

Kelebihan dan Kekurangan

Sekarang, mari kita bahas sedikit kelebihan dan juga kekurangan dari Hive Social. Mari kita bahas terlebih dahulu kelebihan dari aplikasi ini.

Kelebihan atau enaknya Hive Social antara lain:

1. News Feed/Timeline yang kronologikal. Alias tidak seperti Twitter yang daftar urutan feed-nya tergantung algoritma.

2. Tidak perlu pusing dengan tanda verifikasi resmi alias blue-tick. Walau memang beberapa dari kita akan menganggap ini sebagai nilai minusnya.

3. Bisa menyematkan tautan (link) Spotify ke halaman profil. Sehingga ketika pengguna lain men-cek halaman profil kita, akan langsung memiliki latar lagunua. Mirip-mirip MySpace dan Facebook dulu gitu deh.

4. Tidak ada batasan karakter ketika ingin melakukan posting status (tweeting). Pokoknya mau sampai menutupi layar smartphone pun istilahnya bisa banget.

Sedangkan untuk kekurangannya mungkin hanya dua saja. Yaitu, tidak seperti Twitter yang merupakan media sosial yang dikerjakan oleh tim yang sangat besar. Hive Social memiliki tim yang masih sedikit. Jadi mungkin nantinya kita akan mengalami berbagai error disana-sini.

Kedua, aplikasi ini sejauh ini sayangnya masih dikhususkan untuk perangkat smartphone (iPhone dan/atau Android). Jadi bagi kita yang dari dulu lebih nyamannya menggunakan PC, maka hal ini belumlah bisa terwjudkan.

Tutorial Untuk Buat Akun Hive Social

Nah bagi kamu yang tertarik untuk memiliki akun Hive Social, berikut adalah tutorial singkat untuk membuat akun barunya.

1. Unduh terlebih dahulu apps Hive Social melalui Apps Store atau Play Store

2. Klik “Sign Up”

3. Masukkan Nama, E-Mail, dan Password

4. Buat username (berbeda dengan memasukkan nama yang ada di poin nomor 2)

5. Apabila ingin, kamu bisa mengunggah header image

6. Pilih topik-topik yang menjadi interest kamu. Hal ini dimaksudkan agar Hive Social bisa memberikan berbagai rekomendasi yang sesuai

7. Selasai. Kamu sekarang tinggal otak-atik saja pengaturan atau preferensi profilnya dan juga mulai melakukan kegiatan follow-follow-nya

Gambar: PopBuzz & ScreenRant

Artikel Terkait
Tech
Aplikasi Truth Social Milik Trump Dicap sebagai Bencana

Tech
Twitter Tak Akan Biarkan Elon Musk ‘Hit and Run’ dari Rencana Akusisi

Tech
Twitter Bakal Izinkan Pengguna Sembunyikan Tweet Lamanya