Interest

Apakah Benar Kita Harus Keluar Ruangan Ketika Gempa Bumi Terjadi?

Marvin Ciputra

Posted on November 22nd 2022

Kalau kita perhatikan, akhir-akhir ini Indonesia lagi lumayan sering dilanda gempa bumi. Bencana gempa yang paling teranyar adalah yang terjadi pada tanggal 21 November, 2022 kemarin.

Gempa yang terjadi sekitar jam 13.21 WIB tersebut, memiliki kekuatan 5,6 SR dan berpusat di daerah Cianjur, Jawa Barat.

Nah dikarenakan lokasi pusat gempanya serta kekuatan magnitudonya tersebut, gak heran jika gempanya terasa hingga ke wilayah JABODETABEK. Dan MainMain yakin pasti banyak dari kita yang tinggal di daereh tersebut, turut merasakannya.

Selain itu, MainMain juga yakin bahwa ketika gempanya terjadi, banyak dari kita yang auto keluar ruangan. Dan langkah ini memang sudah menjadi kebiasaan dari sejak dulu kala.

Nah kebiasaan yang sering kita lakukan ini didasari oleh pandangan kalau di luar ruangan, resiko celaka dari gempanya, jauh lebih kecil. Karena kita akan terhindar dari resiko reruntuhan apabila saja ruangannnya runtuh.

Sekilas kelogikaan tersebut gak salah. Tapi iya demikian? Nah langsung saja deh kamu simak pembahasannya berikut ini.

Justru Harus Tetap di Dalam Ruangan

Nah ternyata guys, dari kacamata para ahli di bidangnya, kebiasaan sekaligus pandangan tersebut keliru banget. Justru kalau lagi gempa sedang terjadi mau sekuat atau sedahsyat apapun itu, kita harus tetap berada di dalam ruangan. “Loh kok begitu? Aneh deh”

Jadi berdasarkan pernyataan Seismologis, Lucy Jones di tahun 2016, justru secara logika yang resiko bahanya lebih tinggi ketika gempa bumi terjadi adalah seluruh bangunan atau benda-benda yang berada di luar ruangan.

Karena logikanya lagi, ketika gempa terjadi, yang pertama kali terkena efek langsungnya adalah benda-benda yang di luar ruangan seperti balkon jatuh, puing-puing berterbangan, atau terbangan benda-benda lainnya.

Sudah Terbukti Pandangannya

Nah mungkin ketika membaca pernyataan Jones tersebut, masih banyak dari kita yang merasa gak percaya. Tapi percaya atau tidak, pandangan Jones tersebut sudah memiliki bukti nyatanya. Bahkan bukti nyatanya ini ada 2 loh guys.

Contoh pertama seperti yang terlansir dari Los Angeles Times, adalah ketika gempa mengguncang kota Paso Robles, California, A.S. tahun 2003. Jadi ketika gempanya terjadi, dua wanita yang merupakan karyawati sebuah toko pakaian, memutuskan untuk lari keluar dari tokonya.

Sayang keputusan keduanya ini malah menghilangkan nyawa mereka. Keduanya justru tewas oleh runtuhan bata dan benda-benda padat lainnya. Apabila saja mereka tetap berada di dalam tokonya, kemungkinan besar keduanya masih akan selamat .

Contoh kedua adalah pada tahun 2011 ketika gempa bumi mengguncang Christchurch, Selandia Baru. Ketika gempanya terjadi, seorang pria dihadapkan dua pilihan: Keluar dari ruangannya atau bersembunyi di bawah kolong meja ruangannya.

Iapun lantas memilih pilihan kedua. Dan ternyata keputusan yang diambilnya ini sangatlah tepat. Karena menurutnya, apabila saja kala itu ia memutuskan untuk keluar ruangan, kemungkinan besar ia akan langsung tewas oleh puing-puing yang berjatuhan.

Bagaimana Kalau Ruangannya Malah Roboh?

Walau telah membaca seluruh pernyataan tersebut, mungkin kita masih gak yakin. Alhasil kitapun kembali mengeluarkan pertanyaan super logis, “kalau misalkan ruangan yang sedang ditempati ikut roboh juga bagaaimana dong?”

Nah menurut Jones apabila hal tersebut terjadi pun, tetap saja kita harus berada di dalam ruangannya. Karena setidaknya potensi untuk bisa diselamatkan oleh tim penyelamat kansnya masih jauh lebih besar.

Menurut Jones, hal ini terbukti di kejadian gempa bumi Haiti tahun 2010 silam. Ketika itu banyak warga Haiti yang berhasil diselamatkan. Dan hal ini bisa terjadi karena bayak dari mereka yang memutuskan untuk tetap berada di dalam rumah.

Tentunya mereka sudah berlindung di bawah kolong meja atau lokasi yang sangat lapang ruangnya. Nah setelah membaca seluruh pembahasannya ini, pada akhirnya tinggal kita saja yang bebas untuk meyakini dan mengikutinya atau masih akan tetap keluar ketika gempanya terjadi. Yang penting mau keyakinan manapun yang dipilih, pastikan pilihannya sudah dipikirkan masak-masak.(*)

Gambar: CBS News

Artikel Terkait
Interest
Jangan Panik! Begini Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa di Berbagai Kondisi

Interest
Waspada! BMKG: Tren Gempa Bumi Tahun Ini Meningkat

Current Issues
Indonesia Dirundung Duka, 136 Bencana Alam Datang di Awal 2021