Lifestyle

3 Level Toxic Dalam Diri Pasangan yang Harus Dihindari

Nadjandra Alya

Posted on November 22nd 2022

Dalam menjalin hubungan tentu kita sebagai sepasang kekasih kerap kali ingin hubungan yang harmonis dan langgeng. Kita sebaik mungkin berusahan menjaga hubungan dengan pasangan kita dan senantiasa meminimalisri konflik yang terjadi agar tidak sampai terdengar kata putus.

Tapi patut kalian waspadai bahwasanya hubungan itu bisa berubah menjadi toxic. Inilah beberapa level redflag yang harus kamu hindari dari pasanganmu. Ketika sudah merasakan tanda-tanda ini kamu boleh melambaikan tangan ke kamera dan mulai mencari pertolongan.

1. Cemburu

Ini bukan sembarang cemburu ya guys, tapi cemburu yang “berlebihan” artinya levelnya udah parah banget nih. Misal nih cowokmu gak suka kalau lihat kamu akrab sama temen cowok yang lain, atau tidak senang kamu berbicara dengan yang lain. Padahal hubungannya Cuma teman lhoo tidak lebih tapi cemburunya sudah berlebihan.

2. Posesif

Nah naik satu level nih dari cemburu. Kalau sudah cemburu pasti arahnya ke posesif. Di sini kamu akan mulai dilarang. Dilarang untuk bertemu dengan teman cowokmu dan bahkan teman cewekmu sendiri. Benar-benar dikekang sampai-sampai kamu tidak bisa menjadi dirimu sendiri lagi.

3. Mengancam

Ketika semua level sudah kamu lalui, maka inilah level terakhir dimana merupakan red flag garis keras! Pasanganmu akan dengan mudah mengacam dirimu mulai dari ancaman kecil seperti akan memutuskanmu atau bahkan sampai melakukan kekerasan untuk membuat mulutmu tetap terdiam.

Ketika kamu sudah merasakan level-level itu tadi sangat disarankan untuk berhati-hati ya, jangan takut untuk memutuskan hubungan karena memang pada dasarnya hubungan toxic itu tidak perlu dipertahankan. Apalagi kalau sudah sampai di level terakhir itu sudah sangat bahaya. (*)

Artikel Terkait
Lifestyle
Kenali Pasangan Red Flag, Green Flag, Yellow Flag dalam Sebuah Hubungan

Lifestyle
4 Tanda Hubungan yang Gak Akan Langgeng, Sering Gak Disadari dan Dianggap Wajar

Lifestyle
3 Tips Agar Pertengkaran saat Pacaran Gak Jadi Toxic, tapi Membangun