Tech

4 Websites Yang Bisa Mendeteksi Bahasa Asing

Marvin Ciputra

Posted on November 21st 2022

 

Bahasa merupakan salah satu elemen yang paling penting di kehidupan kita. Bahasa adalah elemen yang membuat kita bisa berbicara atau memahami apa yang sedang orang lain bicarakan.

Namun gak jarang kita melihat atau mendengar bahasa yang gak bisa kita pahami atau bahasa asing. Hal ini umumnya karena kita belum pernah mendengarnya sama sekali. Ketika hal ini terjadi, kitapun menjadi kebingungan sendiri.

Dan gak memungkiri rasa kebingungan yang timbul ini gak enak banget. Apalagi jika kita sedang dalam siituasi bincang-bincang formal. Wah bisa-bisa jadi auto silent deh yang ada.

Banyak Website Pendeteksi Bahasa Asing

Nah apabila kamu adalah salah satu yang pernah atau baru saja mengalami hal tersebut, jangan khawatir lagi guys. Karena di era serba digital dan internet saat ini, kian banyak bermunculan situs-situs yang memang dikhususkan untuk mendeteksi beragam bahasa yang ada di dunia ini.

Tinggal copy kalimat bahasa asingnya, lalu kita paste di dalam kotak deteksinya. Nah masalahnya sekarang, kita masih suka bingung sendiri untuk mendapatkan websites pendeteksi bahasa asing yang simpel dan fun penggunaannya.

Nah apabila kita masih suka mengalami hal ini, nih langsung saja kamu simak rekomendasi 4 websites yang bisa mendeteksi bahasa asing.

1. Google Translate

Google Translate pastinya sudah gak asing bagi kita. Pasalnya, kita pastinya masih sering menggunakannya untuk tugas sekolah atau kuliah yang berbahasa non-Indonesia.

Akan tetapi pastinya banyak dari kita yang masih menggunakannya untuk mengetahui terjemahan dari sebuah kata atau kalimat saja. Padahal kalau kamu log-in ke dalam website Google Translate, kita juga bisa memanfaatkan fitur Detect Language yang dimiliki situsnya.

Nah cara untuk menggunakannya pun simpel banget. Kamu tinggal copas atau ketikkan saja kata atau kalimat berbahasa asingnya ke kolom ‘Detect Language.’ Nantinya secara otomatis bagian tab “Detected” akan memberitahu identitas dari bahasa asingnya.

Contoh simpelnya, kita mengetikkan kata “Jahre” nah nantinya tab “Detected” akan berubah menjadi: “German-Detected.” Yang mana status tab-nya ini memberitahukan ke kita kalau kata Jahre adalah kata di bahasa Jerman.

2. Yandex Translate

Website yang bisa kita gunakan untuk mendeteksi bahasa asing selanjutnya adalah Yandex Translate. Yandex Translate pada dasarnya adalah layanan translate yang dimiliki oleh situs Yandex. Situs ini pada dasarnya adalah mesin pencaharian (search engine) dari Rusia. Atau dengan kata lain, “Google-nya Rusia.”

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka seperti hal-nya Google, Yandex pun juga tidak mau kalah dengan kompetitor besarnya tersebut. Nah tapi yang membedakan dan asyiknya Yandex Translate daripada Google Translate, adalah metode deteksi bahasanya yang bervariatif.

Maksudnya tidak seperti Google Translate yang metodenya hanya beruapa teks kata atau kalimat. Yandex Translate memiliki metode deteksi melalui dokumen, foto, dan bahkan websites.

Jadi apabila kamu katakanlah ingin mengetahui terjemahan bahasa Inggris dari foto yang menampilkan kata atau kalimat berbahasa Arab. Nah kamu tinggal klik tab “Images” lalu drag atau upload manual saja fotonya,

Seperti yang kamu lihat dari contoh foto penyerta poin ini, nantinya di dalam fotonya akan terlihat hasil deteksi bahasa sekaligus terjemahan dari bahasa terjemahan yang kita inginkan. Yang mana dalam contoh poin ini adalah bahasa Arab.

Selain itu asyiknya lagi, kamu bisa menampilkan situs bahasa Indonesia dalam bahasa asing. Ambil saja contohnya situs tercinta kita ini. Lalu, kita ingin melihat tampilan situs MainMain dalam bahasa Spanyol.

Nah untuk melakukan hal tersebut, kamu klik tab “Sites” lalu atur bahasanya dari Indonesia ke Spanyol. Setelah itu copas link situs MainMain di kotak kosong yang seperti kamu lihat di gambar penyerta.

Setelah di-klik, kamu nanti akan melihat tampilan judul dan isi artikel akan berubah menjadi bahasa Spanyol.

3. LingYourLanguage

Apabila kamu sudah jenuh banget dengan metode deteksi bahasa yang begitu-begitu saja (monoton). Maka LingYourLanguage bisa menjadi alternatif.

Karena tidak seperti Google Translate atau website deteksi bahasa lainnya. LingYourLanguage menggunakan konsep/metode game. Spesifiknya, game yang berkonsep atau berformat audio.

Jadi ketika masuk situsnya, kamu akan langsung disuruh memilih apakah ingin main sendiri (single) atau bareng teman (multiplayer). Selain itu kita juga bisa memilih 4 tingkat kesulitan: Easy, Regular, Hard, dan Omiglot.

Setelah kamu memilih semuanya, kamu akan langsung mendengar potongan klip audio. Nah kamu harus menerka bahasa yang diucapkan di klip audionya tersebut. Tenang saja guys. Karena nantinya akan disediakan pilihan ganda (multiple choices).

Nah setelah kamu menerka identitas bahasanya, kalau kamu mau, kamu bisa mempelajari lebih jauh juga bahasanya. Game ini memiliki 2.500 contoh audio dari 100 variasi bahasa yang ada.

4. LanguageGuesser

Nah bagi kamu yang hobi banget dengerin musik dan juga belajar bahasa asing, maka website ini pas banget untuk kamu.

Ya, LanguageGuesser menerapkan konsep kuis tebak-tebak bahasa dengan menggunakan link video klip YouTube. Link video klip-nya akan menampilkan video klip musik dari negara-negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris.

Game ini menampilkan 2 mode: Classic dan Infinite. Lalu setelah memilih salah satu modenya kita harus memilih salah satu dari 2 mode selanjutnya. 2 mode selanjutnya ini merupakan pilihan genre lagu yang akan kita terka bahasanya yaitu Pop atau Hip Hop.

Nah dalam mode classic kita bisa menentukan sendiri tingkat kesulitan dan jumlah rondenya. Akan tetapi di mode Infinite sayangnya kita gak bisa melakukan hal tersebut.

Dan dari seluruh keempat rekomendasi websites yang terdapat di dalam pembahasan ini, bisa dikatakan kalau LanguageGuesser adalah yang paling asyik. Pasalnya melalui situs ini kita bisa mendapatkan 3 aspek asyik sekaligus: Denger musik, menambah pengetahuan musik, dan juga menambah pengetahuan berbahasa asing. Oke deh guys. Semoga pembahasannya ini bermanfaat ya! (*)

 

Gambar: Berbagai sumber

Artikel Terkait
Tech
Ilmuwan Temukan Bukti Bahwa Antartika Pernah Dihuni oleh Katak

Tech
Harga Bitcoin Jatuh di Awal Tahun, Ini Penyebabnya Utamanya!

Tech
Dunia Masih Beralih Ke 5G, Tiongkok Sudah Siapkan Inovasi 6G