Tech

Surat Pertama Elon Musk ke Pegawai Twitter: Larang WFH!

Louise Dewanggaa

Posted on November 11th 2022

Dua minggu setelah dibeli oleh pemilik baru Elon Musk, beberapa kebijakan dan strategi diambil oleh bos Tesla dan Space X untuk membuat Twitter menuju tingkatan level yang lebih baik. Meskipun begitu beberapa kebijakan sempat menggemparkan jagat media sosial. Beberapa dobrakan nyeleneh diberlakukan oleh Elon Musk, seperti misalnya melalui surat pemberhentian setengah dari tenaga kerja Twitter. 

Lalu bos baru tersebut menggagas peluncuran langganan Twitter centang biru verifikasi seharga USD 7,99 dolar per bulan pada hari Rabu 9 November 2022. “Kami membutuhkan sekitar setengah dari pendapatan kami untuk berlangganan,” tulis Elon Musk dalam emailnya kepada karyawan.

Kebijakan itu bukan tanpa sebab. Elon Musk untuk memberlakukan langganan verifikasi adalah upaya dirinya untuk menyelamatkan Twitter dari badai ekonomi yang sebentar lagi melanda. “Jalan di depan sulit dan akan membutuhkan kerja keras untuk berhasil,” tulis Elon Musk dalam emailnya kepada karyawan.

Tidak selesai sampai situ, Elon Musk juga melarang karyawannya untuk melakukan kerja jarak jauh (Work From Home), kecuali jika ia secara pribadi menyetujui. Pesan ini sangat jelas, untuk mengingatkan karyawan bahwa mereka sekarang diharuskan melakukan segala aktivitas pekerjaan di kantor.

“Setiap orang diharuskan berada di kantor minimal 40 jam per minggu,” kata Elon Musk. Bos baru Twitter tersebut menghapus kebijakan bekerja dari rumah tepat setelah beberapa hari memecat 3.700 karyawan Twitter.(*)

Ilustrasi: The Verge: Getty Images

Artikel Terkait
Tech
Twitter Resmi Dibeli Elon Musk, Para Petingginya Langsung Dipecat

Tech
Ratusan Karyawan Twitter Undur Diri, Tagar #RIPTwiter Trending di Timeline

Tech
Elon Musk Batal Beli Twitter