Interest

Mahasiswa Unair Gagas Kemasan Makanan Ramah Lingkungan dari Limbah Pertanian

Dwiwa

Posted on November 2nd 2022

Empat mahasiswa prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) menggagas wadah makanan ramah lingkungan yang dibuat dari limbah pertanian. Inovasi ini berhasil mengantarkan mereka menyabet juara 2 pada gelaran “Entrepreneur Challenge: Build Your Entrepreuner Inovation and Creativity with Digital Era Opportunity” yang diselenggarakan oleh BEM Akuntansi Universitas Negeri Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2022).

Dilansir laman resmi Unair, para mahasiswa tersebut adalah Rizky Ahmad Maulana Hamdany, Rani Idealistanti Osmena, Muhammad Hasan Fuadi, dan Vany Erdiyanti Pratama. Dalam kompetisi ini, mereka membuat sebuah inovasi bertajuk “Straw Box: Zero Waste Food Packaging sebagai Solusi Permasalahan Limbah Kemasan Makanan Pengganti Styrofoam". Straw Box merupakan kemasan makanan yang terbuat dari 100 persen bahan alami yang berasal dari limbah pertanian. 

Karena berasal dari bahan alami, Straw Box memiliki sifat mudah terurai. Selain itu, produk kemasan makanan yang dihasilkan memiliki tekstur yang halus, ringan, tidak mudah rapuh, dan waterproof (kedap air). Inovasi ini juga diharapkan dapat membantu para petani melalui pengolahan limbah pertanian. 

Straw Box memiliki tujuan mulia yaitu membantu untuk mensejahterakan petani di Kabupaten Probolinggo melalui pengolahan limbah pertanian menjadi produk kemasan makanan bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan,” tutur Rizky Ahmad Maulana Hamdany. 

Kehadiran produk ini sebagai upaya untuk mengurani penggunaan sampah plastik yang sulit  terurai dan merusak lingkungan sesuai dengan visi “One Step Solution Mengatasi Permasalahan Limbah dengan Zero Waste Food Packaging Local Pride menuju Sustainable Development Goals”. Kemasannya yang praktis dan terbuat dari 100 persen bahan alami juga membuat Straw Box ini aman untuk kesehatan. 

“Saat ini, styrofoam dijadikan sebagai bahan yang digunakan dalam pengemasan makanan. Seiring bertambahnya konsumsi makanan, tentu limbah kemasan yang dihasilkan juga ikut meningkat,” papar Rizky. Tidak hanya itu, styrofoam juga terbuat dari zat kimia polistiren yang membuatnya sulit diuraikan oleh tanah. 

Rizky mengatakan keunggulan lainnya adalah harga jual produk yang lebih murah daripada produk sejenisnya. Bahannya yang berasal dari limbah pertanian membuat produk ini terasa ringan, kuat, dan cocok untuk berbagai jenis makanan. 

“Keunggulan lain dari Straw Box adalah produknya yang mudah didaur ulang sehingga tidak menjadi limbah kemasan makanan,” tegas Rizky. Hal ini sejalan dengan tujuan kelompok yaitu mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) terutama pada poin ke-12, yaitu Responsible Consumption and Production

Straw Box berharap dapat menyelesaikan permasalahan sosial seperti permasalahan kesejahteraan petani, permasalahan limbah kemasan makanan, hingga permasalahan limbah pertanian berupa padi. Dengan produk ini, petani juga dapat mendapatkan penghasilan tambahan dari Straw Box,” pungkas Rizky. (*)

 

Foto: Laman resmi Unair

Artikel Terkait
Interest
Inovatif! 3 Mahasiswa Unair Ciptakan Bahan Bakar Alternatif Dari Sekam

Interest
Manfaatkan Daun Anting-Anting untuk Asam Urat, Mahasiswa Unair Raih 2 Prestasi

Interest
Gagas Aplikasi FICATIONS, Mahasiswa UNAIR Raih Juara 2 Lomba Esai Nasional