Sport

Marc Marquez Dukung Pembalap Ducati Jadi Juara MotoGP 2022

Tora Nodisa

Posted on October 4th 2022

Foto: MotoGP.com

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez perlahan-lahan bangkit. Namun dirinya sulit untuk kembali ke papan atas klasemen MotoGP 2022. Marquez berpikir realistis, dia hanya ingin naik podium saja di sisa balapan tahun ini. Tapi di sisi lain, Marquez berharap pembalap Ducati yang jadi juara dunia. Karena Ducati belum pernah juara MotoGP sejak 2007.

Marquez sekarang tidak terlalu peduli dengan hasil balapan sekarang. Dia fokus untuk melihat kondisi lengan kanannya. Karena rehabilitasi terus berlanjut, meski dua sudah turun balapan. Buktinya setelah dari Thailand, Marquez kembali ke Madrid, Spanyol, untuk melakukan fisioterapi dengan staf medis kepercayaannya. Dalam beberapa hari ke depan ia juga akan menjalani pemeriksaan medis untuk melihat keadaan tulang dan memastikan kondisinya baik. 

"Cuaca menyelamatkan hidup saya, kondisi fisik tidak menjadi kendala, meski saya merasa sedikit lelah," ujarnya usai GP Thailand. 

Marc Marquez berencana kembali ke podium MotoGP selangkah demi selangkah. Setelah operasi keempat pada lengan kanannya, dia menjalani rehabilitasi selama seratus hari sebelum kembali mengendarai Honda RC-V dalam tes Misano. Dua hari yang memberi lampu hijau untuk kembali ke balapan, dengan Aragon, Motegi dan Buriram memberikan umpan balik tentang kesehatan humerus dan kondisi teknis motornya. 

Dari sisi teknis, kabar yang diharapkan belum datang, tapi di Australia akan ada material baru untuk Honda RC-V 2023. "Phillip Island akan menjadi sirkuit yang sulit, apalagi dengan Honda, karena titik lemah kami akan terihat di sana. Tapi bagi saya yang paling penting adalah dari Aragon ke GP Thailand saya merasakan kemajuan. Itulah tujuannya dan saya tahu bahwa di Australia mungkin Honda akan membawa beberapa suku cadang baru. Mari kita lihat, kita bekerja menuju 2023," jelasnya. 

Sementara itu, Marquez malah mendukung Ducati yang bakal jadi juara musim 2022. Saat ini, persaingan ketat melibatkan Francesco "Pecco" Bagnaia dari Ducati dan Fabio Quartararo yang menunggangi Yamaha. Menurut Marquez dirinya memilih Bagnaia yang jadi juara dunia musim ini. 

"Saya bertaruh pada motor Pecco (Bagnaia). Ducati adalah Ducati, dan kami melihat banyak pembalap Ducati yang bagus tahun ini," tegasnya. "Mereka (Ducati) belum pernah memenangkan gelar juara MotoGP sejak 2007. Jadi wajar kalau gelar juara untuk Ducati ada di depan mata. Mereka harus bisa memanfaatkan kesempatan ini. 

Kalian tentu masih ingat, Marquez pernah memberikan surat kepada perusahaan Honda, yang isinya menjelaskan kalau Honda RC-V sudah tidak bisa kompetitif lagi. Dalam dua pertandingan terakhir kejuaraan MotoGP, Marc Marquez sangat dekat dengan podium. Tapi dia tidak bisa menyalip motor Ducati dan KTM, yang semakin baik. Saat ini, para insinyur HRC memastikan untuk membuat motor yang bisa kompetitif di musim 2023. (*)

Artikel Terkait
Sport
Honda Ulang Kesalahan Marc Marquez pada Takaaki Nakagami

Sport
Kisah Heroik Francesco Bagnaia yang Dianggap Sebagai Pahlawan Ducati

Sport
Kalau Ducati Bikin Skenario Menangkan Bagnaia, Habislah Quartararo