Interest

Studi: YouTube Berpengaruh Buruk untuk Jam Tidur Remaja

Dwiwa

Posted on September 14th 2022

Di era teknologi seperti saat ini, banyak remaja yang tidak bisa lepas dari gawai. Bahkan sebelum tidur pun, mereka sulit untuk tidak menatap layar. Dan menurut sebuah studi, ada beberapa aplikasi yang cenderung lebih membuat mereka tetap terjaga sehingga menimbulkan masalah tidur.

Dilansir dari Medical Xpress, studi tersebut menemukan jika para penikmat YouTube mengalami efek yang konsisten dan negatif pada tidur. Anehnya, TV tradisional dikaitkan dengan waktu tidur yang lebih awal.

“Kami telah melihat remaja yang memiliki masalah tidur di klinik kami,” ujar Michael Gradisar, kepala ilmu tidur di Sleep Cycle di Adelaide, Australia.

“Banyak dari mereka telah mencoba menahan diri untuk tidak menggunakan teknologi, dan jelas itu tidak berhasil. Banyak di antaranya mengatakan mereka menonton YouTube ketika mencoba untuk tidur. Mereka merasa itu menghibur tanpa terlalu menstimulasi.”

Dia menambahkan, ada banyak penelitian yang telah dilakukan pada perangkat gawai. Tetapi hanya sedikit studi yang telah melihat efek dari aplikasi tertentu pada tidur.

“Kami ingin mengetahui apakah ada aplikasi tertentu yang harus dihindari orang, sehingga mereka dapat terus menggunakan perangkat mereka dengan cara sehat yang tidak memengaruhi tidur,” ujar Gradisar.

Dalam studi ini, para peneliti bertanya kepada lebih dari 700 anak berusia 12 hingga 18 tahun tentang berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk menggunakan teknologi. Itu termasuk ponsel, konsol game dan TV, serta aplikasi sebelum tidur dan di tempat tidur sebelum tidur.

Sementara penelitian melihat layanan streaming Netflix serta YouTube, para peneliti mengatakan YouTube menjadi satu-satunya aplikasi yang secara konsisten dan negatif terkait dengan tidur.

Untuk setiap 15 menit yang dihabiskan remaja menonton YouTube, mereka berpeluang 24 persen lebih besar untuk mendapatkan waktu tidur kurang dari tujuh jam. Menonton YouTube dan menggunakan konsol game, keduanya dikaitkan dengan peluang lebih besar untuk kurang tidur.

Berlawanan dengan saran klasik untuk menjauhkan TV dari kamar tidur, ternyata TV tradisional dikaitkan dengan waktu tidur lebih awal. Gradisar mengatakan itu mungkin karena remaja tidak berinteraksi dengan TV dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan dengan telepon. Sebaliknya, mereka hanya duduk dan menonton.

Setengah jam di tempat tidur menggunakan ponsel, laptop, tablet, dan menonton YouTube menunda waktu tidur tujuh hingga 13 menit. Dr Alon Avidan, direktur UCLA Sleep Disorders Center mengatakan masalah dengan YouTube khususnya, mungkin dikarenakan sangat mudah untuk menonton satu video dan mengklik yang terkait.

Bahkan menurut Avidan, yang meninjau temuan tersebut, pekerjaan rumah yang dilakukan menggunakan gawai pada larut malam bisa berbahaya.

Temuan lain dari studi ini adalah menonton Netflix juga dikaitkan dengan kantuk yang lebih besar di siang hari. Tetapi Gradisar mengingatkan jika tidak semua penggunaan teknologi sebelum tidur tidak selalu buruk untuk anak remaja.

“Kami sering merekomendasikan agar orang melakukan eksperimen mereka sendiri terkait penggunaan teknologi sebelum tidur,” ujar Gradisar. “Temukan sesuatu yang menyenangkan sehingga kalian tidak mengembangkan hubungan buruk dengan tempat tidur atau kamar tidur. Teknologi yang kalian gunakan harus merilekskan, tetapi juga perlu diwaspadai jika mengendalikan waktu tidur.” (*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Interest
Studi: Facebook Ditinggalkan Anak Muda, Cowok Banyak di YouTube, Cewek di TikTok

Interest
Apa yang Harus Dilakukan Jika Bangun Sebelum Alarm Berbunyi?

Interest
Peningkatan Waktu di Depan Layar Pada Remaja Terkait Dengan Gangguan Perilaku