Current Issues

Tak Lagi Perlu Tes PCR, Pelaku Perjalanan Kini Wajib Vaksin Booster

Dwiwa

Posted on August 27th 2022

Ada kabar baik nih buat kalian yang sering melakukan perjalanan dalam negeri. Pasalnya, pemerintah baru saja membuat aturan baru yang tidak lagi mewajibkan tes antigen atau PCR untuk pelaku perjalanan dalam negeri. Tetapi sebagai gantinya, masyarakat harus sudah mendapatkan vaksin booster.

"Bagi masyarakat yang masih belum memenuhi status vaksinasinya maka diperkenankan untuk menunda perjalanan domestik dan mencari sentra vaksinasi terdekat untuk dapat melakukan perjalanan domestik kembali," kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito seperti dilansir dari Antara.

Wiku mengatakan aturan baru tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Penyesuaian kebijakan yang dilakukan terangkum dalam SE Nomor 24 Tahun 2022, yakni masyarakat diperbolehkan melakukan perjalanan tanpa testing bila sudah booster bagi 18 tahun ke atas dan telah vaksin kedua bagi yang berusia 6-17 tahun," katanya.

Sementara untuk masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau mempunyai penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi, dikecualikan terhadap syarat vaksinasi. Meski begitu, mereka wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Pelaku perjalanan dalam negeri berusia di bawah 6 tahun juga dikecualikan dari kewajiban vaksin. Tetapi mereka wajib didampingi pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksin.

Wiku menambahkan, meskipun ada peniadaan wajib testing bagi pelaku perjalanan, namun pemerintah berkomitmen melakukan surveilans aktif melalui jejaring dinas kesehatan di daerah sebagai bentuk kehati-hatian. Dia mengungkapkan, melalui kebijakan tersebut pemerintah ingin meningkatkan laju vaksinasi dosis lengkap.

"Pemerintah juga hendak memaksimalkan modalitas kekebalan yang sudah ada dengan peningkatan aktivitas yang aman dan terkendali," katanya.

Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah untuk kembali memperkuat edukasi kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing tentang manfaat vaksinasi Covid-19. Hal ini sebagai upaya untuk merespons kenaikan kasus Covid-19 belakangan ini.

"Pemda agar kembali perkuat edukasi tentang vaksinasi Covid-19 guna mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19 di daerah," ujar Wiku.(*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Current Issues
Vaksinasi Booster Jadi Syarat Perjalanan Dalam Negeri Mulai 17 Juli 2022

Current Issues
Penggunaan Booster Vaksin mRNA di Negara Berkembang Mungkin Sangat Bermanfaat

Current Issues
Pakar Penyakit Menular AS: Tak Perlu Booster Khusus Varian untuk Melawan Omicron