Interest

SENOSAN, Solusi Pencemaran Limbah Logam Berat Inovasi Tim PKM-K FKp UNAIR

Dwiwa

Posted on August 26th 2022

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Airlangga (Unair) membuat inovasi bertajuk SENOSAN (Serbuk Nanopartikel Chitosan). Sesuai namanya, produk ini merupakan serbuk nanopartikel yang berasal dari kitosan.

Dilansir dari Unair News, inovasi tim yang diketuai oleh Desicha Veralowri ini muncul karena adanya keresahan terkait limbah logam berat yang masih sering mencemari kawasan perairan industri. Pencemaran itu dapat berdampak buruk bagi lingkungan sekitar maupun kesehatan para penduduknya.

“Produk SENOSAN ini dapat mengurangi cemaran logam pada perairan. Utamanya di Kawasan industri seperti pabrik electroplating,” tutur Desicha.

Produk besutan Desicha Veralowri, Nia Nandasari, Nurul Lailatul, Avirli Maharani, dan Maulana Ferdian tersebut juga dapat digunakan untuk cemaran logam pada air kran, air sumur, dan sumber air lainnya. Desicha mengungkapkan, masyarakat dapat dengan mudah menggunakan SENOSAN pada sumber air di lingkungannya.

Manfaatkan Limbah Kulit Udang

Tidak hanya menanggulangi limbah, inovasi tim yang dibimbing oleh Rozi SPi MBiotech itu juga memanfaatkan kulit udang untuk membuat SENOSAN. Desicha menuturkan, limbah kulit udang dipilih karena jumlah yang cukup melimpah setiap tahun, tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal.

“Limbah kulit udang menjadi salah satu bahan yang mengandung chitosan. Chitosan sendiri memiliki kandungan hidroksil dan grup amina yang berpotensi tinggi menyerap logam berat karena bersifat polikationik,” jelasnya.

Serbuk yang dibuat dengan teknologi nanopartikel membuat SENOSAN bersifat netral, tidak menimbulkan toksik, dan memiliki kestabilan yang konstan. Chitosan yang dibuat dengan bentuk nanopartikel juga dapat mengadsorpsi logam berat dengan lebih baik dan lebih tinggi dari serbuk dengan ukuran biasa.

Butuh waktu cukup lama untuk bisa membuat Chitosan tersebut. Meski menjadi kendala tersendiri, hal itu tidak menjadi masalah besar bagi tim PKM-K UNAIR tersebut. Inovasi mereka ini pun berhasil lolos pendanaan PKM-K Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi tahun 2022.

Desicha berharap, SENOSAN bisa menyelesaikan masalah lingkungan yang terdampak limbah cair dari industri. Selain itu, mahasiswa FKp itu juga berharap produk buatan mereka dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Perlu diingat kembali dikarenakan kita hidup berdampingan dengan lingkungan, maka jagalah kelestarian lingkungan untuk para generasi kita masa mendatang,” tuturnya.(*)

Foto: Unair News

Artikel Terkait
Interest
Inovatif! 3 Mahasiswa Unair Ciptakan Bahan Bakar Alternatif Dari Sekam

Interest
Inovatif, Mahasiswa Unair Buat Deodorant Spray Alami dari Ekstrak Bintang Laut

Interest
Tiga Mahasiswa Unair Sabet Dua Penghargaan Nasional Bidang Teknologi