Entertainment

Apa Itu The Doom of Valyria di ‘House of the Dragon’?

Jingga Irawan

Posted on August 24th 2022

Sebagai waralaba fantasi dengan sejumlah besar novel, buku sejarah fiksi, dan dua acara TV beranggaran besar, seri Game of Thrones punya dunia sendiri yang kaya akan cerita menarik. 

Seri spin-off yang baru rilis, House of the Dragon, adalah kesempatan sempurna untuk mempelajari lebih banyak tentang cerita tersebut. Episode perdananya tak mengecewakan karena sejarah dinasti Targaryen dikemas dengan apik dan detil. 

Namun, satu peristiwa yang disebutkan di episode pertama jelas menggelitik rasa penasaran penonton, yaitu Doom of Valyria, yang dibahas King Viserys di chapter pembuka House of the Dragon.

Di saat-saat terakhir episode pertama, setelah kematian tragis istri dan putranya yang baru lahir, Viserys dibiarkan dengan keputusan yang menyakitkan karena dipaksa untuk memilih penerus takhta.

Meskipun diperkirakan bahwa saudaranya, Daemon, akan naik takhta, ada banyak orang yang percaya bahwa Daemon akan menjadi penguasa yang buruk karena dia agresif, pemarah, dan impulsif.

Setelah banyak perdebatan di antara Dewan Kecilnya, Viserys memutuskan untuk mematahkan preseden yang membuatnya menjadi raja dengan menunjuk putrinya, Rhaenyra, sebagai penggantinya.

Viserys mengkonfirmasi berita itu kepada putrinya di ruang bawah tanah di bawah Red Keep, tempat tengkorak naga Targaryen yang jatuh disimpan.

Selama adegan, Viserys menarik perhatian ke tengkorak besar Balerion the Dread dan menjelaskan bagaimana binatang purba itu adalah makhluk hidup terakhir yang menyaksikan Doom of Valyria, tanah air leluhur Targaryens dan naga mereka.

Apa itu Doom of Valyria?

The Doom of Valyria adalah peristiwa dahsyat yang terjadi sekitar satu abad sebelum Conquest of Westeros oleh Aegon Targaryen dan mengakibatkan pemusnahan kota Valyria dan runtuhnya Valyria Freehold, wilayah yang lebih luas di mana Valyria berada.

Di seberang semenanjung Valyrian adalah rantai gunung berapi yang dikenal sebagai Fourteen Flames. Disitulah orang-orang Valyria menemukan naga untuk pertama kai. Mereka bertemu mahluk tersebut saat menambang.

The Doom of Valyria terjadi ketika 14 gunung berapi meletus secara bersamaan, memenuhi udara dengan abu, asap dan api. Selain itu juga memicu gempa bumi dan menyebabkan danau mendidih dan berubah menjadi asam.

Tak hanya Fourteen Flames meletus, tetapi setiap bukit sejauh lima ratus mil juga meledak, membuat peristiwa bencana itu semakin merusak, membunuh manusia dan naga.

Ada beberapa perdebatan tentang bagaimana Fourteen Flames meletus. Banyak yang menduga bahwa itu adalah bencana alam. Sementara yang lain percaya itu disebabkan oleh penambangan Valyria terlalu dalam atau mantra yang mencegah letusan gagal.

Targaryens berhasil selamat dari Doom of Valyria setelah Daenys, yang dikenal sebagai Dreamer, memiliki visi peristiwa bencana 12 tahun sebelum itu terjadi dan dia berhasil meyakinkan ayahnya, Aenar, untuk meninggalkan Valyria dan menetap di pulau Dragonstone.

Apa yang terjadi setelah itu?

Pada tahun-tahun setelah kehancuran Valyria, beberapa faksi berusaha mengklaim tanah itu sebagai milik mereka, terutama raja naga Aurion tetapi pasukannya yang pindah ke wilayah itu tak pernah terlihat lagi.

Dua anggota keluarga Lannister juga menghilang di Valyria, yang pertama adalah Tommen II yang menghilang bersama pedang baja Valyrian, Brightroar. Lannister kedua yang hilang adalah Gerion yang pergi saat ingin merebut kembali pedang keluarga.

Sekitar 50 tahun sebelum peristiwa House of the Dragon, putri Raja Jaehaerys, Aerea, menghilang selama dua tahun bersama naga Balerion the Dread. Diduga mereka telah melakukan perjalanan ke Old Valyria setelah Balerion kembali dengan Aerea sekarat dan beberapa luka misterius.

Akibatnya, Jaehaerys melarang siapa pun bepergian ke Valyria. Yang melanggar dihukum mati. Pada saat seri Game of Thrones, Old Valyria digunakan sebagai lokasi untuk mengasingkan orang-orang yang menderita. Setelah penderitaan menjadi cukup menonjol, mereka dikenal sebagai Stone Men.

Saat bepergian melalui wilayah di musim 5, Jorah Mormont dan Tyrion Lannister terganggu oleh Drogon yang terbang di atas dan disergap oleh Stone Men, dengan Jorah bersentuhan dengan salah satu dari mereka, sehingga terinfeksi. (*)

Foto: HBO Max

Artikel Terkait
Entertainment
'House of the Dragon' Bakal Ungkap Hubungan Antara Targaryen dan Sihir

Entertainment
Mengapa Ada Pohon Weirwood di King's Landing ‘House Of The Dragon’?

Entertainment
HBO Sebut ‘House of the Dragon’ Jadi Perilisan Terbesar yang Pernah Ada!