Interest

Inovatif, Mahasiswa Unair Buat Deodorant Spray Alami dari Ekstrak Bintang Laut

Dwiwa

Posted on August 16th 2022

Patrick Spray Produksi Tim PKM FPK dan SIKIA UNAIR.

Inovasi kembali dibuat oleh mahasiswa Universitas Airlangga (Unair). Kali ini, tim mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan serta SIKIA Unair mencetuskan ide deodorant spray berbahan dasar ekstrak bintang laut.

Dilansir dari Unair News, tim yang terdiri dari lima mahasiswa, yakni Mesy Indriani, Lalu Aldy Kurnia Aji, Adhi Candra Mukti, Putri Salma Nabila, dan Isac Muhamad Kahlil Gibran memberi nama inovasi mereka "Patrick Spray". Mesy, selaku ketua tim menjelaskan bahwa pada dasarnya, konsep Patrick Spray itu sama seperti deodorant pada umumnya. Hanya saja, bahan yang digunakan aman untuk dipakai di kulit manusia, yaitu ekstrak bintang laut.

Mesy dan tim menyebut jika bintang laut sangat potensial untuk digunakan sebagai bahan dasar deodorant spray. Pasalnya, bintang laut memiliki kandungan flavonoid sebagai antibakteri. Flavonoid itulah yang menjadi bahan utama produk ini.

Dijelaskan bahwa kandungan flavonoid dalam bintang laut telah terbukti secara ilmiah sebagai yang paling aman digunakan di kulit manusia dengan kadar pH rentang 5–6. Selain itu, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Sehingga memproduksi deodorant spray juga termasuk ke dalam memanfaatkan kekayaan alam.

Mesy memaparkan, dalam proses produksi, satu bintang laut bisa menghasilkan lima sampai enam mililiter flavonoid. Proses diawali dengan merebus bintang laut untuk kemudian disuling sehingga menghasilkan cairan yang mengandung flavonoid dan zat-zat lainnya. Selanjutnya, cairan itu akan diekstrak beberapa kali hingga hanya tersisa flavonoid.

Meskipun menggunakan bahan alami, Mesy mengungkap masih ada efek samping yang mungkin terjadi. Maka dari itu, ia dan tim memproduksi beberapa varian Patrick Spray dengan menyesuaikan kebutuhan kulit konsumen. Berbagai keunggulan tersebut kemudian membuat ia dan tim berharap produk Patrick Spray itu bisa bersaing dengan produk-produk populer lainnya.

“Produk ini diharapkan bisa bersaing dengan produk lainnya yang sudah memiliki nama besar,” ujar Mesy.

Inovasi "Patrick Spray" itu berhasil mengantarkan mereka meraih pendanaan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2022 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek RI). Harapannya, produk ini juga bisa membawa mereka melanjutkan perjalanan ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Kini, Mesy dan tim telah menyelesaikan berbagai proses perancangan produk Patrick Spray itu dan sedang fokus kepada pemasaran dan penjualannya melalui akun instagram @patrickspray.deodorant.(*)

 

Foto: Unair News

Artikel Terkait
Interest
Inovatif! 3 Mahasiswa Unair Ciptakan Bahan Bakar Alternatif Dari Sekam

Interest
Tiga Mahasiswa Unair Sabet Dua Penghargaan Nasional Bidang Teknologi

Interest
Manfaatkan Daun Anting-Anting untuk Asam Urat, Mahasiswa Unair Raih 2 Prestasi