Interest

Bumi Mencatatkan Rekor Hari Terpendek

Jingga Irawan

Posted on August 5th 2022

Bumi telah mengalami hari terpendek. Mungkin kalian nggak merasakannya, tetapi para ilmuwan berhasil mencatat peristiwa tersebut. Pada 29 Juni, hari di Bumi berakhir 1,59 milidetik lebih cepat dari biasanya. Laporan tersebut diungkap oleh National Physical Laboratory di Inggris.

Rotasi bumi pada porosnya menentukan siklus matahari terbit dan terbenam kita setiap hari. Setiap putaran membutuhkan waktu 24 jam, atau 86.400 detik.

Bumi memang telah mengalami banyak hari pendek baru-baru ini. Pada tahun 2020 misalnya, Bumi mengalami 28 hari terpendek dalam sejarah. Dan bulan lalu, 26 Juli, lebih pendek 1,5 milidetik dari biasanya.

Para ilmuwan mulai mengukur panjang setiap hari sejak 1960-an dengan munculnya jam atom. Selama periode waktu yang lama, putaran bumi umumnya tampak melambat. Namun sebenarnya, hari ke hari, kecepatan putaran bumi bisa berfluktuasi. Di tahun 2021, para ilmuwan mengatakan Bumi berputar lebih cepat daripada beberapa dekade sebelumnya.

Apa yang bisa menyebabkan Bumi berputar lebih cepat?

Ada banyak alasan, dan para ilmuwan nggak yakin mana yang menjadi akar masalahnya. Kecepatan rotasi bumi dapat dipengaruhi oleh lapisan dalam atau luarnya, lautan, bulan bahkan iklim.

Baca Juga: NASA Konfirmasi 5.000 Exoplanet Di Luar Tata Surya Kita

Beberapa percaya itu bisa jadi karena fenomena yang disebut "Chandler Wobble.” Yakni penyimpangan kecil nggak teratur di titik rotasi Bumi relatif terhadap Bumi yang padat.

Jika rotasi bumi terus meningkat, mungkin ada kejadian bernama "detik kabisat negatif" di akhir tahun, yang berarti kita akan melewatkan satu detik. Detik kabisat pertama ditambahkan pada tahun 1972, dan biasanya terjadi pada bulan Juni atau Desember.(*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Interest
Ini Bukan Cerita Film, Asteroid Besar Mungkin Tabrak Bumi 48 Tahun Mendatang

Tech
Sukses Luncurkan Inspiration4, SpaceX Kirim Warga Sipil ke Ruang Angkasa

Current Issues
Cabut dari Bumi Bukan Solusi