Entertainment

‘The Most Hated Man on the Internet’: Di Mana Hunter Moore Sekarang?

Jingga Irawan

Posted on August 3rd 2022

Series dokumenter kejahatan terbaru Netflix, The Most Hated Man di Internet telah menjadi perbincangan setelah trailer resminya dirilis. Banyak yang terkejut dengan cerita bagaimana subjek utama series-nya, Hunter Moore, lolos dari tindak kejahatannya yang mengerikan begitu lama.

Series yang telah dirilis pada 27 Juli ini memberi tahu kita bagaimana Hunter mengeksploitasi banyak orang secara online melalui situs web yang ia buat.

Siapa Hunter Moore?

Hunter Moore merupakan pria berusia 36 tahun asal California. Dia dikenal sebagai The Most Hated Man on the Internet. Julukan itu dibuat setelah artikel Rolling Stone terbit untuk merinci bagaimana dia membuat situs revenge porn, berjudul Is Anyone Up?

Hunter membuat situs web yang memungkinkan pengguna mengunggah konten eksplisit dan seksual milik orang lain tanpa persetujuan mereka. Informasi pribadi termasuk nama dan alamat juga sering dibagikan secara publik. Ketika diminta oleh orang-orang agar konten tersebut dihapus, Hunter akan menolak, menyebut dirinya sebagai "penghancur kehidupan profesional.”

Situs web ini dibuat pada tahun 2010 dan berjalan selama lebih dari setahun, sebelum akhirnya dihapus 16 bulan kemudian. Selama situs web itu ditayangkan, Hunter menyatakan bahwa dia dilindungi di bawah undang-undang yang sama dengan Facebook.

Di mana Hunter Moore sekarang?

Hunter Moore akhirnya menghadapi proses pidana setelah penyelidikan dilakukan oleh FBI. Penyelidikan itu dilakukan setelah seorang ibu dari salah satu korban menyerahkan bukti.

Baca Juga: Kembali Jadi Batman di ‘The Flash’, Michael Keaton Ingin Lihat Reaksi Fans

Charlotte Laws mengetahui foto putrinya sedang di-posting tanpa izin dan bergerak cepat, bersama dengan bantuan mantan marinir James McGibney, untuk menurunkan situs web Hunter. Setelah situs web tersebut diturunkan, Hunter, secara tiba-tiba, menjual situs webnya kepada kelompok anti-intimidasi.

Tiga tahun kemudian pada Februari 2015, dia mengaku bersalah atas tuduhan kejahatan karena pencurian identitas yang diperparah. Pada akhir tahun, dia telah dijatuhi hukuman dua tahun enam bulan penjara. Hunter juga diminta untuk membayar denda sebesar USD 2.000 dan biaya restitusi sebesar USD 145,70.

Pada Mei 2017, Hunter dibebaskan dari penjara dan sekarang nggak muncul ke publik. Di situs web Netflix, disebutkan bahwa Hunter pada awalnya setuju untuk menjadi bagian dari series dokumenter baru ini, tetapi batal karena alasan yang nggak diketahui. Menurut situs Wikipedia-nya, Hunter masih dilarang menggunakan Facebook.(*)

Foto: Netflix

Artikel Terkait
Entertainment
Kisah Cinta Rumit Devi yang Perlu Diingat Sebelum Nonton 'Never Have I Ever 3

Entertainment
Tom Hardy Bakal Main Film Bareng Austin Butler dalam 'The Bikeriders'

Entertainment
Mengapa ‘The Sandman’ Terus Memanggil Lucifer "Lightbringer"?