Current Issues

Tips Tingkatkan Imunitas di Tengah Gelombang Subvarian BA.4 dan BA.5

Dwiwa

Posted on July 20th 2022

Varian BA.4 dan BA.5 telah menjadi subvarian dominan di Indonesia. Angka kasus harian juga mengalami lonjakan cukup tinggi, bahkan menembus angka 5.085 pada Selasa, 19 Juli 2022. Meroket dari hari sebelumnya yang hanya 3.393.

Subvarian baru virus Corona ini disebut lebih menular dan mampu menghindari kekebalan dari vaksin maupun infeksi sebelumnya. Meski begitu, pada ahli mengatakan jika upaya pencegahan yang dilakukan selama ini, termasuk memakai masker dan vaksinasi, masih memberikan perlindungan terhadap subvarian BA.5.

Hal lain yang bisa dilakukan di tengah lonjakan kasus seperti yang sedang terjadi saat ini adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Dilansir dari Eat This, Not That!, berikut lima tips dari para ahli yang efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

1. Olahraga di luar rumah

Olahraga - terutama setelah vaksinasi - adalah cara yang bagus untuk mendukung sistem kekebalan kita. Sebuah studi baru-baru ini dari University of Iowa menemukan bahwa orang yang berolahraga selama satu setengah jam setelah divaksinasi menghasilkan lebih banyak antibodi dibandingkan dengan orang yang melanjutkan rutinitas normal mereka.

Profesor Kinesiologi Marian Kohut, penulis utama makalah yang diterbitkan di jurnal Brain, Behavior, and Immunity mengatakan jika hasil awal studinya menunjukkan jumlah waktu tertentu dapat meningkatkan respons antibodi tubuh terhadap vaksin Covid-19 Pfizer-BioNtech dan dua vaksin untuk influenza.

Dia menambahkan, lebih banyak penelitian diperlukan untuk menjawab mengapa dan bagaimana ini terjadi. Ada begitu banyak perubahan yang terjadi saat kita berolahraga - metabolisme, biokimia, neuroendokrin, peredaran darah. Kemungkinan ada kombinasi faktor yang berkontribusi pada respons antibodi yang mereka temukan.

2. Tidur

Cukup tidur sangat penting untuk membantu mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh kita. Jennifer Rose V. Molano, MD, ahli saraf UC Health dan profesor di Departemen Neurologi dan Rehabilitasi Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Cincinnati mengatakan memprioritaskan tidur dan membiarkan tubuh beristirahat dapat menstabilkan suasana hati, memberi energi dan meningkatkan ketahanan, terutama selama masa-masa sulit ini.

3. Makan makanan bergizi

Makan makanan yang sehat adalah salah satu cara paling efektif untuk mendukung kesehatan kekebalan tubuh kita.

"Malnutrisi atau diet yang kekurangan satu atau lebih nutrisi dapat mengganggu produksi dan aktivitas sel-sel kekebalan dan antibodi," kata Harvard Health. "Contoh nutrisi yang telah diidentifikasi penting untuk pertumbuhan dan fungsi sel kekebalan termasuk vitamin C, vitamin D, seng, selenium, zat besi, dan protein (termasuk asam amino glutamin). Mereka ditemukan dalam berbagai tanaman dan makanan hewani."

4. Kendalikan Stres

Saul McLeod, PhD  menjelaskan jika ada dua jenis sel darah putih , yakni limfosit dan fagosit. Ketika kita stres, kemampuan sistem kekebalan untuk melawan antigen berkurang. Itulah mengapa kita lebih rentan terhadap infeksi. “Hormon stres kortikosteroid dapat menekan efektivitas sistem kekebalan tubuh (misalnya menurunkan jumlah limfosit). Stres juga dapat memiliki efek tidak langsung pada sistem kekebalan karena seseorang dapat menggunakan strategi koping perilaku yang tidak sehat untuk mengurangi stres mereka, seperti minum alkohol dan merokok."

5. Dapatkan Vaksinasi

Para ahli mengungkapkan, vaksinasi masih merupakan cara paling efektif untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghindari penyakit serius.

"Vaksinasi, skeptisisme terhadap produk lain yang mengklaim manfaat kekebalan, dan menjauh dari tempat-tempat yang tidak mengharuskan penggunaan masker adalah strategi terbaik," kata Michael Starnbach, PhD, profesor mikrobiologi di Harvard Medical School.(*)

Ilustrasi: Pixabay

Artikel Terkait
Current Issues
Studi: Vaksinasi Covid-19 dan Breakthrough Infection Timbulkan “Kekebalan Super"

Current Issues
Biar Gak Bingung, Ini Panduan BPOM Soal Penggunaan Vaksin Bio Farma untuk Remaja

Current Issues
Apakah Semua Orang Butuh Booster Vaksin Covid-19?