Lifestyle

3 Tips Membicarakan Kebutuhan Kita agar Didengar oleh Pasangan Tanpa Berdebat

Kezia Kevina Harmoko

Posted on July 19th 2022

Dalam hubungan, tentunya semua pihak harus saling dihargai satu sama lain. Namun, ada kalanya salah satu pihak sulit mengutarakan kebutuhan mereka karena pihak lain cenderung gak mau mendengarkan. Nah, ada beberapa tips agar bisa membicarakan kebutuhan kita ke doi, seperti yang dilansir Psychology Today.

1. Pastikan dalam posisi tenang

Gak akan ada diskusi yang lancar kalau ada pihak yang lagi nggak bisa mengendalikan emosi. Ini karena saat kita emosional, bagian prefrontal cortex dalam otak kita itu gak bekerja. Padahal fungsinya buat regulasi tubuh, komunikasi optimal, keseimbangan emosi, kesadaran akan diri sendiri, dan moral. Kalau kita berbicara tanpa fungsi-fungsi tersebut, bisa kacau deh.

Biar kondisi prefrontal cortex normal lagi, kita bisa lakukan kegiatan yang berirama. Misal menarik nafas dalam, menghitung 1-10, atau jalan-jalan sejenak. Pokoknya lakukan hal-hal yang bisa menenangkan pikiran dulu.

Setelah cukup tenang, tanamkan dalam pikiran untuk tidak menyerang lawan bicara melalui perkataan kita. Ini memang sulit banget kalau kita lagi ada di posisi yang dirugikan. Namun, menyerang orang lain gak bikin mereka paham akan kebutuhan kita. Ingat bahwa tujuan utama yang ingin kita capai adalah mengomunikasikan kebutuhan kita agar dipahami.

2. Jujur dan terbuka

Setelah berusaha buat gak menyerang lawan bicara, kita perlu terbuka dengan apa yang kita rasakan. Hindari berkata seperti, “Kamu memang gak pernah paham. Kamu egois,” bisa diganti dengan “Aku merasa tersakiti di saat aku diperlakukan […]. Aku ingin kamu […] biar aku merasa […].”

Selain membicarakan tentang apa yang membuatmu merasa kurang nyaman dan apa kebutuhanmu, kamu juga bisa menyampaikan permintaan maaf. Misal, “Aku menyadari kalau selama ini aku terlalu […] karena aku […] dan aku minta maaf. Maka dari itu aku harap kamu bisa […].”

Baca juga: Takut Menyinggung Lawan Bicara? Coba Trik Ini untuk Mulai Obrolan yang Sulit

3. Cari tahu sudut pandang lawan bicara

Setelah membicarakan apa yang kita rasakan dan perlukan, penting juga untuk mendengarkan sisi lawan bicara. Kita perlu mengetahui alasan mereka belum bisa bertindak sesuai keinginan kita. Yang perlu dilakukan adalah memvalidasi perasaan mereka, bukan defensif atau menyalahkan mereka. Jika perasaan mereka tervalidasi, mereka akan lebih mudah terbuka.

Ketika lawan bicara memberikan saran buat kita, ada peluang kita merasa bahwa ungkapan kita ditolak. Sebaiknya jauhkan dulu pikiran itu dan tanya alasan di balik saran tersebut. Sampaikan lagi kebutuhanmu jika saran yang diberikan masih kurang pas.

Nah, itu dia tips membicarakan kebutuhan agar didengar oleh pasangan. Perhatikan apakah si doi benar-benar mendengar kebutuhanmu atau justru sama sekali menolak buat mendengar karena bisa jadi itu masuk ke red flags dalam hubungan. (*)

 

Gambar: Freepik

Artikel Terkait
Lifestyle
5 Ciri Kalau Hubunganmu Sudah Masuk Couple Goals dan Patut Dipertahankan

Lifestyle
5 Tips Meminimalisir Rasa Sakit Hati setelah Putus Cinta

Lifestyle
5 Tanda Hubungan yang Merenggang dan Gak Sehat, Perlu Evaluasi