Interest

Awas Kolesterol Tinggi Saat Iduladha, Ikuti Tips Ini untuk Menghindarinya

Dwiwa

Posted on July 10th 2022

Melimpahnya daging ketika Hari Raya Iduladha sering membuat orang lupa diri. Daging pun menjadi menu utama setiap kali makan dalam beberapa hari berturut-turut. Mereka lupa jika mengonsumsi daging secara berlebihan memiliki risiko kurang baik untuk kesehatan, salah satunya meningkatkan kadar kolesterol.

Dilansir dari Unair News, ahli gizi Universitas Airlangga (Unair) Lailatul Muniroh SKM MKes mengingatkan jika konsumsi daging berlemak secara berlebihan selama Iduladha berpotensi meningkatkan kolesterol darah. “Perlu dilakukan langkah preventif dan beberapa hal agar dapat menurunkan kolesterol setelah Iduladha,” jelasnya.

Agar kadar kolesterol tidak melejit saat daging melimpah di Hari Raya Iduladha, coba ikuti 4 tips dari Lailatul Muniroh berikut.

Konsumsi Sayuran dan Buah Tinggi Serat

Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk menghindari kolesterol tinggi adalah dengan mengonsumsi sayuran dan buah tinggi serat dengan jumlah yang lebih banyak. Beberapa contoh yang bisa dokonsumsi seperti strawberry, pisang, pir, apel, jeruk, wortel, dan brokoli.

“Serat dapat melarutkan kolesterol jahat,” tuturnya. Dia menambahkan, usai Iduladha sebaiknya juga mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi serat. Mengonsumsi lebih banyak sayur dari jenis kacang-kacangan seperti kacang polong dan buncis yang banyak mengandung serat larut, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

“Selain itu mengkonsumsi kacang-kacangan yang rendah lemak seperti almond, walnut yang dapat mengurangi kadar kolesterol jahat,” terangnya.

Kurangi Konsumsi Makanan Tinggi Lemak

Selain itu, perlu juga menghindari makanan berlemak tinggi. Sebaiknya memilih makanan yang rendah lemak seperti ikan, ayam, daging sapi tanpa lemak, putih telur, tahu tempe, dan sebagainya.

“Kurangi juga mengolah makanan dengan menggoreng menggunakan minyak goreng,” ungkapnya.

Lail menambahkan, setelah Iduladha sebaiknya mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan membatasi makanan cepat saji.Dia menyarankan untuk menggunakan minyak sehat seperti minyak zaitun untuk menggantikan mentega dan minyak goreng.

Sarapan Oatmeal dan Olahraga Rutin

Kemudian langkah pencegahan berikutnya adalah dengan sarapan oatmeal. Oatmeal kaya akan nutrisi sekaligus sumber serat larut yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Oatmeal juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

“Selain itu, rutin berolahraga juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat,” jelasnya.(*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Interest
Mengapa Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi Berbeda?

Interest
Tips Menyimpan Daging Kurban Agar Awet dan Tetap Lezat

Interest
SENOSAN, Solusi Pencemaran Limbah Logam Berat Inovasi Tim PKM-K FKp UNAIR