DBL

Unggul Tipis, SMAN 8 Pekanbaru Lolos ke Babak Final

Honda DBL Riau Series 2018

Michael Huang

Posted on October 12th 2018

                      

Pada quarter pertama, terjadi tukar menukar skor yang begitu cepat. Namun, permainan SMAN 8 Pekanbaru lebih mendominasi dan efisien sehingga membuat SMAN 8 Pekanbaru menutup quarter pertama dengan skor 11-16. Di quarter kedua, permainan mulai memanas ditandai dengan banyaknya foul dalam quarter tersebut. Selain itu, dukungan dari supporter juga semakin menyemangati pemain-pemain agar bermain maksimal. Alhasil, pemain dengan nomor punggung 16 asal SMAN 8 Pekanbaru mendapatkan foul trouble. Akan tetapi, hasil dari quarter kedua masih tetap menguntungkan bagi SMAN 8 Pekanbaru karena berhasil menutupi quarter kedua dengan skor 19-22.

Saat quarter ketiga, SMAN 8 Pekanbaru semakin meningkatkan performanya agar tidak terkejar oleh SMA Al-Azhar. Namun pada menit 07.24, SMA Al-Azhar sempat menyamakan kedudukan menjadi 24-24. Tidak ingin disamakan, pemain SMAN 8 Pekanbaru berusaha untuk menembus pertahanan lawannya dan membuahkan hasil. Akan tetapi, pemain nomor punggung 12 asal SMAN 8 Pekanbaru juga mendapatkan foul trouble dan pada menit ke 2, pemain dengan nomor punggung 16 mengalami foul out yang menyebabkan permainan semakin memanas. Alhasil, SMAN 8 Pekanbaru tetap mengungguli SMA Al-Azhar di quarter ketiga dengan skor 27-31.

Quarter keempat adalah babak dimana permainan mencapai klimaksnya karena pemain-pemain dari masing-masing tim sudah mencapai on fire. Hal ini dibuktikan dengan kejar mengejarnya skor dan juga foul - foul yang dilakukan tiap pemain untuk menjaga "gawangnya" dari pemain lawan. Tak heran, team foul  dari masing-masing tim sudah mencapai batasan angka yakni 5 dan juga ada pemain yang mengalami foul out pada babak tersebut. Pemain-pemain dari SMA Al-Azhar tidak mau kalah, mereka mencetak beberapa tembakan tiga angka. SMAN 8 Pekanbaru berusaha untuk mempertahankan kedudukannya dari quarter pertama tadi hingga akhirnya mereka berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan perbedaan skor 1 bola (45-47). 

Namun, pertandingan berakhir dengan sportif dan tidak ada kekerasan masing - masing baik itu pemain maupun supporter antar sekolah. Kemenangan SMAN 8 Pekanbaru ini membuat mereka berhasil lolos ke babak final diikuti oleh SMAN 1 Pekanbaru (putri) dan juga SMAN 1 Teluk Kuantan (putri) yang akan bertemu di partai final nantinya.

Pekanbaru - Kamis, 11 Oktober 2018 adalah hari kesepuluh berlangsungnya pelaksanaan Honda Developmental Basketball League (DBL) Riau Series 2018 sekaligus menjadi hari penentu bagi tim yang bertanding agar bisa lolos ke babak final. Pada hari itu, pertandingan merebutkan posisi final untuk putra dimulai antara SMA Al-Azhar berhadapan dengan SMAN 8 Pekanbaru. Pertandingan yang dilangsungkan di GOR Tribuana tersebut berlangsung sangatlah sengit dikarenakan perbedaan skor yang sangat tipis dan juga adanya supporter dari masing - masing tim yang semakin memanaskan pertandingan pembukaan pada hari tersebut.

                      

Pada quarter pertama, terjadi tukar menukar skor yang begitu cepat. Namun, permainan SMAN 8 Pekanbaru lebih mendominasi dan efisien sehingga membuat SMAN 8 Pekanbaru menutup quarter pertama dengan skor 11-16. Di quarter kedua, permainan mulai memanas ditandai dengan banyaknya foul dalam quarter tersebut. Selain itu, dukungan dari supporter juga semakin menyemangati pemain-pemain agar bermain maksimal. Alhasil, pemain dengan nomor punggung 16 asal SMAN 8 Pekanbaru mendapatkan foul trouble. Akan tetapi, hasil dari quarter kedua masih tetap menguntungkan bagi SMAN 8 Pekanbaru karena berhasil menutupi quarter kedua dengan skor 19-22.

Saat quarter ketiga, SMAN 8 Pekanbaru semakin meningkatkan performanya agar tidak terkejar oleh SMA Al-Azhar. Namun pada menit 07.24, SMA Al-Azhar sempat menyamakan kedudukan menjadi 24-24. Tidak ingin disamakan, pemain SMAN 8 Pekanbaru berusaha untuk menembus pertahanan lawannya dan membuahkan hasil. Akan tetapi, pemain nomor punggung 12 asal SMAN 8 Pekanbaru juga mendapatkan foul trouble dan pada menit ke 2, pemain dengan nomor punggung 16 mengalami foul out yang menyebabkan permainan semakin memanas. Alhasil, SMAN 8 Pekanbaru tetap mengungguli SMA Al-Azhar di quarter ketiga dengan skor 27-31.

Quarter keempat adalah babak dimana permainan mencapai klimaksnya karena pemain-pemain dari masing-masing tim sudah mencapai on fire. Hal ini dibuktikan dengan kejar mengejarnya skor dan juga foul - foul yang dilakukan tiap pemain untuk menjaga "gawangnya" dari pemain lawan. Tak heran, team foul  dari masing-masing tim sudah mencapai batasan angka yakni 5 dan juga ada pemain yang mengalami foul out pada babak tersebut. Pemain-pemain dari SMA Al-Azhar tidak mau kalah, mereka mencetak beberapa tembakan tiga angka. SMAN 8 Pekanbaru berusaha untuk mempertahankan kedudukannya dari quarter pertama tadi hingga akhirnya mereka berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan perbedaan skor 1 bola (45-47). 

Namun, pertandingan berakhir dengan sportif dan tidak ada kekerasan masing - masing baik itu pemain maupun supporter antar sekolah. Kemenangan SMAN 8 Pekanbaru ini membuat mereka berhasil lolos ke babak final diikuti oleh SMAN 1 Pekanbaru (putri) dan juga SMAN 1 Teluk Kuantan (putri) yang akan bertemu di partai final nantinya.

Related Articles
DBL
SMA Dharma Loka Tekuk SMAN 1 SIAK

DBL
Pemaduan Tari Tradisional dan Tari Modern “Niners”

DBL
Pertandingan Ciamik Honda DBL Riau Series 2018