Tech

Apakah HP Android Butuh Aplikasi Antivirus?

Jingga Irawan

Posted on June 29th 2022

Tahu nggak sih kalau Android adalah sistem operasi paling populer di planet ini? Bahkan penggunanya jauh lebih besar dari Windows, lho. Dan saking banyaknya, itu bisa bikin Android menjadi target serangan berbahaya. Tetapi benarkah ponsel Android kalian membutuhkan aplikasi antivirus?

Itu pertanyaan yang wajar bagi sebagian besar pengguna. Perangkat lunak antivirus telah direkomendasikan untuk pengguna Windows selama bertahun-tahun. Untungnya, Microsoft sudah memiliki alat bawaan yang lebih baik untuk memerangi malware. Tapi gimana dengan Android?

Pertahanan internal terbesar Android terhadap malware adalah Google Play Protect. Ada beberapa komponen berbeda untuk Play Protect. Tetapi sebagian besar adalah pemindaian malware.

Setiap perangkat Android yang menyertakan Google Play Store pasti memiliki Play Protect. Bagi pengguna Android, mungkin sudah sering melihat pesan “Tidak Ditemukan Aplikasi Berbahaya” di bagian atas aplikasi dan bagian manajemen game di Play Store. Nah, itu adalah fungsi Play Protect: memastikan aplikasi yang pengguna unduh dari Play Store aman.

Play Protect nggak hanya berfungsi di Play Store. Tetapi mengawasi segala aktivitas aplikasi di luar toko juga. Bahkan aplikasi yang telah di-sideload dari luar Play Store juga dipindai oleh Play Protect. Sideloading pada dasarnya masih berisiko, tetapi Play Protect akan terus waspada.

Selain memindai aplikasi, Play Protect juga dapat melindungi kalian saat browsing dengan Google Chrome. Sama seperti Chrome di desktop, jika kalian mengunjungi situs dengan kode berbahaya, Chrome akan memperingatkan dan membawa kalian kembali ke laman yang aman.

Pembaruan Keamanan Bulanan

Hal besar lainnya yang bisa melindungi perangkat Android adalah pembaruan keamanan bulanan. Pembaruan ini adalah pembaruan yang lebih kecil yang biasanya nggak memiliki fitur baru yang menonjol, tetapi sangat penting.

Kerentanan dan kejahatan digital selalu muncul setiap saat. Jika ponsel Android kalian hanya diperbarui setahun sekali, itu juga bisa menjadi bahaya.

Sayangnya, nggak semua perangkat Android menerima pembaruan ini tepat waktu. Google merilis pembaruan keamanan setiap bulan. Tetapi keputusan memunculkan pembaruan diserahkan kepada mitranya (Samsung, OnePlus, dll.) untuk menyetujui perbaikan, menambahkannya sendiri, atau merilisnya ke perangkat.

Jika kalian menginginkan ponsel Android paling aman, kalian bisa menggunakan perangkat Google Pixel atau Samsung Galaxy. Baik Google dan Samsung adalah perangkat paling andal dalam hal menjaga perangkat tetap up to date dengan patch terbaru.

Jadi, Apakah Ponsel Android Membutuhkan Antivirus?

Nggak ada alasan untuk mengunduh aplikasi antivirus di ponsel Android.

Aturan dasar yang sama untuk menggunakan perangkat apa pun: pakai aplikasi dari sumber resmi, Google Play Store. Jangan pergi ke situs web yang tampak berbahaya. Jangan klik tautan mencurigakan di email. Seiring dengan Play Protect, perlindungan ini lebih dari cukup.

Di sisi lain, kalian mungkin perlu mengunduh aplikasi antivirus jika kalian menggunakan perangkat Android tanpa Play Store, mengunduh APK dari sumber yang nggak dapat dipercaya, atau memiliki Android versi lama yang sudah ketinggalan zaman. Jika kalian merasa begitu, aplikasi seperti Bitdefender atau Norton 360 mungkin berguna.

So, kalian TIDAK memerlukan aplikasi antivirus di ponsel Android, jika kalian menggunakannya secara bertanggung jawab. Jika perangkat kalian memiliki Play Store, tenang kalian aman.(*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Tech
Tak Sekadar Mengambil Gambar, Ini 5 Fungsi Lain Kamera Ponsel yang Wajib Tahu

Tech
BlackBerry Comeback! 2021 Siapkan Ponsel 5G dengan Keyboard QWERTY

Tech
Ingin Ganti Ponsel di Tahun Baru? Lima Tips Ini Bantu Kamu Agar Tidak Salah Beli