DBL

Pemberhentian Terakhir Stama dalam Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018

Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018

Rea Sava Kinanti Sianturi

Posted on October 10th 2018

             Selepas menang dalam pertandingan melawan SMAN 1 Bantul pada Sabtu (6/10) lalu, kini langkah SMA Santa Maria (Stama) dalam Honda DBL Competition pun harus terhenti di sini. Stama yang gagal dalam menaklukan tim basket putri Bopkri Satu (Bosa) pun tak berhasil memperoleh tempat dalam laga Big Eight.

            Pemain bernomor punggung tiga dari Bosa berhasil mencetak dua poin pertama Bosa dalam kuarter ini. Selepas itu, tiap tim mendapatkan dua kesempatan untuk melakukan freethrow. Melalui freethrow, Bosa berhasil mengubah poin mereka menjadi lima, sementara Stama berhasil memeroleh tiga poin. Bosa mengungguli Stama dalam kuarter pertama ini.

            Bosa memperbesar selisih poin di antara kedua tim melalui kerja sama tim yang baik pada kuarter kedua ini. Tak hanya itu, mereka juga berhasil menahan Stama untuk menambah poin bahkan hingga detik-detik terakhir kuarter kedua. Kondisi masih belum berbalik, Bosa masih unggul pada kuarter kedua.

            Selisih poin yang kian menjauh membuat Stama bekerja ekstra keras untuk menambah poin mereka. Pada kuarter ketiga, Stama benar-benar membalikkan keadaan. Berkat pemain bernomor punggung tujuh dan empat belas, poin Stama bertama bertambah sebanyak delapan poin. Freethrow yang dilakukan oleh pemain nomor tujuh Stama-lah yang menjadikan Stama mampu mengungguli Bosa pada kuarter ketiga ini.

            Ceroboh, Stama kerap kali melakukan foul kepada pemain Bosa yang sedang melakukan shooting. Hal ini membuat Bosa berkali-kali mendapat kesempatan freethrow. Ditambah dengan akurasi pemain Bosa dalam melakukan freethrow yang terbilang cukup bagus, Stama kembali tertinggal dari Bosa.

            Bahkan pada detik-detik terakhir pada kuarter keempat, Bosa mendapatkan dua kesempatan freethrow. Hal ini sangat merugikan bagi Stama, karena dengan sedikitnya waktu yang tersisa, kemungkinan membalikkan keadaan pun menjadi semakin kecil.

            Rupanya, pertandingan ini adalah pemberhentian terakhir Stama dalam Honda DBL Competition 2018. Usai kalah dari Bosa, Stama tak dapat melaju ke dalam posisi Big Eight. (rea)

 

             Selepas menang dalam pertandingan melawan SMAN 1 Bantul pada Sabtu (6/10) lalu, kini langkah SMA Santa Maria (Stama) dalam Honda DBL Competition pun harus terhenti di sini. Stama yang gagal dalam menaklukan tim basket putri Bopkri Satu (Bosa) pun tak berhasil memperoleh tempat dalam laga Big Eight.

            Pemain bernomor punggung tiga dari Bosa berhasil mencetak dua poin pertama Bosa dalam kuarter ini. Selepas itu, tiap tim mendapatkan dua kesempatan untuk melakukan freethrow. Melalui freethrow, Bosa berhasil mengubah poin mereka menjadi lima, sementara Stama berhasil memeroleh tiga poin. Bosa mengungguli Stama dalam kuarter pertama ini.

            Bosa memperbesar selisih poin di antara kedua tim melalui kerja sama tim yang baik pada kuarter kedua ini. Tak hanya itu, mereka juga berhasil menahan Stama untuk menambah poin bahkan hingga detik-detik terakhir kuarter kedua. Kondisi masih belum berbalik, Bosa masih unggul pada kuarter kedua.

            Selisih poin yang kian menjauh membuat Stama bekerja ekstra keras untuk menambah poin mereka. Pada kuarter ketiga, Stama benar-benar membalikkan keadaan. Berkat pemain bernomor punggung tujuh dan empat belas, poin Stama bertama bertambah sebanyak delapan poin. Freethrow yang dilakukan oleh pemain nomor tujuh Stama-lah yang menjadikan Stama mampu mengungguli Bosa pada kuarter ketiga ini.

            Ceroboh, Stama kerap kali melakukan foul kepada pemain Bosa yang sedang melakukan shooting. Hal ini membuat Bosa berkali-kali mendapat kesempatan freethrow. Ditambah dengan akurasi pemain Bosa dalam melakukan freethrow yang terbilang cukup bagus, Stama kembali tertinggal dari Bosa.

            Bahkan pada detik-detik terakhir pada kuarter keempat, Bosa mendapatkan dua kesempatan freethrow. Hal ini sangat merugikan bagi Stama, karena dengan sedikitnya waktu yang tersisa, kemungkinan membalikkan keadaan pun menjadi semakin kecil.

            Rupanya, pertandingan ini adalah pemberhentian terakhir Stama dalam Honda DBL Competition 2018. Usai kalah dari Bosa, Stama tak dapat melaju ke dalam posisi Big Eight. (rea)

Related Articles
DBL
Patbhe Kontra Bosa, Dendam Yang Belum Terbayarkan

DBL
Dominasi Pertandingan, Namche Maju Big Eight

DBL
Telat Memanas, SMA Negeri 2 Yogyakarta Melumatkan SMA Negerin 10 Yogyakarta