DBL

Pemaduan Tari Tradisional dan Tari Modern “Niners”

Honda DBL Riau Series 2018

Fathimatuzzahrah

Posted on October 10th 2018

Pekanbaru - Tim Dance SMA Negeri 9 Pekanbaru menggebrakan GOR Tribuana dalam UBS Gold Dance Competition 2018. Dengan mengenakan busana yang bertemakan Ginie Oh Ginie. Tim Dance yang di asuh oleh Coach Gema Cahyadi memadukan tarian tradisional daerah Jawa dan daerah Aceh dengan tarian modern. 

Tingkat kesulitannya dalam memadukan ini harus menyelaraskan antara musik dan gerakannya dari timing dimana ketika perpindahan medern ke tradisional apa tidak, ketika tarian dibawakan dengan bagus tentu ada rasa senang dan kepuasan karena tarian tersebut berhasil di bawakan” ujar Coach Gema

Tim dance SMA Negeri 9 Pekanbaru memiliki semangat luar biasa walupun Kapten Pia khansa mengalami cedera pada kaki nya. Pada Roadshow di Mall Pekanbaru, air mata membasahi pipi gadis gadis cantik ini. Tapi dengan semangat yang luar biasa dan kerja sama yang bagus membuat mereka berhasil menampilkan yang terbaik buat Niners. 

Kami merasa deg deg an senang juga udah bisa nampil dari pembukaan acara. Kalau masaah kaki yang cedera susah banget buat di jelasinnya. Yang penting kami mau buat Niners bangga. Sebenarnya sedih sih takut ga maksimal menampilkan dancenya. Tapi ya mau gimana, aku harus profesional demi Niners. We are niners we are big family.” ujar sang kapten Pia Khansa

 

Pekanbaru - Tim Dance SMA Negeri 9 Pekanbaru menggebrakan GOR Tribuana dalam UBS Gold Dance Competition 2018. Dengan mengenakan busana yang bertemakan Ginie Oh Ginie. Tim Dance yang di asuh oleh Coach Gema Cahyadi memadukan tarian tradisional daerah Jawa dan daerah Aceh dengan tarian modern. 

Tingkat kesulitannya dalam memadukan ini harus menyelaraskan antara musik dan gerakannya dari timing dimana ketika perpindahan medern ke tradisional apa tidak, ketika tarian dibawakan dengan bagus tentu ada rasa senang dan kepuasan karena tarian tersebut berhasil di bawakan” ujar Coach Gema

Tim dance SMA Negeri 9 Pekanbaru memiliki semangat luar biasa walupun Kapten Pia khansa mengalami cedera pada kaki nya. Pada Roadshow di Mall Pekanbaru, air mata membasahi pipi gadis gadis cantik ini. Tapi dengan semangat yang luar biasa dan kerja sama yang bagus membuat mereka berhasil menampilkan yang terbaik buat Niners. 

Kami merasa deg deg an senang juga udah bisa nampil dari pembukaan acara. Kalau masaah kaki yang cedera susah banget buat di jelasinnya. Yang penting kami mau buat Niners bangga. Sebenarnya sedih sih takut ga maksimal menampilkan dancenya. Tapi ya mau gimana, aku harus profesional demi Niners. We are niners we are big family.” ujar sang kapten Pia Khansa

 

Pekanbaru - Tim Dance SMA Negeri 9 Pekanbaru menggebrakan GOR Tribuana dalam UBS Gold Dance Competition 2018. Dengan mengenakan busana yang bertemakan Ginie Oh Ginie. Tim Dance yang di asuh oleh Coach Gema Cahyadi memadukan tarian tradisional daerah Jawa dan daerah Aceh dengan tarian modern. 

Tingkat kesulitannya dalam memadukan ini harus menyelaraskan antara musik dan gerakannya dari timing dimana ketika perpindahan medern ke tradisional apa tidak, ketika tarian dibawakan dengan bagus tentu ada rasa senang dan kepuasan karena tarian tersebut berhasil di bawakan” ujar Coach Gema

Tim dance SMA Negeri 9 Pekanbaru memiliki semangat luar biasa walupun Kapten Pia khansa mengalami cedera pada kaki nya. Pada Roadshow di Mall Pekanbaru, air mata membasahi pipi gadis gadis cantik ini. Tapi dengan semangat yang luar biasa dan kerja sama yang bagus membuat mereka berhasil menampilkan yang terbaik buat Niners. 

Kami merasa deg deg an senang juga udah bisa nampil dari pembukaan acara. Kalau masaah kaki yang cedera susah banget buat di jelasinnya. Yang penting kami mau buat Niners bangga. Sebenarnya sedih sih takut ga maksimal menampilkan dancenya. Tapi ya mau gimana, aku harus profesional demi Niners. We are niners we are big family.” ujar sang kapten Pia Khansa

 
Related Articles
DBL
SMA Dharma Loka Tekuk SMAN 1 SIAK

DBL
Unggul Tipis, SMAN 8 Pekanbaru Lolos ke Babak Final

DBL
Pertandingan Ciamik Honda DBL Riau Series 2018