Sport

Tangis Haru Perpisahan Marcelo, dan Prediksi Klub Selanjutnya

Tora Nodisa

Posted on June 15th 2022

Foto: MSN

"Saya akan mengatakan sesuatu yang tidak pernah ingin saya katakan," ujar Marcelo, mengawali konferensi pers perpisahannya dengan Real Madrid. Pemilik nama lengkap Marcelo Vieira da Silva Junior tersebut resmi tidak lagi membela Los Blancos. Tapi sulit baginya berpisah dengan klub yang dibelanya sejak tahun 2007.  

Bek legendaris Real Madrid tersebut mengucapkan selamat tinggal kepada klub setelah 15 musim. Pemain asal Brasil ini memainkan total 546 pertandingan dan menjadi pemain peraih trofi terbanyak dalam sejarah klub dengan 25 trofi yang dimenangkan.

Marcelo dan Madrid berhasil menyabet gelar juara La Liga (2006–07, 2007–08, 2011–12, 2016–17, 2019–20, dan 2021–22), Copa del Rey ( 2010–11 dan 2013–14), Supercopa de Espana (2008 dan 2012), Liga Champions Eropa (2013–14, 2015–16, 2016-17,2017-18, 2021-22), Piala Super UEFA (2014 dan 2016), serta FIFA Club World Cup (2014 dan 2016).

"Terima kasih kepada rekan satu tim dan pelatih saya. Dan, di atas segalanya, terima kasih kepada orang-orang yang bertanggung jawab atas peralatan, dan semua orang di belakang layar. Saya ingin menyoroti pekerjaan mereka, karena saya bisa bermain dengan baik, karena semuanya dipersiapkan dengan baik. Saya ingin berterima kasih kepada istri saya, dia telah bersama saya sejak saya mulai bermain sepak bola. Karena kalian, saya menjadi seperti sekarang ini," kata Marcelo sembari beberapa kali menyeka air matanya. 

Marcelo pun bercerita tentang perjalanan karirnya di dunia sepak bola. "Ketika saya meninggalkan Brasil, saya ingin bermain di Liga Champions. Sekarang saya pergi sebagai pemain dengan gelar terbanyak yang diraih di klub terbesar di dunia," jelasnya.

Namun dari semua pernyataan yang disampaikan Marcelo, para awak media menanti, ke mana dia akan berlabuh. Namun yang jelas, Marcelo tidak berencana pensiun dalam waktu dekat. Ini cukup melegakan bagi bek yang identik dengan rambut kribo. 

Meski belum pasti akan bermain di klub mana, tapi setidaknya Marcelo mengatakan bahwa dirinya belum pensiun. Ini langsung membuat publik berandai-andai soal masa depannya. Ada yang berpendapat kalau Marcelo lebih baik pergi dari Spanyol untuk mencoba liga-liga lainnya di Eropa. Memang benar bahwa dia berada pada level tertinggi dalam karirnya. Klub-klub dari liga lain juga mampu membayar gajinya. 

Tetapi ada jalan lain yang mungkin bisa dicoba, yaitu tidak meninggalkan Spanyol, namun pindah klub saja. Salah satu yang santer dibicarakan adalah kemungkinan bermain untuk klub Real Valladolid. Sebuah media Spanyol secara khusus membahas peluang tersebut, dan mengaitkannya dengan Brasil.

Real Valladolid merupakan klub La Liga Segunda Division. Klub ini didirikan sejak tahun 1928. Namun pada 3 September 2018, sebesar 51 persen saham klub dibeli oleh Ronaldo Luiz Nazario de Lima, atau yang kita kenal sebagai Ronaldo. Striker timnas Brazil yang sempat terkenal dengan jambulnya. Ternyata dua tahun kemudian, tepatnya pada bulan April 2020, Ronaldo membeli 82 persen saham, yang membuatnya menjadi presiden klub. 

Sebenarnya Real Valladolid sudah berniat mengontrak Marcelo. Tawaran tersebut sempat menggoyahkan pendirian Marcelo. Sebab, dirinya belum bisa menggeser Roberto Carlos sebagai bek kanan utama Real Madrid. Namun dia sabar, sehingga Marcelo bisa menjadi salah satu pemain legendaris Real Madrid, sama seperti Roberto Carlos. (*)

Artikel Terkait
Sport
Klub La Liga Mulai Berlatih, Kompetisi Disiapkan Lanjut Lagi 12 Juni 2020

Sport
Juara! Trofi La Liga Kembali ke Pangkuan Real Madrid

Sport
Ronaldo Cetak Gol ke-700, #CR700 Langsung Trending