Sport

Big Daws, Klay Thompson Palsu yang Kini Dilarang Nonton NBA Seumur Hidup

Tora Nodisa

Posted on June 15th 2022

Foto: Twitter Big Daws

Pada Game 5 Final NBA 2022, di Chase Center, San Francisco, terjadi sebuah insiden yang memalukan. Insiden tersebut membuat NBA malu, dan harus memperbaiki sistem keamanan di arena. Karena ada seorang Youtuber bernama Big Daws yang berhasil membobol keamanan Chase Center dan berpura-pura menjadi Klay Thompson. Big Daws akhirnya dilarang masuk ke Chase Center seumur hidup. 

NBA sudah melakukan investigasi terhadap kasus ini. Mereka juga meminta keterangan kepada petugas keamanan di markas Golden State Warriors tersebut. Youtuber Big Daws ini bisa masuk arena tanpa diperiksa oleh petugas keamanan, hanya karena penampilannya sangat mirip dengan Klay Thompson. Big Daws tidak hanya masuk arena tanpa pemeriksaan, dia bahkan bisa masuk lapangan dan melakukan pemanasan, seperti layaknya pemain. 

"Saya berhasil melewati lima petugas keamanan, tanpa mereka meminta ID saya. Bahkan saya bisa masuk lapangan, melakukan pemanasan dengan menembakkan bola ke ring sampai 10 menit," ungkapnya.  

Ditemani oleh seorang kameramen, Big Daws menyapa para pekerja paviliun dan anggota keamanan dan menuju ke lapangan seolah-olah dia adalah Klay Thompson. Setelah di lapangan, dia mengambil bola dan menembak selama sepuluh menit, sampai ada seorang staf tim Golden State Warriors yang mengenali bahwa ada Klay Thompson palsu. Dia melaporkan Big Daws dan mengusirnya keluar gedung. 

Youtuber dengan lebih dari 8 juta subscriber tersebut akhirnya tidak bisa menyaksikan pertandingan antara Warriors dengan Boston Celtics. Sementara itu, pihak Warriors sudah menerbitkan surat resmi yang menyatakan bahwa Big Daws dilarang masuk ke Chase Center, dan menyaksikan pertandingan Golden State Warriors. 

Melalui akun Twitter pribadinya, Big Daws menceritakan pengalaman uniknya. Menurutnya, dia ingin mendapatkan lebih dari sekadar duduk menyaksikan pertandingan ketika membayar AS$10 ribu untuk tiket di kursi baris pertama pinggir lapangan. 

"Mengapa saya harus dilarang masuk arena? sementara ini merupakan kesalahan petugas keamanan, karena kecerobohan mereka. Yang penting, saya telah menjadi pemain NBA meski hanya 10 menit," canda Big Daws. 

Big Daws tak ingin masalah tersebut dibesar-besarkan. Dia sendiri menolak banyak tawaran wawancara dari berbagai stasiun televisi. Dia tidak ingin kasus ini membuat citra buruk NBA. 

"Saya telah dihubungi banyak kantor berita untuk melakukan wawancara. Untuk saat ini saya tidak akan melakukan apa pun. Saya tidak ingin ini menjadi lebih besar dari yang sudah ada. Pihak Chase Center berhak menghukum saya. Dan, saya tidak akan marah. Pengalaman ini cukup membuat saya senang," pungkasnya. (*)

Artikel Terkait
Sport
Bersiaplah untuk 'Game Six Klay'

Sport
Klay Thompson Tiru LeBron James Dalam Merawat Tubuh

Sport
Warriors Butuh Satu Kemenangan untuk Angkat Trofi Juara